8 Perusahaan Yang Wajib Menaikkan Gaji Karyawan

Banyak perusahaan-perusahaan besar merekrut karyawan untuk dibayar dengan gaji yang rendah. Biasanya mereka ditempatkan di posisi-posisi rendah, seperti penjaga toko, call center, maupun pegawai restoran. Padahal, perusahaan yang merekrut mereka memiliki pendapatan tahunan yang cukup besar, baik dari saham maupun dari penghasilan operasional. Karena itu, sudah sepantasnya perusahaan-perusahaan tersebut untuk menaikkan gaji karyawan mereka dengan layak. Berikut ini adalah delapan perusahaan besar yang wajib untuk menaikkan gaji karyawannya.

1. Time Warner Cable Inc.

Kantor Time Warner

> Perubahan harga saham dalam 1 tahun: 48,3%

> Perubahan harga saham dalam 5 tahun: 359,9%

> Jumlah karyawan: 51.200

> Total kompensasi untuk CEO: US$ 14,2 juta

Time Warner Cable merupakan salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Amerika Serikat dengan penghasilan lebih dari US$ 22 miliar dan pemasukan operasional mencapai US$ 4,6 miliar pada tahun lalu. Walaupun Time Warner tidak tumbuh dengan cepat, tapi tetap menghasilkan uang dalam jumlah besar dari operasionalnya dan memberikan keuntungan bagi para pemegang sahamnya. Salah satu hal yang membuat pertumbuhan saham Time Warner melesat adalah merger yang terjadi dengan Comcast. Merger tersebut menyatukan dua operator terbesar di Amerika. Namun, efek negatifnya adalah banyak karyawan yang terpaksa harus kehilangan pekerjaan dengan alasan efisiensi. Berdasarkan Glasdoor.com, customer service representative di Time Warner Cable hanya digaji rata-rata US$ 11,85 per jam, sedangkan inbound sales representative hanya mendapat US$ 11,41 per jam. Dengan pertumbuhan penjualan saham yang tinggi, sudah sepantasnya Time Warner untuk menaikkan gaji karyawan mereka, apalagi jumlah karyawannya menyusut akibat adanya merger tersebut.

2. Public Storage

Kantor Public Storage

> Perubahan harga saham dalam 1 tahun: 12,7%

> Perubahan harga saham dalam 5 tahun: 156,7%

> Jumlah karyawan: 5.200

> Total kompensasi untuk CEO: US$ 9,2 juta

Public Storage memiliki lebih dari 2.200 fasilitas penyimpanan pribadi di seluruh Amerika dan Eropa. Karena model bisnisnya hemat biaya, Public Storage mencatat margin operasional hingga 50% pada tahun fiskal terakhir, tertinggi dari seluruh perusahaan yang ada di S&P 500. Penghasilan Public Storage sebenarnya lebih tinggi daripada pendapatan operasionalnya, sebab penghasilan Public Storage didapat dari investasi di Shurgard Europe (perusahaan penyimpanan di Eropa) dan PS Business Parks (perusahaan real estate komersial Amerika Serikat). Walaupun berpenghasilan tinggi, Public Storage hanya menggaji rata-rata relief manager-nya US$ 10,57 per jam, dan gaji manajer properti hanya US$ 10,50 per jam.

3. Michael Kors Holding Limited

Toko Michael Kors

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

> Perubahan harga saham dalam 1 tahun: 49,7%

> Perubahan harga saham dalam 5 tahun: 290,3%

> Jumlah karyawan: 9.184

> Total kompensasi untuk CEO: US$ 7,6 juta

Perusahaan besar lain yang wajib untuk menaikkan gaji karyawan mereka adalah Michael Kors. Penjualan ritel Michael Kors tumbuh cepat beberapa tahun belakangan, dan jumlah toko meningkat 26,2% pada tahun lalu akibat tingginya penjualan aksesori dan jam tangan. Perusahaan juga menambah lebih dari 100 toko pada tahun fiskal terakhir. Terkait dengan ekspansi itu, pengeluaran operasional meningkat pada 2013 sekitar US$ 331 juta. Akan tetapi, berdasarkan total pendapatan, biaya pengeluaran operasional justru menurun. Sales associates dari Kors hanya digaji rata-rata US$ 10,37 per jam, walaupun mereka juga akan mendapat komisi.

4. McDonald’s Corp.

Salah satu toko McDonald's> Perubahan harga saham dalam 1 tahun: 5,1%

> Perubahan harga saham dalam 5 tahun: 72%

> Jumlah karyawan: 440.000

> Total kompensasi untuk CEO: US$ 9,5 juta

Walaupun pada tahun lalu CEO McDonald’s, Donald Thomson, menyatakan bahwa karyawan-karyawan di McDonald’s selalu digaji di atas standar gaji minimal, kenyataannya perusahaan fast food ini terkenal akan gajinya yang rendah. Thomson sendiri mendapat gaji yang sangat layak. Ia memperoleh kompensasi sekitar US$ 9,5 juta tahun lalu. Walaupun pendapatan operasional McDonald’s meningkat terus tiap tahun selama enam tahun terakhir, gaji karyawan paling rendah di McDonald’s sama sekali tidak mencapai batas gaji minimal. Menurut data Glasdoor.com, rata-rata gaji karyawan menengah di jaringan perusahaan fast food adalah US$ 7,77 per jam. Pada bulan Maret kemarin, para pekerja di tiga negara bagian Amerika Serikat mengajukan tuntutan hukum terhadap perusahaan tersebut dan waralabanya karena menganggap mereka secara ilegal dibayar di bawah standar. Selain itu, mereka juga tidak mendapat bayaran tambahan ketika kerja lembur.

Anda ingin berbisnis waralaba seperti McDonald’s? Pertimbangkan dulu dengan lebih bijak.

5. Comcast Corporation

Comcast Center

> Perubahan harga saham dalam 1 tahun: 30,3%

> Perubahan harga saham dalam 5 tahun: 280%

> Jumlah karyawan: 136.000

> Total kompensasi untuk CEO: US$ 31,4 juta

Dengan pertumbuhan saham 30,3% dalam satu tahun belakangan, Comcast Corporation sudah tentu untuk menaikkan gaji karyawan mereka. Comcast merupakan salah satu perusahaan terbesar di Amerika Serikat dengan pendapatan US$ 64,6 miliar dan penghasilan operasional US$ 13,6 miliar tahun lalu. Mayoritas pendapatan datang dari bisnis kabel, yang terhitung mencapai US$ 41,8 miliar tahun lalu. Comcast juga memiliki NBCUniversal, yang mengoperasikan jaringan televisi, studio film, serta theme parks, dan memiliki pendapatan US$ 23,7 miliar. Comcast juga mengeluarkan banyak uang untuk menjalin kerja sama, seperti membeli saham General Electric’s 49% di NBCUniversal sebesar US$ 16,7 miliar tahun lalu, serta mengakuisisi Time Warner Cable seharga US$ 45,2 miliar. Namun, tetap saja, customer account executives Comcast hanya digaji US$ 13,26 per jam, sedangkan sebagai perbandingan chairman dan CEO Brian Roberts mendapat US$ 31,4 juta pada 2013.

6. The Walt Disney Company

Walt Disney Studio

> Perubahan harga saham dalam 1 tahun: 33%

> Perubahan harga saham dalam 5 tahun: 246,3%

> Jumlah karyawan: 175.000

> Total kompensasi untuk CEO: US$ 34,3 juta

Disney melaporkan pendapatan US$ 65 miliar tahun lalu, juga penghasilan operasional sekitar US$ 10 miliar. Saat ini Walt Disney mengoperasikan berbagai jenis bisnis. Disney juga memiliki jaringan media seperti ABC dan ESPN, serta studio musik dan film seperti Marvel, animasi Walt Disney, dan Lucasfilm. Selain itu, Disney ini juga memiliki taman bermain dan resor di seluruh dunia, seperti Disneyland dan Walt Disney World. Banyak pekerja yang ada di divisi ini mendapatkan bayaran yang sedikit, seperti petugas penjaga atraksi yang hanya dibayar US$ 16,39 per jam. Sebagai bandingan, selama tiga tahun terakhir, CEO Bob Iger dibayar lebih dari US$ 100 juta.

7. AT&T, Inc.

Kantor AT&T

> Perubahan harga saham dalam 1 tahun: 0,6%

> Perubahan harga saham dalam 5 tahun: 42%

> Jumlah karyawan: 246.730

> Total kompensasi untuk CEO: US$ 23,2 juta

AT&T setuju untuk mengakuisisi DirecTV sebesar US$ 48,5 miliar bulan lalu. Walaupun pertumbuhan AT&T tidak terlalu banyak, dari pendapatan US$ 126,7 miliar pada 2011 menjadi US$ 128,7 miliar pada 2012, tapi AT&T berhasil meningkatkan penghasilan operasionalnya sebesar 134,5% pada 2013 menjadi US$ 30,5 miliar. Namun, kesuksesan finansial perusahaan tidak mendapatkan citra yang baik di mata para karyawannya. Hanya 55% karyawan yang sepakat dengan CEO Randall Stephenson, yang memperoleh penghasilan sekitar US$ 23,2 juta pada tahun lalu. Sementara itu, konsultan penjualan ritel hanya menerima pembayaran US$ 13,52 per jam.

8. Verizon Communications Inc.

Kantor Verizon

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

> Perubahan harga saham dalam 1 tahun: 1,7%

> Perubahan harga saham dalam 5 tahun: 68,5%

> Jumlah karyawan: 176.900

> Total kompensasi untuk CEO: US$ 15,8 juta

Meningkatnya tren akuisisi perusahaan telekomunikasi, baru-baru ini Verizon Communications menyelesaikan proses pembelian 45% saham Vodafone seharga US$ 130 miliar. Selama dua tahun terakhir, pertumbuhan pendapatan Verizon stabil, sedangkan penghasilan operasional meningkat dua kali lipat dari US$ 12,9 miliar menjadi sekitar US$ 32 miliar. Akan tetapi, para pekerja toko Verizon Wireless ternyata tidak mendapatkan upah yang layak. Retail sales representative Verizon Wireless tiap tahun rata-rata menerima US$ 31.556 atau US$ 13,05 per jam. Sebagai perbandingan, CEO Verizon, Lowell McAdam, menerima bayaran US$ 15,8 juta pada tahun 2013. Dengan jumlah penghasilan operasional yang meningkat dua kali lipat, Verizon Communications tentu selayaknya menaikkan gaji karyawan mereka agar para karyawan tetap semangat bekerja.

 

Apakah semua perusahaan besar otomatis harga sahamnya tinggi? Silakan intip artikel ini.

Komentar