3 Kekurangan Investasi Deposito

kekurangan investasi deposito

Walau menarik, deposito mungkin tidak cocok untuk semua orang.

Berkenalan Dengan Deposito

Istilah awamnya, deposito alias tabungan berjangka adalah produk investasi yang membayar Anda suku bunga lebih tinggi (dibandingkan rekening tabungan biasa) sebagai imbalan atas penguncian uang Anda selama jangka waktu tertentu. Jangka waktu itu bervariasi, dan tergantung jangka pilihan Anda, bunga yang Anda peroleh dari deposito itu pun bervariasi.

Walau menarik, deposito mungkin tidak cocok untuk semua orang. Berikut tiga kekurangan deposito:

1. Tidak Ada Fleksibilitas Mengakses Tabungan Anda

Karena uang Anda terkunci di bank, kerapkali selama berbulan-bulan (bahkan kadang bertahun-tahun), Anda kehilangan fleksibilitas untuk mengakses uang itu layaknya rekening tabungan biasa (yang bisa Anda akses tiap hari).

Kalau Anda menarik uang dari deposito Anda sebelum tanggal jatuh tempo, Anda akan dikenai denda berupa hilangnya bunga atau pembayaran biaya penalti.

2. Pengembalian Investasi Yang Relatif Rendah

Deposito hampir selalu menawarkan bunga lebih tinggi ketimbang rekening tabungan biasa. Tapi, mengingat deposito adalah investasi dengan risiko sangat rendah, pengembalian yang mereka tawarkan juga relatif lebih rendah dibandingkan pilihan investasi lainnya (misal: properti, saham, obligasi, dan lain-lain).

Walau menyediakan perlindungan maksimal dari ketidakpastian, deposito juga menawarkan perlindungan yang buruk dari inflasi. Misalnya, kalau suku bunga deposito Anda sebesar 3,5%, dan tingkat inflasi saat ini adalah 3%, pertambahan nilai uang Anda hanya 0,5% (misal: 3,5% – 3% = 0,5%).

3. Tidak Seksi

Berbeda dengan produk investasi lain yang eksotik dan riskan, deposito termasuk aman dan membosankan (walau bukan berarti buruk!). Beberapa orang mungkin tidak suka mengetahui sedari awal berapa banyak keuntungan yang akan diterima kalau mereka tetap berada di arah yang benar sepanjang jangka waktu investasi. Kalau partisipasi aktif yang Anda cari, deposito boleh jadi bukan pilihan investasi yang cocok untuk Anda.

Komentar