5 Profesi Teratas yang Masih Banyak Dibutuhkan di Indonesia (Updated)

5 Profesi Teratas yang Masih Banyak Dibutuhkan di Indonesia (Updated)

Setiap tahun, kebutuhan akan lowongan pekerjaan semakin meningkat. Hal ini berlaku di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Para pencari kerja baik fresh graduate ataupun profesional berlomba-lomba mencari pekerjaan melalui online maupun dengan mendatangi berbagai job fair. Terlebih sejak ditetapkannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Sumber daya manusia dari luar Indonesia pun sudah bisa mencari kerja di sini. Namun, bukan berarti tenaga kita menjadi kalah saing.

Tahukah Anda bahwa bukan hanya pencari kerja yang kesulitan mencari pekerjaan, namun ada beberapa industri atau perusahaan di Indonesia yang kesulitan mencari pekerja? Para pekerja ini umumnya memiliki keahlian sebagai berikut:

1. Data Analyst

Data AnalystSeorang data analyst menempati posisi pertama sebagai pekerjaan paling dicari dan dibutuhkan menurut survei “The Future of Jobs” dari World Economic Forum (2016). Para analis data memiliki tugas cukup berat karena butuh kemampuan mengolah data ‘mentah’ dari internet kemudian menganalisa serta menginterpretasinya menjadi informasi terstruktur. Data tersebut sangat berguna untuk membantu perusahaan mengambil keputusan.

Sangat wajar jika pekerjaan ini diburu oleh perusahaan mengingat perkembangan artificial intelligence (AI) dan machine learning, teknologi robotika, nanoteknologi, dan bioteknologi begitu pesat di zaman ini. Profesi ini diproyeksikan tumbuh antara 3% – 7% hingga tahun 2022. Berdasarkan JobStreet.com, gaji seorang data analis pemula atau belum memiliki pengalaman biasanya akan digaji Rp 4 juta, dan untuk yang sudah selevel coordinator biasanya mengantongi Rp 9 juta.

2. Medis

medis

Lowongan profesi dalam bidang medis baik itu dokter, perawat, atau apoteker masih terbuka cukup lebar di Indonesia, terutama di daerah-daerah di luar pulau Jawa. Meskipun lulusan sekolah kedokteran atau keperawatan sudah cukup banyak, tetap saja masih banyak daerah-daerah di Indonesia terutama daerah terpencil yang kekurangan tenaga medis.

Profesi seperti dokter spesialis bedah juga banyak dibutuhkan di Indonesia. Tenaga medis diproyeksikan tumbuh 16% dari tahun 2012 hingga 2024 di seluruh dunia. Kurangnya tenaga medis seperti dokter umum dan dokter spesialis ini salah satunya bisa jadi disebabkan oleh lamanya jenjang pendidikan yang harus ditempuh seorang dokter yang bisa mencapai 6-7 tahun untuk mendapat gelar spesialis. Di masa depan, profesi sebagai ahli medis akan semakin banyak dibutuhkan seiring dengan meningkatnya kebutuhan penanganan dan pencegahan medis serta bertambahnya penyakit kronis.

3. Desainer Produk

product designerProfesi sebagai desainer produk akan menjadi pekerjaan yang berkembang di masa depan. Faktor yang melandasinya karena dunia kreativitas tak akan pernah padam bahkan semakin berinovasi. Di samping itu, kemunculan entrepreneur yang ingin menciptakan produk dan label sendiri membuat jasa dari profesi ini pun semakin dibutuhkan.

Faktanya, peranan “kreativitas” adalah salah satu skill yang akan dicari di tahun 2020. Bahkan berdasarkan data Jobstreet, pekerjaan ini sekaligus memberikan Anda peluang terbaik untuk karier yang sukses. Meskipun zaman semakin maju dan teknologi berkembang pesat, sebuah kreativitas tak dapat terganti oleh mesin. Inilah yang membuat seorang desainer produk industri, komersial dan produk manufaktur diburu oleh perusahaan.

4. Software Engineering

software Engineering

Peranan software engineering sangat penting dan semakin diperlukan. Pasalnya, saat ini lahir berbagai bisnis start up berbasis teknologi. Semakin majunya perkembangan teknologi di Indonesia berimbas pada naiknya kebutuhan akan ahli rekayasa perangkat lunak (software engineer). Profesi sebagai software engineer tidak hanya membutuhkan seseorang yang cerdas tetapi juga memiliki kreativitas dan ketekunan yang tinggi karena pekerjaan ini tidak hanya terpaku pada pengembangan perangkat lunak, tetapi juga pada manajemen kualitasnya.

Di Indonesia sendiri profesi software engineer masih banyak dicampuradukkan dengan profesi system analyst dan programmer padahal seorang software engineer bekerja tidak hanya berdasarkan ilmu komputer saja melainkan juga berkaitan dengan ilmu sosial lain. Kurangnya daya saing lulusan software engineer Indonesia membuat posisi ini kerap diisi oleh tenaga asing padahal kebutuhan software engineer khusunya tenaga lokal Indonesia semakin meningkat tiap tahunnya. Para pencari pekerjaan mayoritas mencari software engineering yang mumpuni melakukan teknik coding seperti Python, JavaScript, dan Java.

5. Marketing

MarketingSetiap perusahaan apapun bidangnya pasti membutuhkan tenaga marketing baik itu market research analyst ataupun marketing specialist. Untuk menaikkan angka penjualan suatu perusahaan dibutuhkan team marketing yang baik dan solid sehingga kebutuhan akan ahli marketing akan selalu besar. Tenaga marketing dapat dikatakan sebagai eksekutor dalam perusahaan karena mereka akan bertindak menjual produk atau jasa kepada pihak lain sehingga menghasilkan keuntungan.

Riset Emerging Careers 2016 oleh University of California in San Diego memperkirakan kebutuhan akan profesi ini, terutama sales yang menguasai produk teknologi dan mobile advertising akan naik hingga 6,9% hingga tahun 2024.Dari gambaran tersebut bisa disimpulkan bahwa tenaga marketing akan terus banyak dibutuhkan tiap tahunnya.

Posisi Profesi Data 2015 Yang Jatuh Dari Daftar

Dibandingkan dengan pekerjaan yang paling dibutuhkan dari data tahun 2015, kedua profesi ini gagal menempati posisi 5 teratas

1. Aktuaria

aktuaria

Seperti aktuaria, profesi ini bukan berarti tidak dibutuhkan lagi di Indonesia, hanya sudah ada upaya dari pemerintah untuk mengatasi kelangkaan aktuaris di Indonesia. Salah satunya pemerintah memiliki program mencetak 1000 aktuaria. Bahkan, OJK menargetkan aktuaris Indonesia dalam 5 tahun akan bertumbuh dua kali lipat.

2. Aviasi

aviasi

Sementara untuk bidang aviasi, saat ini pilihan sekolah aviasi di Indonesia semakin banyak. Sehingga mumpuni menghasilkan perwisa udara seperti di tahun ini, terdapat 2.116 perwira transportasi lulus dari Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia Curug, Tangerang. Meski demikian, profesi ini tetap dibutuhkan di Indonesia karena masih belum cukup mengatasi kekurangan pilot di Indonesia. Namun, profesi ini kalah dari 5 profesi di atas yang ternyata sedang dibutuhkan di Indonesia saat ini.

Apakah Anda memiliki salah satu keahlian di atas? Berarti Anda beruntung karena tenaga Anda sangat dibutuhkan dalam dunia pekerjaan di Indonesia.

Jangan kecewa jika keahlian Anda tidak termasuk dalam 5 profesi di atas, masih ada Pilihan Industri Terbaik Untuk Bekerja di Tahun 2017!

Komentar