20 Perusahaan Terbesar di Indonesia Dengan Penjualan yang Menakjubkan

20 Perusahaan Terbesar di Indonesia Dengan Penjualan yang Menakjubkan

Kinerja jangka panjang, penjualan melebihi target pencapaian, memiliki pendapatan keuntungan bersih hingga triliunan rupiah dan return on equity merupakan sebagian dari kriteria bahwa sebuah perusahaan berhasil menjalankan bisnisnya. Di Indonesia terdapat sederet nama perusahaan swasta maupun negara yang mampu mengembangkan bisnisnya bahkan konsisten dengan kinerja pertumbuhan dalam jangka waktu 3-5 tahun. Perusahaan tersebut layak mendapat predikat perusahaan terbesar di Indonesia. Berikut adalah daftar 20 perusahaan terbesar di Indonesia :

1. PT Unilever Indonesia Tbk.

Unilever Logo

Penjualan : Rp 36,5 triliun

Unilever Indonesia merupakan anak perusahaan dari Unilever. Pertama kali berdiri pada 5 Desember 1933 sebagai Lever Zeepfabrieken N.V. di Rotterdam, Belanda. Pada 30 Juni 1997namanya berganti menjadi PT Unilever Indonesia. Perusahaan ini bergerak di bidang produksi barang konsumen. Berbagai kebutuhan utama seperti perlengkapan mandi, makanan dan minuman menjadi barang produksinya. Anda pasti mengetahui merek terkenal dari produksi Unilever Indonesia. Sebut saja Sunsilk, Clear, Dove, Rinso dan Bango. Hingga kini terdapat lebih adri 1.000 distributor yang dimiliki oleh Unilever Indonesia di seluruh Indonesia.

2. PT Surya Citra Media Tbk.

scm-logo

Penjualan : Rp 4,2 triliun

Perusahaan yang bergerak di bidang media ini berhasil merajai sektor bisnisnya. Dengan total penjualan mencapai Rp 4,2 triliun, Surya Citra Media menduduki peringkat kedua sebagai 50 perusahaan terbaik di Indonesia tahun 2016 versi majalah Forbes. Hingga kini fokus bidang usaha Pt Surya Cita Media meliputi jasa multimedia, hiburan dan komunikasi, terutama di bidang pertelevisian. SCTV dan Indosiar adalah dua saluran televisi nasional yang dimiliki oleh Surya Citra Media.

3. PT Pakuwon Jati Tbk.

Logo Pakuwon

Penjualan : Rp 4,6 triliun

Perusahaan swasta yang bergerak dalam bidang konstruksi ini sudah ada di Indonesia sejak tahun 1982. Dengan memilih bermarkas di Surabaya, Pakuwon Jati berdedikasi mengembangkan properti di daerah tersebut seperti pusat perbelanjaan, hunian mewah hingga gedung perkantoran . Beberapa portofolionya di Surabaya, antara lain Plaza Tunjungan I – IV, kantor kompleks BBD Tower, Sheraton Surabaya Hotel bintang 5pembangungan apartemen Supermall Mansion di Pakuwon Indah, pembangunan TP 5, TP 6, dan The Peak Residence di Surabaya Tengah.

4. PT Ace Hardware Indonesia Tbk.

ace hardware logo

Penjualan : Rp 4,7 triliun

Bergerak dalam bidang retail, perusahaan yang berdiri pada tahun 1995 ini merupakan anak perusahaan dari PT. Kawan Lama Sejahtera – pusat perlengkapan teknik dan industri #1 di Indonesia. Ace Hardware menjadi solusi bagi konsumen yang hendak mencari perlengkapan rumah dan gaya hidup. Dengan mengusung konsep “The Helpful Place” menjadi jawaban dari beraneka kebutuhan yang jamak ditemui pelanggan sehari-hari. Selain melalui koleksi lengkap produk, PT Ace Hardware Indonesia terus berinovasi dalam memberikan layanan terbaik, dari presales hingga aftersales.

5. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk.

Telkom Indonesia logo

Penjualan : Rp 103 triliun

Perusahaan Telekomunikasi Indonesia atau lebih sering disebut PT Telkom bergerak dalam bidang usaha informasi dan komunikasi serta penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi secara lengkap di Indonesia. Telkom mengklaim sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, dengan jumlah pelanggan telepon tetap sebanyak 15 juta dan pelanggan telepon seluler sebanyak 104 juta. BUMN ini setengah sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Indonesia (52,56%), dan 47,44% dimiliki oleh Publik, Bank of New York, dan Investor dalam Negeri.

6. PT Bank Central Asia Tbk.

bank central asia logo

Penjualan : Rp 23 triliun

Eksistensi serta konsistensinya melayani konsumen Indonesia selama 60 tahun menjadikan BCA sebagai salah satu perusahaan terbesar di Indoneisa. Tak tanggung-tanggung penjualannya mencapai Rp23 triliun. Saat ini Bank Central Asia atau BCA merupakan milik salah satu grup perusahaan rokok terbesar di dunia, Djarum. Saham BCA sendiri dimiliki oleh beberapa pihak yakni 47,15 % milik Farindo Investment Ltd, 49,94 % di bawah pemegang saham umum yaitu masyarakat sebesar, 1.76% saham BCA dimiliki secara pribadi oleh Anthony Salim sementara saham dibeli kembali oleh BCA sebesar 1.18%.

7. PT Metropolitan Kentjana Tbk.

Metropolitan Kentjana logo

Penjualan : Rp 2,1 triliun

Perusahaan ini bergerak dalam sektor bisnis properti. Properti yang menjadi fokusnya adalah pusat perbelanjaan, gedung perkantoran dan apartemen. Sejumlah karya megahnya yang berdiri di Indonesia adalah Pondok Indah Mall, Wisma Pondok Indah, Pondok Indah Golf Apartment. Perusahaan yang berdiri sejak tahun 1972 ini berhasil mencapai penjualan hingga Rp2,1 triliun.

8. PT Bumi Serpong Damai Tbk.

Bumi Serpong Damai logo

Penjualan : Rp 6 triliun

Perusahaan ini merupakan bagian dari Sinar Mas Land. Dengan konsistensinya menjadi salah satu pengembang kota mandiri terbesar di Indonesia, menjadikan PT Bumi Serpong Damai sebagai perusahaan terbesar. Sejak tahun 2008, perusahaan ini menjadi perusahaan publik yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Hingga kini Pt Bumi Serpon Damai terus berusaha mengembangkan dan mendirikan properti hunian maupun hiburan di kawasan BSD.

9. PT Sumarecon Agung Tbk.

Sumarecon Agung logo

Penjualan : Rp 5,6 triliun

Salah satu perusahaan terbesar yang juga serius menggarap properti-properti di Indonesia adalah PT Sumarecon Agung Tbk. Sumarecon bukan hanya menjadi pengembang namun pioner dalam mengembangkan wilayah Kelapa Gading, Jakarta. Serpong, Tangerang dengan proyek Summarecon Serpong, Bekasi dengan Summarecon Bekasi, dan Bandung dengan Summarecon Bandung. Bukan hanya mendirikan hunian mewah dan apartemen saja, Sumarecon juga mendirikan pusat perbelanjaan dan hotel.

10. PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Waskita Karya logo

Penjualan : Rp 16 triliun

Badan Usaha Milik Negara (BUN) ini menorehkan prestasi sebagai salah satu perusahaan terbesar di Indonesia. Perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi ini merupakan nama besar di balik proyek terciptanya Bandara Internasional Sastranegara di Bandung, Bandara Internasional Radin Intan II, Branti Raya di Lampung Selatan, Lampung, Bandara Internasional APT Pranoto, Sungai Siring di Samarinda dan lainnya. Perusahaan yang berdiri apd atahun 1961 ini berkantor pusat di Jakarta.

11. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

bank rakyat indonesia logo

Penjualan : Rp 85,4 triliun

BRI atau Bank Rakyat Indonesia adalah bank pemerintah yang sangat besar di Indonesia. BRI berdiri di Indonesia pada 16 Desember 1895. Fokus BRI konsisten pada produk-produk dana pelayanan kepada masyarakat kecil dengan memberikan berbagai fasilitas kredit pada pengusaha kecil. Pemegang saham BRI adalah pemerintah Republik Indonesia dengan persentase mencapai 56.75% dan publik sebesar 43.25%.

12. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Wijaya Karya logo

Penjualan : Rp 13,6 triliun

Ditemukan pada tahun 1960, PT Wijaya Karya terus melebarkan usahanya di bidang konstruksi. PT Wijaya Karya berevolusi menjadi perusahaan infrastruktur yang terintegrasi melalui pengembangan sejumlah anak perusahaan. Di antaranya WIKA Beton, WIKA Intrade, dan WIKA Realty. Hingga kini WIKA memiliki 6 Strategic Business Unit (SBU) yang meliputi konstruksi (Kontruksi sipil dan konstruksi Bangunan Gedung), Mekanikal elektrikal, Industri Beton Pra cetak, Real Estate dan Industri Lainnya yang ke depannya akan semakin terintegrasi menjadi perusahaan Engineering Procurement Construction (EPC) dan Investasi.

13. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

bank mandiri logo

Penjualan : Rp 71,6 triliun

Perusahaan terbesar di Indonesia yang bergerak di bidang perbankan adalah Bank Mandiri. Bank Mandiri juga menjadi salah satu bank favorit pilihan konsumen dalam menyalurkan uangnya. Jumlah aset Bank Mandiri pada tahun 2013 mencapai Rp670 triliun. Produk yang ditawarkan dari Bank Mandiri antara lain Mandiri Tabungan, Mandiri Deposito, e-Toll Card, dan lain-lain.

14. PT Astra International Tbk.

Astra international logo

Penjualan : Rp 184 triliun

Perusahaan multinasional yang memproduksi otomotif ini bermarkas di Jakarta. Perusahaan ini telah tercatat di Bursa Efek Jakarta sejak tanggal 4 April 1990. Saat ini mayoritas kepemilikan sahamnya dimiliki oleh PT. Trans Corp sebesar 50,1%. Kegiatan utama serta bisnis yang dilakukan Atsra Interasional mencakup perakitan dan penyaluran mobil, sepeda motor dengan suku cadangnya, penjualan dan penyewaan alat berat, pertambangan dan jasa terkait, pengembangan perkebunan, jasa keuangan, infrastruktur dan teknologi informasi.

15. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk.

Sumber Alfaria Trijaya logo

Penjualan : Rp 48 triliun

Dengan begerak dalam bidang usaha jasa swalayan, perusahaan ini mencatatkan penjualan hingga Rp48 triliun. Melalui gerai swalayan degan banyak cabang di seluruh Indonesia menjadikan perusahaan ini sebagai perusahaan terbesar di Indonesia. Lebih dari 200 produk makanan dan barang kebutuhan hidup lainnya tersedia dengan harga bersaing, memenuhi kebutuhan konsumen sehari-hari. Brand produknya antara lain Alfamart dan Alfamidi.

16. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.

Semen Indonesia logo

Penjualan : Rp 27 triliun

PT Semen Indonesia didirikan pada tahun 1957 di Gresik, Jawa Timur. Perusahaan ini merupakan produsen semen terbesar di Indonesia. Pada tanggal 8 Juli 1991 Semen Gresik tercatat di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya sehingga menjadikannya BUMN pertama yang go public dengan menjual 40 juta lembar saham kepada masyarakat. Saat ini kapasitas terpasang Semen Indonesia sebesar 29 juta ton semen per tahun, dan menguasai sekitar 42% pangsa pasar semen domestik.

17. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.

Indofood CBP Sukses Makmur logo

Penjualan : Rp 32 triliun

Perusahaan yang bergerak sebagai produsen segala jenis makanan dan juga minuman ini menjadi salah satu favorit konsumen. Pertama kali didirikan pada 14 Agustus 1990 Indofood telah bertransformasi menjadi perusahaan total food solutions yang kegiatan operasionalnya mencakup seluruh tahapan proses produksi makanan. Beberapa produknya antara lain mi instan, makanan ringan, susu, kecap hingga makanan bayi. Perusahaan ini telah mengekspor bahan makanannya hingga Australia, Asia, dan Eropa.

18. PT AKR Corporindo Tbk.

AKR Corporindo logo

Penjualan : Rp 20 triliun

Perusahaan multinasonal yang bermarkas di Jakarta ini menghasilkan berbagai macam produk bahan bakar dan gas alam. Perusahaan ini mulai eksis di Indonesia pada tahun 1977. Di tahun 1994, Perseroan menapaki babak baru dalam perkembangan usahanya dengan menjadi perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

19. PT Bank Tabungan Pensiunan Negara Tbk.

Bank Tabungan Pensiunan Negara logo

Penjualan : Rp 2,5 triliun

Perusahaan yang bergerak dibidang Perbankaini telah berdiri sejak 1958, dan berkantor pusat di Jakarta. BTPN memiliki aktivitas utama yakni mengkhususkan pelayanan kepada para pensiunan dan pegawai aktif, karena target market Bank BTPN adalah para pensiunan. Dalam rangka memperluas kegiatan usahanya, Bank BTPN bekerja sama dengan PT Taspen, sehingga Bank BTPN tidak saja dapat memberikan pinjaman dan pemotongan cicilan pinjaman, tetapi juga dapat melaksanakan “Tri Program Taspen”, yaitu Pembayaran Tabungan hari Tua, Pembayaran Jamsostek dan Pembayaran Uang Pensiun.

20. PT Media Nusantara Citra Tbk.

Media Nusantara Citra logo

Penjualan : Rp 6,4 triliun

Publik lebih mengenal perushaaan ini dengan nama MNC Media. Dari namanya memang perusahaan ini berfokus pada sektor media sebagai bisnis utamanya. Sejak berdiri tahun 1997, perusahaan ini terus berkembang hingga pada tahun 2007 perusahaan ini resmi melantai di bursa saham. Sumber pendapatan terbesar MNCN berasal dari tiga media televisi nasional yaitu RCTI, Global TV, dan MNCTV. Ketiga stasiun televisi nasional tersebut menawarkan acara beragam seperti film-film box office, acara olahraga, pencarian bakat, reality show, acara musik, berita, infotainment.

Mau berkarir di perusahaan terbesar di Indonesia? Tentu bisa! Selain itu ketahui juga Perusahaan Paling Membahagiakan di Indonesia Bagi Fresh Graduate.

Komentar