5 Kesalahan Fatal Memikir Bahwa Asuransi Kesehatan Tidak Penting

asuransi kesehatan

Semua individu menginginkan hidup sehat dan bebas dari segala sumber penyakit. Untuk itu, menjaga kesehatan sangat perlu dan seharusnya dijadikan prioritas utama. Seandainya sudah terserang penyakit, otomatis Anda tidak dapat melakukan aktivitas apa pun. Di sinilah Anda memerlukan proteksi dan perlindungan kesehatan sebagai bukti bahwa Anda menyayangi diri sendiri.

Membekali diri sejak dini dengan proteksi kesehatan ternyata begitu penting. Siapa yang bisa memprediksi kondisi kesehatan Anda di masa mendatang. Apakah masih tetap fit seperti saat ini atau akan terbaring lemah karena terbalut penyakit. Perasaan menyesal tidak punya proteksi diri baru akan timbul kemudian hari jika sudah terserang penyakit yang menyebabkan Anda harus bolak-balik ke rumah sakit bahkan sampai dirawat.

Di sinilah peran asuransi kesehatan menjadi penting. Asuransi kesehatan berguna menanggung segala biaya pengobatan dan perawatan rumah sakit. Pun asuransi ini memproteksi kondisi finansial Anda ketika terserang penyakit. Anda tidak perlu sampai menguras tabungan hanya demi berobat. Intinya, kesehatan itu adalah sumber kekayaan terbesar dalam hidup Anda. Minimnya kesadaran untuk memiliki asuransi kesehatan menyebabkan Anda terjerumus dalam kesalahan fatal bahwa asuransi kesehatan tidak penting. Apa saja kesalahan fatal tersebut?

1.Kondisi tubuh masih sehat

Patut bersyukur apabila Anda dikaruniai tubuh yang selalu sehat. Meski demikian, kondisi fisik tak selamanya bisa bertahan maksimal. Apalagi jika setiap hari Anda beraktivitas dengan berkendara yang mengharuskan menerjang lalu lintas padat dan polusi udara. Belum mulai bekerja sudah dilanda stress. Sesampainya di kantor setumpuk pekerjaan yang harus diselesaikan telah menanti. Perlu diketahui bahwa salah satu penyebab datangnya penyakit adalah karena terlalu banyak beban pikiran atau stress. Ditambah pola makan dan tidur yang tidak beraturan.

Kesalahan fatal dan mendasar pada setiap individu adalah terus berpikir bahwa tubuhnya selalu sehat dan tidak memerlukan perlindungan kesehatan. Jika sudah jatuh sakit barulah tersadar bahwa biaya berobat itu mahal. Sebaiknya Anda mulai berinvestasi pada asuransi kesehatan saat masih dikaruniai kesehatan. Premi yang dibayar masih murah dan Anda masih dibekali kondisi prima untuk bekerja menghasilkan uang. Ketika sudah berusia 60 tahun, belum tentu ada perusahaan asuransi yang mau menanggung. Seandainya ada, preminya juga akan sangat mahal.

2.Buang-buang uang

Kesalahan fatal selanjutnya yang membuat individu belum tergerak membuat asuransi kesehatan adalah faktor buang-buang uang. Ibarat berinvestasi, manfaat yang Anda rasakan adalah jangka panjang. Menurut Global Medical Trends Report dari Towers Watson, rata-rata biaya pengobatan di Indonesia naik hingga 13,55 persen per tahun. Padahal rata-rata pendapatan masyarakat hanya naik 1,2 persen per tahun. Dengan kata lain, kenaikan biaya kesehatan tidak sebanding dengan kenaikan gaji karyawan.

Apa ruginya menyisihkan 10 sampai 30 persen dari penghasilan Anda untuk membayar premi asuransi. Toh, Anda tak pernah berpikir panjang untuk mengeluarkan uang untuk makan di restoran mahal atau membeli pakaian dan sepatu bukan? Salah satu asuransi kesehatan yang memberikan premi terjangkau adalah Mediplus. Premi yang perlu Anda bayar hanya Rp 315.000/bulan. Bagi yang sudah berkeluarga dan memiliki anak bahkan hanya dikenakan Rp 6.980.000/tahun. Anda bisa melihat manfaat asuransi Mediplus dan mengajukan pendaftarannya di situs kami .

3.Ada jaminan kesehatan dari perusahaan

Perasaan tenang turut melanda karyawan yang telah ditanggung asuransi kesehatannya oleh perusahaan tempat mereka bekerja. Faktanya, asuransi kesehatan dari kantor memiliki plafon terbatas. Memiliki asuransi kesehatan individu membuat seseorang jadi bisa terbebas dari biaya kesehatan karena manfaat dari asuransi kesehatan pribadi bisa digabungkan dengan manfaat asuransi kesehatan kantor. Karena itu, meski memiliki asuransi kesehatan dari kantor, setiap individu didorong memiliki asuransi kesehatan sendiri.

4.Kesehatan bukan jadi prioritas

Tanpa sadar, sering kali Anda mendahulukan untuk mengasuransikan mobil, motor, atau rumah terlebih dahulu. Alasannya jika kita kehilangan kendaraan, bisa segera diganti dengan yang baru. Sedangkan kesehatan justru dianggap tidak perlu. Dalam hal ini kesehatan bukanlah prioritas Anda. Pemikiran tersebut tentu salah besar.

Pada kenyataannya tanpa tubuh yang sehat mana mungkin Anda bisa beraktivitas menghasilkan uang untuk membayar segala tuntutan kebutuhan dan cicilan setiap bulannya. Kesehatan itu mahal harganya dan jadi sumber kekayaan terbesar Anda. Ini mengapa ada istilah lebih baik mencegah daripada mengobati. Sebelum terjatuh sakit tak ada salahnya untuk segera mengajukan asuransi kesehatan.

5.Tiada musibah menimpa

Memang patut bersyukur seandainya perjalanan hidup Anda mulus tanpa tertimpa musibah. Namun, perlu diingat juga bahwa musibah datang kepada siapa saja bahkan mereka yang masih muda dan sehat. Keberadaan asuransi kesehatan sejatinya bisa membantu meringankan nasabahnya jika terkena musibah.

Adapun musibah itu seperti kecelakaan, penyakit berat yang menyebabkan masalah keuangan akibat pencari nafkah tak mampu lagi bekerja menghidupi keluarga hingga meninggal dunia. Bila Anda yang juga seorang penafkah keluarga mengalami musibah secara tiba-tiba, asuransi akan melindungi keluarga dari masalah keuangan akibat hilangnya pemasukan keluarga.

10 Tips Memilih Asuransi Kesehatan akan bermanfaat saat Anda telah setuju untuk mendaftar asuransi

Komentar