Mengapa Anda Belum Memulai Usaha Sendiri? Apa Ketakutan Anda?

Mengapa Anda Belum Memulai Usaha Sendiri? Apa Ketakutan Anda?

Kalau ditanya soal memiliki usaha sendiri, pastinya hampir semua orang ingin punya pemasukan mandiri dari usaha, baik itu usaha dalam bentuk barang maupun jasa.

Namun sayangnya, banyak yang belum berani untuk memiliki usaha, dan memilih untuk bergantung pada pendapatan pasti atau gaji.

Jika Anda adalah salah satu dari orang yang takut untuk memulai usaha, coba perhatikan beberapa alasan umum ini. Tentu saja, informasi ini kami sajikan lengkap dengan tips yang bisa membantu Anda.

Takut keluar dari zona nyaman

Semua orang juga tahu bahwa jalan menuju kesuksesan tidaklah mudah. Anda harus mau keluar dari zona nyaman dan melakukan sesuatu. Permasalahannya, tidak semua orang berani untuk keluar dari zona nyaman. Siapa yang ingin risiko rugi kalau uangnya bisa disimpan dan pasti tidak akan hilang? Siapa yang ingin bekerja lagi setelah pulang kantor kalau bisa istirahat?

Merintis usaha memang tidak mudah, Anda harus menyisihkan waktu untuk perencanaan dan melakukan observasi pasar. Belum lagi harus rajin mempromosikan usaha Anda baik melalui teman, keluarga, atau media sosial.

Cara mengatasinya:

Perubahan pola pikir sangat penting untuk mengatasi hal ini. Daripada memandang semua tantangan sebagai ketidaknyamanan, kenapa tidak menikmati prosesnya. Jadikan tantangan sebagai pemicu untuk belajar dan terus maju.

Tidak cukup mengikuti seminar motivasi, menikmati tantangan harus dilakukan dengan rapi. Gunakan jurnal, atau buku catatan untuk mengorganisir waktu, tenaga, dan uang dengan baik.

Catat setiap temuan Anda, pengeluaran, pemasukan, hingga perencanaan dan semua estimasi. Dengan sistem pencatatan yang baik, Anda akan mengurangi stres karena semua masalah terurai dan jadi lebih jelas.

Hutang

Memiliki hutang seringkali menjadi penghalang untuk menjalankan usaha. Anda akan lebih memilih untuk bekerja dengan penghasilan tetap, kemudian menyisihkan penghasilan untuk membayar hutang daripada membuka usaha.

Situasi lainnya, ada juga orang yang takut memulai usaha karena merasa tidak memiliki modal, dan takut berhutang untuk mendapatkan modal. Hal ini karena mereka tidak yakin apakah bisa mengembalikan uangnya.

Cara mengatasinya:

Jangan sampai memiliki hutang menghentikan Anda dari belajar memulai usaha. Carilah jenis usaha dengan modal minim, atau bahkan nol rupiah. Contohnya, menjadi dropshipper, atau menggunakan keahlian Anda untuk mencari proyek di situs freelance.

Dengan demikian Anda akan belajar untuk membagi waktu serta mengatur keuangan sembari menjalankan usaha. Menjalankan usaha juga bisa menjadi salah satu jalan mendapatkan uang tambahan, sehingga hutang Anda dapat lunas dengan lebih cepat.

Tidak tahu harus mulai dari mana

Faktor ini rasanya umum kita dengar. Banyak orang yang ingin memiliki usaha, namun bingung harus memulai dari mana. Siapa yang harus mereka hubungi, apa yang harus mereka lakukan, produk apa yang harus dihasilkan, siapa yang dijadikan target pasar, pertanyaan – pertanyaan ini justru menambah kebingungan dan akhirnya Anda tidak memulai apa-apa.

Belum lagi jika Anda sudah terlanjur percaya bahwa “Anda tidak punya bakat usaha”, maka akan makin sulit untuk memulai. Padahal kemampuan untuk membangun dan menjalankan usaha itu hal yang bisa dipelajari.

Cara mengatasinya:

Terkadang cara belajar terbaik adalah dengan langsung terjun. Terdengar ekstrim memang, tapi jika Anda tidak mencoba maka tidak akan pernah memulai.

Anda bisa mendapatkan referensi usaha di mana saja. Apalagi fasilitas digital saat ini memudahkan Anda untuk mendapatkan ilmu mengenai banyak hal dari berbagai saluran.

Pelajari bagaimana para pengusaha memulai usahanya, bagaimana mereka mempertahankan serta mengembangkan usahanya. Aplikasikan apa yang Anda pelajari sesuai dengan jenis usaha yang ingin dijalankan.

Catat apa yang Anda pelajari. Serta jangan lupa untuk mencatat apa sumber daya Anda saat ini yang bisa digunakan untuk kelangsungan usaha nantinya.

Omongan orang

Tidak disangkal kalau apa kata orang memang memegang peranan dalam kepercayaan diri kita. Seseorang bisa saja takut memulai usaha karena takut dengan apa kata orang, atau mendapatkan tanggapan jelek saat dia mau memulai usaha.

Misalnya, Anda mengatakan pada teman Anda kalau Anda ingin memulai usaha, lalu dia berkata “sudah banyak yang punya usaha seperti itu, nanti tidak laku”. Pastinya sedikit banyak Anda akan merasa takut dan ragu.

Terkadang ada juga orang yang suka memberi komentar tanpa mau tahu bahwa Anda sedang berada dalam fase membangun usaha.

Komentar-komentar negatif ini memiliki dampak yang lebih parah jika pihak yang melontarkan adalah orang terdekat, seperti sahabat dan keluarga.

Cara mengatasinya:

Apapun yang Anda lakukan pasti ada saja yang menilai. Penting sekali untuk menyaring semua masukan dan pendapat yang Anda terima.

Sibukkan diri dengan kegiatan yang bermanfaat, sehingga perhatian Anda akan terlaihkan dari semua pengaruh negatif. Penting juga untuk memperhatikan kesehatan dengan olahraga dan istirahat.

Ingatlah bahwa usaha yang Anda jalankan saat ini adalah untuk masa depan diri Anda sendiri.

Kami tidak akan membohongi Anda dan berkata bahwa memulai usaha itu mudah. Bahkan ketika Anda memiliki dana dan semua sumber daya yang dibutuhkan, memulai dan menjalankan usaha tetaplah penuh tantangan.

Namun jangan jadikan hal ini sebagai penghalang bagi cita-cita Anda untuk memiliki usaha sendiri. Bahkan saat usaha Anda mengalami kerugian atau kegagalan, selalu ada cara untuk mengatasinya.


powered by Typeform

Komentar