Biaya Dan Denda Dari Pinjaman Pribadi

biaya dan denda

Berhati-hatilah dalam membuat keputusan untuk pinjaman peribadi

Selain suku bunga itu sendiri, ada biaya lain yang dibebankan jika kita mengajukan permohonan pinjaman tanpa agunan. Sering kali, orang tak memperhitungkan ini. Beberapa biaya pinjaman pribadi yang sering muncul adalah biaya pemrosesan, biaya meterai, biaya pelunasan awal dan biaya keterlambatan pembayaran.

Biaya Pemrosesan – Ini adalah biaya yang dibebankan bank untuk menutupi biaya pemrosesan pinjaman Anda. Ini biasanya tidak dapat dikembalikan dan bervariasi dari satu bank ke bank lain. Tergantung pada pemberi pinjaman, biaya umumnya persentase yang sangat kecil dari pinjaman.

Biaya Meterai – Biasanya dalam kontrak ada perjanjian yang harus ditandatangani dengan meterai. Bank mungkin menyiapkannya, tapi bisa juga anda harus mengganti biayanya.

Biaya Pelunasan Awal – Ini dibebankan hanya jika peminjam memutuskan untuk melunasi jumlah pinjaman sebelum jangka waktu pembayaran berakhir. Sekali lagi, biaya bisa berbeda dari satu bank ke bank lain. Meskipun beberapa bank mungkin akan mengenakan biaya flat rate, yang lain mungkin mengenakan peminjam berdasarkan persentase tertentu dari saldo mereka.

Biaya dan Denda Keterlambatan Pembayaran – setiap kali pembayaran bulanan pinjaman ditunda, atau dibayar setelah tanggal jatuh tempo, tergantung pada bank, biaya umumnya dikenakan pada peminjam. Biaya ini biasanya dikenakan sebagai persentase dari jumlah pinjaman.

Biaya yang dikenakan oleh bank dapat terakumulasi ke jumlah yang signifikan jika Anda tidak hati-hati. Oleh karena itu, selalu disarankan agar Anda memperhitungkan biaya-biaya tambahan sebelum mengajukan permohonan kredit tanpa agunan (pinjaman pribadi).

Suka artikel ini? Anda juga mungkin akan suka ini: 4 hal yang harus Anda ketahui sebelum Anda mengajukan permohonan pinjaman pribadi.

Komentar