8 Penyebab Utama Kebakaran Rumah

kebakaran rumah Kalau hingga saat ini belum punya rumah, Anda dihadapkan pada risiko pada harga rumah yang meningkat drastis dan hanya kemungkinan kecil saja Anda dapat memiliki rumah. Kalau sudah mempunyai rumah, ada akibat yang membutuhkan kewaspadaan Anda. Ada risiko yang penyebabnya tidak berada di bawah control Anda. Namu, ada pula risiko yang bisa terjadi karena kelalaian manusia, seperti kebakaran rumah yang melalap rumah Anda. Di Jakarta, berdasarkan data Dinas Penanggulan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) DKI, hingga 5 Maret 2015 saja sudah terjadi 165 kasus kebakaran, kerugian yang diprediksi mencapai Rp 51.1 miliar, korban meninggal ada sebanyak dua orang dan luka-luka ada sebanyak 11 orang. Sementara itu pada Januari-Maret 2014 ada 206 kasus kebakaran. Ke belakang lagi, pada 2012, sepanjang tahun itu, terjadi 993 kebakaran, ada 9.223 bangunan terbakar dengan luas areal 587.165 meter persegi. Tingginya kasus kebakaran rumah ini sesungguhnya bisa diantisipasi jika setiap orang memiliki kehati-hatian yang sama untuk mencegahnya. Berikut ini ada 8 hal yang paling sering menyebabkan kebakaran:

1.    Peralatan masak

Tetaplah di dekat kompor dan alat masak Anda, saat sedang memasak. Perhatikan dengan seksama masakan Anda, apalagi jika menggunakan minyak goreng, yang bisa bisa memicu kebakaran rumah.

2.    Pencurian arus listrik

Ini adalah masalah klasik yang mudah-mudahan semakin lama semakin berkurang, bahkan menghilang. Bukan arus hasil curian yang menyebabkan kebakaran rumah, namun tindakan pencurian ini biasanya dilakukan secara sembunyi dan tidak memperhatikan aspek keamanan dalam urusan sambung menyambung kabel listrik.

3.    Kecerobohan perokok

Jangan membuang punting rokok Anda di sembarang tempat. Pasalnya, api yang tidak dimatikan secara sempurna dengan mudah merambah segala barang mudah terbakar di dekatnya.Puntung rokok yang masih ada apinya, sebaiknya tidak langsung dibuang di tempat sampah.

4.    Peralatan rumah tangga yang menggunakan listrik

Peralatan yang dialiri listrik seperti, setrikaan, computer, bisa menjadi penyebab kebakaran karena colokan listriknya longgar atau mudah terbakar angus. Bisa juga disebabkan karena outlet listrik yang Anda pakai terlalu banyak menampung jumlah colokan.

5.    Lilin

Nyalakan lilin selalu dengan alas yang tidak mudah tersulut api. Karena lilin, jika dibiarkan menyala hingga mencair maka kembali tergantung pada alas yang digunakan.

6.    Anak-anak yang bermain dengan api

Tegurlah anak Anda yag memiliki kegemaran bermain dengan api, apalagi di dalam rumah. Anda tidak akan bisa mengontrol apalagi untuk mencegah, jika sudah terlanjur dilalap api.

7.    Meteran listrik rumah sudah tua

Rumah-rumah tua dan apartemen mungkin memiliki kabel yang sudah lapuk dan tidak memadai serta mudah menghadirkan kebakaran dan bahaya listrik.

8.    Cairan yang mudah terbakar

Bahan bakar, pelarut, bahan pembersih, pengencer, perekat, cat, dan bahan lainnya yang mudah terbakar atau meledak jka tidak disimpan dengan benar. Jangan menyimpan cairan yang mudah terbakar di dekat sumber panas. Idealnya, simpan di luar rumah di daerah berventilisasi dingin. Penulis : Ferdinand Lamak Sumber : Rumah123.com

Komentar