Seberapa Besarkah Biaya Yang Diperlukan Untuk Memiliki Momongan?

Seberapa Besarkah Biaya Yang Diperlukan Untuk Memiliki Momongan?

Memiliki anak merupakan fase yang ingin dicapai oleh banyak pasangan. Kehadiran anak merupakan pelengkap dari sebuah keluarga dan dapat menjadi sumber kabahagiaan bagi semua pasangan.

Namun dibalik semua kebahagiaan untuk memiliki momongan ini, ada banyak hal yang harus dipersiapkan. Selain kesiapan mental, kesiapan finansial juga penting untuk dimiliki oleh calon orang tua. Mengingat, memiliki anak bukanlah hal yang murah.

Jika Anda merupakan pasangan yang ingin memiliki momongan, pastikan Anda memperhatikan biaya-biaya untuk memiliki anak berikut ini.

Perawatan selama kehamilan

Masa kehamilan adalah masa krusial bagi seluruh keluarga. Di masa ini, perawatan Ibu dan bayi harus diperhatikan agar nantinya Ibu dan bayi bisa tetap sehat setelah proses melahirkan. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan selama masa kehamilan. Kami juga mencantumkan perkiraan biayanya untuk membantu perhitungan Anda.

Biaya tes kehamilan dan check up

Tentunya tes kehamilan merupakan hal pertama yang harus dilakukan untuk mengetahui status kehamilan. Bagi Anda yang ingin melakukan tes kehamilan, ada beberapa cara yang bisa ditempuh. Yaitu menggunakan test pack yang kisaran harganya antara Rp 15.000 sampai Rp 50.000 tergantung mereknya. Test pack ini berfungsi untuk tes hormon HCG, dan hasilnya biasanya sama saja antara satu merek dan merek lainnya.

Untuk memperoleh data yang lebih akurat dan lengkap, Anda bisa sekalian melakukan tes di laboratorium. Di sini, Anda bisa sekalian melakukan tes darah dan tes urine untuk mengetahui kondisi kesehatan dengan lebih baik. Harga tes urine sendiri mulai dari Rp 36.000. Sedangkan jika Anda menginginkan tes HCG lengkap, yang digunakan saat Anda menjalani program kehamilan, maka harganya mulai dari Rp 700.000.

Lalu tes Toxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus, dan Herpes (TORCH) diperlukan untuk mengantisipasi infeksi pada Ibu dan janin. Tes ini bisa diambil secara lengkap atau satu per satu. Jika diambil lengkap, biayanya mencapai Rp 2 juta, sedangkan kalau diambil satu saja, misalnya tes toxoplasma, maka harganya Rp 400.000.

Kebutuhan medis lainnya selama masa kehamilan adalah check up. Jika Anda memutuskan untuk melakukan check up di bidan maka biayanya bisa lebih murah, yaitu Rp 30.000 sampai Rp 50.000. Sedangkan, jika ke dokter biayanya bisa mencapai Rp 90.000 sampai Rp 250.000.

Satu hal lagi yang pasti dilakukan saat masa kehamilan adalah melakukan pemeriksaan Ultrasonography (USG). Biaya USG 2 dimensi adalah sekitar Rp 200.000 dan untuk 3 dimensi adalah Rp 500.000.

ItemHargaTotal biaya
Pregnancy test Rp 36.000 Rp 36.000 X 1 = Rp 36.000
Tes TORCHRp 2.000.000Rp 2.000.000 X 1 = Rp. 2.000.000
Check-up di dokterRp 200.000Rp 200.000 X 12 pertemuan = Rp 2.400.000
USG 2 DMulai dari Rp 200.000Rp 200.000 X 10 = Rp 2.000.000
USG 3 DMulai dari Rp 500.000Rp 500.000
TOTALRp 6.936.000
Sumber referensi : http://www.echaimutenan.com/2016/06/mari-berhitung-biaya-selama-kehamilan.html

Pakaian hamil

Selain pemeriksaan ke dokter dan tes selama kehamilan, Si calon Ibu juga harus memikirkan keperluan pribadinya selama masa kehamilan. Mulai dari pakaian khusus Ibu hamil, pakaian dalam, jika diperlukan maka Anda juga mungkin harus memiliki krim anti selulit, penahan perut (maternity belt), bantal dan guling untuk Ibu hamil.

Harga untuk keperluan selama hamil ini bisa beragam. Misalnya, harga baju hamil sendiri dimulai dari Rp 50.000, untuk pakaian dalam, dimulai dari Rp 32.000. Sedangkan untuk korset kehamilan (maternity belt) sendiri harganya  mulai dari Rp 60.000.

ItemHargaTotal biaya
Baju hamilMulai dari Rp 50.000Rp 50.000 x 10 = Rp 500.000
Pakaian dalamMulai dari Rp 32.000Rp 32.000 x 10 = Rp 320.000
Korset kehamilanMulai dari Rp 60.000Rp 60.000 x 3 = Rp 180.000
Bantal dan gulingMulai dari Rp 200.000Rp 200.000 x 1 = Rp 200.000
Krim anti-selulit (stretch marks)Mulai dari Rp 168.000Rp 168.000 x 2 = Rp 336.000
TOTALRp 1.536.000

Vitamin dan obat-obatan yang mungkin dibutuhkan

Selama kehamilan, Anda juga perlu menjaga kesehatan dengan bantuan vitamin dan obat-obatan jika diperlukan. Anda juga harus mendapatkan vaksin untuk kesehatan janin dan diri Anda sendiri.

Vaksin yang harus Anda dapatkan saat masa kehamilan adalah vaksin Tetanus Toksoid. Vaksin ini bisa Anda dapatkan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dengan harga yang lebih terjangkau, yaitu antara Rp 40.000 sampai Rp 60.000.

Walaupun bukan kebutuhan utama, namun kondisi tertentu mungkin mengharuskan Anda untuk mengonsumsi vitamin, suplemen atau obat. Suplemen mendasar yang biasanya dibutuhkan oleh para Ibu hamil adalah asam folat dan kalsium. Harga dari dua suplemen ini biasanya berkisar di angka Rp 100.000. Jika kira-kira sebotol digunakan untuk konsumsi selama sembilan bulan, maka selama kehamilan, Anda harus menyisihkan setidaknya Rp 900.000 untuk keperluan suplemen.

ItemHargaTotal biaya
Suplemen asam folat dan kalsiumMulai dari Rp 100.000Rp 100.000 X 9 = Rp 900.000
Vaksin TTMulai dari Rp 40.000Rp 40.000 X 1 = Rp 40.000
TotalRp 940.000

Persiapan lain menyambut buah hati

Persiapan lainnya dalam menyambut buah hati ini termasuk dengan mempersiapkan pakaian bayi, perlengkapan tidur, perlengkapan makan dan botol susu, serta peralatan mandi.

Harga dari berbagai perlengkapan ini beragam tergantung mereknya. Jadi selama kehamilan, cara yang efektif adalah menyicil satu per satu dalam mengumpulkan semua perlengkapan ini. Kabar baiknya, biasanya nanti saat bayi sudah lahir, mereka yang menjenguk akan membantu dengan cara memberikan beberapa kebutuhan yang diperlukan. Biasanya, mereka akan memberikan keperluan mandi untuk bayi.

ItemHargaTotal biaya
Baby boxMulai dari Rp 740.000 Rp 740.000 X 1 = Rp 740.000
Perlengkapan tidurMulai dari Rp 70.000Rp 70.000 X 2 = Rp 140.000
Perlengkapan mandi Mulai dari Rp 97.000 (per set)Rp 97.000 X 1 = Rp 97.000
Pakaian bayi Mulai dari Rp 100.000 (per set)Rp 100.000 X 6 = Rp 600.000
Keperluan sanitasi (kassa, Betadine, kapas, cutton bud, dll)Mulai dari Rp 200.000Rp 200.000
TotalRp 1.777.000

Biaya saat melahirkan

Ada beberapa prosedur yang bisa menjadi pilihan untuk melahirkan. Anda bisa memilih yang sesuai dengan kondisi bunda dan keuangan keluarga. Perlu diingat bahwa sangat penting untuk mengetahui risiko dari tiap metode melahirkan sebelum memutuskan.

Normal

Proses melahirkan normal memang tidak terlalu memakan biaya. Jika kondisi Ibu dan bayi memungkinkan untuk proses melahirkan ini, maka proses melahirkan normal sebaiknya menjadi pilihan utama.

Biaya dari proses kelahiran normal ini berbeda tergantung dimana prosedur ini dilakukan. Jika Anda memilih melahirkan normal dengan bantuan bidan, maka biayanya adalah antara Rp 1 juta sampai Rp 3 juta. Sedangkan untuk proses melahirkan di rumah sakit, biaya yang diperlukan adalah antara Rp 5 juta sampai Rp 30 juta.

C Section

Di antara semua prosedur melahirkan, bisa dibilang prosedur C section atau caesar ini yang paling mahal. Prosedur ini mengharuskan Ibu menjalani operasi untuk membantu proses melahirkan.

Anda tidak bisa melakukan prosedur C section di bidan. Jadi Anda harus melakukannya di rumah sakit dengan bantuan dokter. Harga untuk proses melahirkan ini mulai dari Rp 11 juta. Pada beberapa rumah sakit, biaya C section bisa mencapai Rp 30 juta atau lebih. Harga juga tergantung dari kelas dan rumah sakit tempat Ibu berada.

Water birth

Water birth merupakan proses melahirkan yang termasuk gentle birth, atau proses melahirkan yang bertujuan untuk mengurangi rasa sakit karena Ibu lebih relaks selama proses melahirkan.

Secara umum, kisaran harga untuk metode ini adalah antara Rp 7 juta sampai Rp 15 juta. Prosedur ini hanya bisa dilakukan oleh dokter atau bidan yanng sudah bersertifikasi. Hal ini dikarenakan jika proses kelahiran dengan water birth tidak dilakukan dengan benar, maka akan berbahaya bagi Ibu dan bayi.

Kesemua prosedur melahirkan ini memungkinkan untuk dilakukan di rumah sakit. Hanya saja, untuk water birth, di Indonesia sendiri baru tersedia di beberapa rumah sakit saja.

Normal birthMulai dari Rp 1.000.000 sampai Rp 30.000.000
C SectionMulai dari Rp 11.000.000 sampai Rp 30.000.000
Water birthMulai dari Rp 7.000.000 sampai Rp 15.000.000

Biaya lainnya

Adapun biaya lain di luar proses melahirkan misalnya biaya kamar sebelum dan setelah proses melahirkan. Biaya kamar ini tergantung dari kelas dan rumah sakit yang menjadi rujukan.

Jika Anda melakukan proses melahirkan di bidan, ada yang menyediakan tempat untuk rawat inap dan ada yang tidak. Memang tidak ada yang bisa menebak komplikasi apa yang terjadi saat proses melahirkan. Jadi, tidak ada salahnya jika Anda juga menyiapkan uang seandainya Si Ibu harus diinapkan.

Persiapan Ibu setelah melahirkan

Kebutuhan Ibu setelah melahirkan tidak kalah pentingnya. Sang Ibu membutuhkan perlengkapan yang harus disiapkan sebelum hari H kelahiran datang. Terutama keperluan sanitasi setelah melahirkan.

Diantaranya adalah sebagai berikut:

ItemHargaTotal biaya
Gurita untuk IbuMulai dari Rp22.000Rp 22.000 X 3 = Rp 66.000
Kebutuhan sanitasi setelah melahirkan (pembalut, Wash lap, dll)Mulai dari Rp100.000Rp 100.000 X 6 = Rp 600.000
TotalRp 666.000

Pilihan fasilitas penjaminan untuk melahirkan

Dari penjelasan di atas, maka bisa disimpulkan bahwa memiliki anak membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Jika dikalkulasikan, untuk biaya selama masa kehamilan saja bisa mencapai Rp 8 juta. Anda tinggal menambahkan dengan biaya melahirkannya. Angka ini juga belum termasuk susu formula, popok, dan kebutuhan berkelanjutan lainnya yang dibutuhkan setelah bayi lahir.

Adapun fasilitas penjaminan yang bisa digunakan untuk membantu biaya persalinan adalah BPJS Kesehatan, tunjangan melahirkan dari kantor, dan asuransi. Perlu diingat bahwa tidak semua asuransi menjamin kondisi yang berkaitan dengan maternity. Jadi pastikan Anda merupakan anggota dari asuransi yang membantu biaya melahirkan.

Sedangkan BPJS Kesehatan memberikan jaminan maksimal Rp 600.000 untuk kelahiran normal di fasilitas kesehatan (Faskes) 1 atau Puskesmas. Tidak hanya itu, peserta aktif BPJS kesehatan dari kelas manapun, berhak mendapatkan USG gratis.

Lalu tunjangan dari kantor ini disesuaikan dengan kondisi perusahaan masing-masing. Jika merujuk pada peraturan resmi dari pemerintah, kariyawati yang melahirkan diberikan tu jangan melalui BPJS Kesehatan, yaitu Rp 600.000. Namun ada juga perusahaan yang memberikan tunjangan tambahan bagi karyawati yang melahirkan. Konsultasikan pada bagian personalia di kantor Anda untuk mengetahui apakah perusahaan Anda akan memberikan bantuan untuk biaya melahirkan atau tidak.

Bagaimanapun, yang terpenting adalah kesehatan Ibu dan anak, jadi pastikan Anda dan pasangan bekerjasama dengan baik untuk memenuhi kebutuhan bayi.

Simak juga artikel kami tentang persiapan pendidikan anak untuk memberikan wawasan yang baru pada Anda mengenai masa depan buah hati.

Komentar