3 Kekeliruan Umum Saat Mengajukan Kredit Mobil

kredit mobil

Bagi yang baru pertama kali membeli mobil, mengajukan pinjaman dapat menjadi sesuatu yang menakutkan.

Bagi sebagian besar warga Indonesia, membeli mobil berarti mengajukan kredit untuk membiayai pembelian mobil (kredit mobil). Namun, apakah mengajukan kredit mobil hanya berarti menerima paket apa saja yang ditawarkan kepada Anda oleh penjual mobil? Dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai tiga kekeliruan umum yang dilakukan orang saat ingin membeli mobil dengan sistem pinjaman dan konsekuensi akhirnya.

1) Tidak Mengetahui Adanya Pilihan Lain

Bagi yang baru pertama kali membeli mobil, mengajukan pinjaman dapat menjadi sesuatu yang menakutkan. Selain jargon hukum yang mungkin ditemui, rata-rata orang yang baru membeli mobil pertama kali tidak mempunyai pengalaman dengan pinjaman secara umum (karena usia yang masih muda). Karenanya, banyak pembeli jenis ini akhirnya hanya menerima paket apa saja yang direkomendasikan oleh penjual.

Jika Anda termasuk dalam demografi ini, pahamilah bahwa Anda TIDAK HARUS menerima paket yang ditawarkan. Sebaliknya, Anda DAPAT memilih kredit mobil lain yang mungkin menawarkan suku bunga yang lebih rendah atau persyaratan yang lebih baik.

Menurut tabel perbandingan , hingga bulan Juli 2013, suku bunga terendah pinjaman 3 tahun untuk membeli sebuah mobil di Indonesia adalah 4.58% sedangkan tertinggi adalah 8.20% per tahun. Dengan mengetahui bahwa Anda dapat membuat pilihan terbaik, Anda dapat menghemat bunga sekitar 3.62% per tahun!

2) Mengevaluasi Pembelian Mobil Berdasarkan Cicilan Bulanan

Terbakar semangat untuk memiliki “mobil impian”, sebagian pembeli mobil mempunyai kecenderungan untuk mengevaluasi pembelian mobil berdasarkan cicilan bulanan dan bukan dari keseluruhan angkanya. Ini merupakan pendekatan yang berbahaya karena dapat menyebabkan Anda kehilangan pandangan tentang kemampuan keuangan Anda, dan lebih penting lagi, pendekatan tersebut memberi kesempatan pada sales mobil untuk memanipulasi angka dan membuat mobil seolah-olah lebih murah dari harga sebenarnya.

Contoh: 

Misalnya budget awal Anda untuk membeli mobil adalah Rp300,000,000. Jika Anda memilih untuk TIDAK mengevaluasi pembelian mobil dari jumlah totalnya, sebuah Mitsubishi Pajero (dengan harga Rp389,000,000)  dapat terlihat murah jika Anda hanya melihat cicilan bulanannya sebesar Rp7,922,633 dengan bunga 5.55% selama empat tahun.

Perlu diingat bahwa saat mengajukan pinjaman untuk membeli sebuah kendaraan, adalah keuntungan Anda untuk selalu berpikir tentang jumlah total biaya pembelian. Untuk memahami seberapa besar risiko membeli mobil di luar kemampuan, Anda perlu mengetahui bahwa antara tahun 2005-2012, sejumlah 25% kasus kebangkrutan di Malaysia berhubungan dengan kredit mobil!

3) Memilih Periode Pinjaman Paling Lama

Tertarik oleh janji cicilan bulanan yang lebih rendah, sebagian pembeli mobil merentangkan pinjaman mereka hingga periode paling lama, yaitu enam tahun, meskipun penghasilan mereka cukup untuk membayar cicilan dengan periode lebih cepat. Pendekatan ini sebenarnya lebih umum dari yang Anda perkirakan, karena pada dasarnya, orang ingin membayar sekecil mungkin agar bisa bernapas lebih lega setiap bulannya.

Yang sering dilupakan (sengaja diabaikan) orang dalam kasus ini adalah bahwa seperti halnya pinjaman di bank, semakin lama periode cicilan, semakin besar bunga yang harus Anda bayarkan. Dengan memperpanjang periode pinjaman, pembeli mobil pada dasarnya mengorbankan dana jangka panjangnya untuk keuntungan jangka pendek. Ingat: jika Anda mampu, akan lebih masuk akal secara finansial untuk mempercepat periode pinjaman Anda, bukan memperpanjangnya!

Contoh: 

Menggunakan angka di atas, perbedaan antara membayar Mitsubishi Pajero selama empat tahun (Rp7,922,633) dan selama enam tahun (Rp5,930,088) adalah Rp1,992,545 per bulan. Tetapi dengan memilih jangka waktu yang lebih lama, Anda harus membayar total bunga sebesar Rp115,766,400 – sekitar Rp46,680,000 lebih mahal dibandingkan jika Anda memilih jangka waktu yang lebih pendek!

Anda menyukai artikel ini? Anda mungkin akan tertarik untuk membaca tentang Hal-hal Mendasar dalam Perjanjian Sewa Beli dan tentang Pro dan Kontra pengajuan kredit mobil.

 

Komentar