Antam Targetkan Penjualan Meningkat 100 Persen Di 2018

Antam Targetkan Penjualan Meningkat 100 Persen Di 2018

Penjualan emas yang ditargetkan oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) untuk tahun 2018 adalah menembus angka 24 ton atau meningkat 100 persen dari penjualan tahun 2017. Dimana pada tahun 2017, penjualan mereka mencapai 11,7 ton.

“Kami optimistis ini (tercapai), melihat pada dua bulan terakhir di 2017, perusahaan berhasil menjual emas sebesar dua ton per bulan. Jika dikalikan 12 bulan, bisa menembus 24 ton atau peningkatan penjualan 100 persen,” kata Dirut PT Antam, Arie Prabowo Ariotedjo, setelah acara peluncuran produk emas batang logam mulia edisi Imlek di Jakarta.

Dalam kesempatan ini, Arie juga menyampaikan bahwa dari target yang disebutkan ini, 50 persen penjualannya akan dialokasikan untuk ekspor ke Singapura dan Thailand.

Sedangkan untuk Jepang sedang dilakukan penjajakan. Salah satu caranya dengan produksi emas logam mulia seri Hello Kitty.

“Untuk rencana perluasan negara ekspor, kami sedang jajaki Jepang dan Korea. Sebenarnya India juga. Namun, ada masalah bea masuk yang menyulitkan kami berkompetisi dengan pedagang lokal di sana.”

Berkaitan dengan angka pendapatan, Arie mengatakan bahwa pada tahun 2016 perusahaan ini membuka penjualan yang belum diaudit (unaudited net sales) di angka Rp 9,11 triliun.

Pada tahun ini, diperkirakan angka penjualan ini bisa melebih Rp 10 triliun.

Sementara itu, untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2018 yang merupakan tahun anjing, General Manager PT Antam, Abdul Hadi Aviciena, mengatakan Antam meluncurkan emas edisi Imlek. Emas edisi Imlek ini memiliki berat bersih 88 gram dengan kadar 99,99 persen dan dicetak sebanyak 1.000 keping.

“Nomor seri DOG 88777, DOG 88888, dan DOG 88999 rencananya dijual tersendiri dengan mekanisme lelang. Sisanya dijual mengikuti harga logam mulia yaitu Rp56.810.000 per keping,” tambah Abdul.

 

[Source]

 

Komentar