7 Tips Mengatur Keuangan Bagi Fresh Graduate

Tips menghemat uang bagi fresh graduateLulus kuliah adalah hal yang menyenangkan karena sudah terbebas dari kewajiban belajar di ruang kelas. Namun, di sisi lain, lulus kuliah juga menimbulkan ketakutan karena Anda sudah tidak ditanggung lagi secara finansial oleh orangtua. Sudah saatnya Anda menjadi mandiri. Dengan datangnya kemandirian, datang pula tanggung jawab yang harus dilakukan, seperti mencari pekerjaan, membiayai sendiri hidup sehari-hari, beli pulsa sendiri, atau membeli gadget sendiri. Intinya, Anda sudah mandiri secara finansial, tidak lagi meminta uang kepada orangtua. Namun, bukan berarti hal tersebut tidak dapat dilakukan. Anda tidak perlu khawatir, ikuti saja tujuh tips mengatur keuangan bagi fresh graduate berikut ini.

1. Jangan Takut Berutang

Sebagai lulusan baru, memang wajar apabila Anda tak langsung mendapat pekerjaan. Karena itu, Anda tak perlu malu untuk berutang demi membiayai hidup Anda sehari-hari ketika masih menganggur. Namun, yang perlu diperhatikan adalah Anda harus menjaga agar jumlah utang yang dimiliki tidak terlalu banyak sehingga akan kesulitan untuk membayarnya nanti. Jika Anda sulit untuk mendapatkan pinjaman dari bank, Anda bisa berutang dulu kepada kakak atau orangtua Anda. Namun, jangan beranggapan bahwa karena Anda meminjam kepada orangtua atau saudara sendiri lalu Anda bisa santai-santai untuk melunasi utang tersebut. Anggaplah hal tersebut sebagai latihan untuk mengatur keuangan di masa depan.

2. Memahami Biaya Hidup

Tips mengatur keuangan bagi fresh graduate yang kedua dan cukup penting adalah memahami biaya hidup. Begitu lulus kuliah, Anda harus mulai memikirkan biaya hidup sehari-hari. Misalnya Anda kuliah di luar kota dan memutuskan untuk meneruskan hidup di kota itu sambil mencari pekerjaan, Anda tentu harus membayar sendiri biaya kost, makan sehari-hari, bayar listrik, beli air minum, pulsa, Internet, dan sebagainya. Ketika sudah mandiri, Anda harus mulai berhitung pengeluaran-pengeluaran tersebut. Anda tidak bisa hidup boros lagi, dan mulailah berhemat.

3. Membuat Bujet

Ketika sudah berhasil mendapatkan pekerjaan, bayangan mendapat gaji rutin bulanan langsung membuat Anda senang dan berangan-angan untuk membeli banyak barang yang diinginkan. Akan tetapi, Anda jangan langsung boros dan mengajukan banyak cicilan meskipun sudah memiliki pendapatan tetap. Anda harus membuat bujet untuk belanja dan biaya hidup sehari-hari. Salah satu cara termudah untuk menghemat pengeluaran adalah dengan menjalani gaya hidup seperti ketika masih kuliah dulu. Jangan memaksakan diri Anda untuk mengikuti tren gaya hidup pekerja kantoran dulu, sebab hal itu membuat pengeluaran Anda menjadi lebih boros.

Ketika sudah berhasil membuat bujet bulanan dan ternyata tidak ada uang yang tersisa, berarti Anda harus mengatur ulang rencana bujet tersebut. Jangan lupa untuk memasukkan rencana tabungan ke dalam bujet Anda.

4. Siapkan Dana Darurat

Jika Anda sudah rajin menabung ketika masih berusia awal 20-an, Anda akan terkejut dengan jumlah tabungan Anda dalam beberapa tahun ke depan. Akan tetapi, tidak banyak yang melakukan hal itu. Banyak juga yang menunda-nunda proses menabung itu. Padahal, tabungan Anda tidak hanya berguna untuk masa depan, tapi juga berguna sebagai dana darurat apabila harus mengeluarkan banyak uang dalam tempo singkat. Adanya tabungan atau dana darurat membuat hidup Anda menjadi lebih aman.

5. Mulai Berinvestasi

Mungkin Anda masih terbilang baru di dunia kerja, tapi bukan berarti Anda tidak bisa belajar. Anda bisa mulai belajar mengenai investasi, sebab membuka tabungan saja tidak cukup. Investasi sangat penting untuk hari tua Anda atau ketika sudah berkeluarga. Sebagai permulaan, mulailah investasi yang berisiko kecil, misalnya deposito. Seiring waktu dan ilmu yang semakin dalam, Anda bisa mulai berinvestasi yang agak berisiko, tentu dengan keuntungan yang besar juga.

6. Asuransi

Walaupun Anda masih berusia muda dan tubuh Anda masih sangat bugar, Anda tentu tidak akan tahu kapan akan sakit. Sakit bisa datang kapan saja dan kepada siapa saja. Menyisihkan uang untuk asuransi memang terasa cukup berat dengan penghasilan yang pas-pasan. Umumnya kantor tempat Anda bekerja menyediakan asuransi kesehatan bagi karyawannya. Jika memang demikian, Anda bisa menunda untuk memiliki asuransi sendiri sambil belajar mengenai jenis-jenis asuransi yang ada. Namun, apabila di kantor Anda ternyata tidak menyediakan asuransi kesehatan, mau tak mau Anda harus melindungi diri Anda dengan sebuah asuransi. Jika memang terasa berat menyisihkan uang untuk membayar asuransi, setidaknya Anda harus membuat BPJS Kesehatan. Biayanya pun sangat murah, dan perlindungan yang diberikan pun cukup memadai.

7. Segera Lunasi Utang Anda

Jangan menunda-nunda untuk melunasi utang yang Anda miliki, walaupun utang itu hanya kepada orangtua atau kakak sendiri. Anda tentu tidak mau selalu dibayang-bayangi oleh utang yang masih ada. Semakin cepat utang itu lunas, semakin nyaman hidup Anda. Selagi masih ada utang, Anda juga harus menghindari untuk menambah utang lain, terutama utang kartu kredit yang bunganya sangat mencekik.

Tak hanya berlaku bagi yang baru lulus kuliah, ketujuh tips mengatur keuangan bagi fresh graduate di atas juga dapat dilakukan oleh yang sudah lama bekerja. Jika Anda secara rutin mengikuti tips mengatur keuangan bagi fresh graduate tersebut, niscaya Anda tidak akan mengalami kesulitan secara finansial di masa depan.

Jika sudah sukses menghemat uang ketika baru lulus kuliah, goal berikutnya adalah pencapaian keuangan di umur 30.

Komentar