Ingin Pergi ke Pantai Parangtritis? Inilah Panduan Wisata Lengkapnya

Ingin Pergi ke Pantai Parangtritis? Inilah Panduan Wisata Lengkapnya

Parangtritis, yang juga dipercaya sebagai tempat kediaman Nyi Roro Kidul, sudah lama menjadi tujuan wisata. Tidak hanya terkenal di dalam negeri, pantai ini juga terkenal hingga ke manca negara.

Ada banyak hal yang menarik dari Parangtritis. Mulai dari legenda Pantai Selatan, hingga objek wisata di sekitar pantai dan keindahan alamnya.

Selanjutnya, kami akan menjabarkan mengapa Parangtritis adalah tujuan wisata yang harus dikunjungi. Tentu saja lengkap dengan perhitungan biaya untuk mengunjungi kediama Ratu Pantai Selatan ini.

Apa daya Tarik Parangtritis?

Berikut adalah beberapa alasan kenapa banyak orang yang mau mengunjungi pantai Parangtritis.

Legenda

Seperti yang disebutkan di atas, Parangtritis dipercaya merupakan bagian dari istana Ratu Pantai Selatan, Nyai Roro Kidul.

Nyai Roro Kidul sendiri dipercaya menguasai Samudera Hindia, kemudian Parangtritis merupakan gerbang dari istananya.

Sosok supranatural ini juga yang membuat banyak mitor beredar di pantai Parangtritis. Salah satunya, para wisatawan yang berkunjung ke sini tidak boleh mengenakan baju hijau. JIka melanggar, akan diculik oleh penguasa Pantai Selatan dan kemudian dijadikan bagian dari kerajaannya.

Boleh percaya atau tidak, tapi objek wisata ini harus siap-siap kedatangan ribuan orang yang berniat menyerbu Nyai Roro Kidul. Ajakan serbu Parangtritis menggunakan baju hijau ini sempat viral dan bahkan ada ribuan orang yang berniat menghadirinya.

Objek wisata

Tidak hanya bentangan pantai yang indah, ada banyak hal yang bisa Anda dapatkan di sini.

Selain bisa bersantai menikmati pantai, Anda juga bisa menjelajahi bibir pantai dengan menggunakan kuda. Jangan takut, karena ada pemandu yang akan menemani selama Anda menunggang kuda. Selain naik kuda, Anda juga bisa menyewa delman untuk mengitari pantai Parangtritis.

Tidak jauh dari area pantai, ada reruntuhan Situs Gembirowati. Tempat ini adalah pesanggrahan yang digunakan oleh Sultan Hamengkubuwono II yang sempat memerintah Yogyakarta dari 1792 sampai 1828 Masehi. Diperkirakan, situs ini dibangun pada abad ke-16.

Festival

Mulai 2018 lalu, diadakan festival penerbangan lampion di Pantai Parangtritis. Anda bisa membeli lampion untuk kemudian diterbangkan setelah membuat permintaan atau doa.

Acara yang diadakan pada malam hari ini, menarik minat banyak wisatawan. Hal ini karena 1.000 lampion ini mengubah Parangtritis menjadi lebih terang.

Selain festival 1.000 lampion, ada juga tradisi lokal yang diadakan setiap tahun, yaitu Upacara Labuhan.

Upacara Labuhan merupakan rasa syukur pada Tuhan. Di mana masyarakat di daerah Parangtritis datang membawa hasil bumi, berupa buah-buahan, makanan, hingga patung Dewi Sri (Dewi Kesuburan).

Jika Anda tertarik dengan acara-acara seperti ini, maka Parangtritis bisa jadi tempat yang dapat dipertimbangkan untuk liburan.

parangtritis pasca gempa

Sumber: wikipedia

Berapa biaya ke Parangtritis?

Tentu saja kami akan menghadirkan berapa estimasi biaya yang harus disiapkan untuk menikmati Parangtritis.

Transportasi

Jika Anda berangkat dari Jakarta, kisaran harga tiket pesawat mulai dari Rp 500 ribuan sekali perjalanan. Jika Anda menggunakan kereta api biayanya sekitar Rp 200 ribuan untuk sekali jalan.

Kemudian dari bandara menuju hotel, Anda bisa menggunakan taksi airport atau memesan transportasi online.

Namun, jika Anda ingin berhemat, bisa menggunakan bis Damri. Ongkos bis airport ini adalah Rp 15.000 dan Rp 50.000.

Sedangkan untuk transportasi di dalam kota, Anda bisa menggunakan jasa transportasi online. Jika Anda ingin merasakan naik becak, maka harus pandai-pandai menawar. Tarif becak biasanya Rp 20 ribu sampai Rp 50 ribu tergantung dari jaraknya.

Jadi untuk transportasi pulang balik berlibur ke Yogyakarta Anda bisa siapkan dana Rp 1,2 juta untuk menggunakan pesawat. Sedangkan, jika ingin menggunakan kereta, bisa menyiapkan sekitar Rp 500 ribu. Membawa sedikit uang lebih merupakan langkah teraman saat Anda bepergian.

Tiket masuk dan tarif lainnya

Harga tiket masuk untuk hari biasa adalah Rp 3.000 per orang. Jika ada acara khusus, seperti festival lampion, tiket masuk bisa jadi Rp 20.000 per orang.

Kemudian tarif masuk untuk mobil adalah Rp 5.000 sedangkan untuk motor Rp 1.000. Biaya parkir di sini juga cukup murah yaitu, Rp 2.000 untuk motor, dan Rp 5.000 untuk mobil.

Jika Anda tertarik untuk menunggang kuda, bisa membayar Rp 20 ribu sampai Rp 50 ribu untuk menyewa kuda bersama pemandunya. Anda bisa menikmati pantai sekitar 30 menit sembari menunggang kuda.

Selain kuda, Anda juga bisa menyewa delman dengan tarif yang sama.

Hotel atau penginapan

Hotel atau penginapan di Yogyakarta umumnya memang murah. Kisaran tarif hotel dan penginapan ada yang dari angka Rp 200 ribuan sampai Rp 800 ribuan.

Dengan uang Rp 500 ribuan per malam, Anda sudah bisa menginap di hotel kelas bintang 4.

Agar Anda tidak mengeluarkan banyak biaya transportasi, carilah penginapan di sekitar area Parangtritis. Namun, jika memang niat Anda untuk sekalian berkeliling Yogyakarta, maka mencari hotel di tengah kota atau dekat Malioboro adalah pilihan terbaik.

Makanan

Makanan di Yogyakarta tidaklah mahal harganya. Itulah mengapa kota ini juga disebut-sebut sebagai kota yang paling cocok untuk para pelajar.

Dengan uang Rp 20 ribu, Anda sudah bisa menikmati makanan di restoran. Jika ingin jajan di pinggir jalan, Rp 10 ribu sudah cukup untuk seporsi mie ayam atau nasi campur.

Satu lagi yang harus Anda coba saat di Yogyakarta adalah kopi arang. Di mana penjual akan memasukkan bongkahan arang pada kopi Anda. Harga segelas kopi arang hanya Rp 4.000.

Bagaimana? Siap berangkat ke Yogyakarta?

Baik untuk berwisata atau sowan ke Nyai Roro Kidul, Parangtritis memang tempat yang menarik untuk dikunjungi. Tempat ini juga ramai sehingga aman bagi Anda yang suka bepergian sendiri.

Simak juga artikel kami yang berkaitan dengan perjalanan dan traveling. Sehingga Anda tetap bisa mengatur keuangan dan tetap bersenang-senang.

Komentar