5 Alasan Kenapa Asuransi dari Kantor Anda Tidak Cukup

5 Alasan Kenapa Asuransi dari Kantor Anda Tidak Cukup

Sebagai karyawan pihak perusahaan atau pemberi kerja akan memasukkan asuransi kesehatan dalam daftar benefit Anda. Biasanya selain jaminan kesehatan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Anda juga mendapatkan akun asuransi lainnya.

Hanya saja, tidak semua pemberi kerja memberikan jaminan asuransi tambahan. Apalagi untuk sektor informal, biasanya karyawan hanya memiliki BPJS Kesehatan.

Di sisi lain, seringkali jaminan asuransi yang diberikan tidak mencakup semua kebutuhan kesehatan seperti perawatan gigi atau operasi besar.

Oleh karena itu, sebenarnya pemilikan asuransi pribadi sangatlah penting. Apalagi, jika memiliki tanggungan. Berikut adalah beberapa poin yang menunjukkan bahwa, sebenarnya, memiliki asuransi pribadi merupakan hal yang penting dilakukan.

1. Nilai jaminan asuransi yang kecil

Membeli asuransi sendiri selalu lebih menguntungkan karena Anda bisa mendapatkan jaminan tambahan. Jika pihak perusahaan memberikan manfaat asuransi kesehatan dengan jaminan kecil, maka Anda akan membutuhkan nilai jaminan tambahan ini.

Asuransi atau jaminan kesehatan tambahan bisa diperoleh dari BPJS Kesehatan atau perusahaan asuransi swasta lainnya. Hal ini penting agar Anda tidak kesulitan jika suatu saat harus menjalani prosedur medis yang mahal, seperti operasi.

Langkah ini juga bisa menjadi antisipasi jika sistem penjaminan asuransi dari kantor Anda adalah reimburse. Anda bisa mengambil asuransi premi murah yang menerapkan sistem cashless, sehingga jika Anda harus membayar sisa kelebihan perawatan, jumlah yang dibayar tidaklah terlalu banyak. Kemudian bisa Anda reimburse ke pihak kantor.

2. Tidak mengcover semua kebutuhan medis

Sebagaimana yang sekilas disebutkan di atas, pada umumnya asuransi yang disediakan pihak perusahaan tidak menjamin semua kebutuhan medis. Kondisi medis yang biasanya menjadi pengecualian adalah persalinan (maternity), perawatan gigi, dan penyakit kronis.

Jadi bagi Anda yang memang memiliki riwayat penyakit tertentu, sebaiknya memang memiliki asuransi pribadi sebagai jaminan kesehatan. Jika kondisi Anda tidak bisa dijamin oleh asuransi dari kantor, maka Anda punya pegangan lain.

Termasuk juga untuk urusan maternity (kehamilan dan melahirkan) hingga perawatan gigi. Dua item ini seringkali menjadi pengecualian. Oleh karenanya, pastikan Anda memiliki strategi untuk kondisi yang tidak dijamin oleh asuransi dari kantor atau tempat bekerja Anda.

3. Tidak berlaku untuk anggota keluarga lain

Benefit asuransi yang diberikan oleh pihak perusahaan juga kebanyakan tidak menanggung anggota keluarga karyawan. Hal ini mengharuskan seorang karyawan untuk mencari asuransi kesehatan lain untuk menjamin kebutuhan keluarganya.

Memang ada beberapa perusahaan yang juga mengikutsertakan anggota keluarga dalam manfaat asuransi. Namun jika Anda tidak masuk dalam perusahaan ini, maka mau tidak mau harus mencari produk asuransi lain.

4. Tidak berlaku jika Anda pindah kerja

Keanggotaan asuransi dari perusahaan akan selesai ketika Anda keluar dari perusahaan. Oleh karenanya, akan lebih baik jika Anda memiliki polis asuransi tersendiri sebagai pegangan jika sewaktu-waktu Anda keluar dari perusahaan.

Asuransi merupakan sarana penjaminan yang dibutuhkan karena kondisi sakit merupakan hal yang tidak terduga. Jika saat Anda keluar dari perusahaan tiba-tiba membutuhkan biaya pengobatan, maka polis asuransi cadangan bisa membantu Anda.

5. Jaminan pensiun

Pasti Anda sudah tidak asing dengan istilah pengembalian premi atau asuransi yang juga bersifat investasi. Walaupun manfaat ini bukan tujuan utama dari asuransi, namun menjadi poin yang cukup menarik dari produk asuransi. Jadi Anda bisa berinvestasi sekaligus mendapatkan jaminan kesehatan.

Program ini cocok bagi Anda yang merencanakan investasi jangka panjang seperti untuk 5 tahun ke depan. Dengan demikian, Anda memiliki modal jika ingin pensiun dan membangun usaha sendiri.

asuransi keluarga

Bagaimana memilih asuransi tambahan?

Jika asuransi dari perusahaan sudah ditentukan, maka pada pemilihan asuransi pribadi, Anda memiliki keleluasaan untuk menentukan kriteria produk asuransi yang dibutuhkan.

Berikut adalah beberapa poin pertimbangan untuk memilih asuransi pribadi.

  1. Harga premi

Walaupun Anda tidak membayar premi untuk asuransi yang diberikan kantor, bukan berarti harga premi untuk asuransi tambahan tidak jadi pertimbangan.

Pilihlah harga premi yang sesuai dengan kemampuan finansial Anda, serta kebutuhan. Jika Anda memiliki kondisi khusus, maka mau tidak mau asuransi Anda harus bisa menjamin komplikasi medis karena kondisi tersebut. Untuk kasus seperti ini, nasabah harus menambah rider atau manfaat, yang artinya menambah harga premi juga.

Bicarakan pada agen asuransi apakah Anda bisa mendapatkan potongan harga untuk penambahan manfaat ini.

  1. Manfaat atau penjaminan

Misalnya Anda sudah berkeluarga, maka asuransi yang bagus adalah yang juga bisa menjamin anggota keluarga serta kebutuhannya. Carilah asuransi yang bisa menjamin maternity dan komplikasinya. Juga asuransi untuk anak-anak, mengingat mereka rentan terhadap penyakit.

  1. Sesuai tujuan Anda

Jika tujuan Anda memiliki asuransi adalah untuk manfaat kesehatannya, maka jenis produk asuransi yang menawarkan nilai investasi tidaklah penting. Anda bisa fokus mencari asuransi dengan tawaran manfaat medis yang lebih baik.

Namun jika tujuan Anda adalah sebagai tabungan, maka bisa mencari produk asuransi dengan manfaat pengembalin premi atau investasi.

  1. Terpercaya

Terakhir, tentunya Anda harus menggunakan layanan dari perusahaan asuransi yang terpercaya. Jangan asal premi murah, tapi cek lagi kredibilitas perusahaannya.

Cek juga bagaimana prosedur pengembalian premi yang harus Anda lalui jika tujuan asuransi merupakan tabungan atau investasi. Baca semua perjanjian dan ketentuan dengan seksama sebelum menandatangani perjanjian polis.

  1. Gunakan bantuan untuk menentukan

Seringkali hal yang membuat Anda bingung menentukan paket asuransi yang tepat adalah menyesuaikannya dengan penghasilan.

Untuk mengatasi hal ini Anda bisa menggunakan rumu budget yang umum digunakan, seperti 50/30/20 atau 70/20/10. Namun, jika Anda masih kesulitan untuk menentukan polis yang tepat, maka gunakanlah bantuan kalkulator asuransi kami.banner cigna

Sumber : aturduit.com

Perlu diakui karena kesadaran berasuransi yang masih minim dari masyarakat Indonesia, maka masih banyak orang yang menganggap asuransi dari tempat mereka bekerja sudah cukup. Walaupun manfaat yang diberikan kecil.

Hanya saja, asuransi bisa menyelamatkan Anda dan keluarga secara finansial. Hal ini karena Anda memiliki pihak penanggung jika terjadi musibah atau sakit. Sehingga aliran keuangan tidak terganggu.

Lebih jelasnya lagi mengenai asuransi online berpremi murah dan informasi perbandingannya, bisa dilihat dalam ulasan asuransi yang kami sajikan sebelumnya.

Komentar