Rencana BRI Akuisisi Bisnis Modal Ventura Tahun Ini

Rencana BRI Akuisisi Bisnis Modal Ventura Tahun Ini

Rencana akuisisi perusahaan ventura dan sekuritas oleh PT Bank Rakyat Indonesia (persero) Tbk (BRI) akan dilaksanakan tahun 2017.

“Kami berharap masa due diligence dapat segera rampung, dan proses akuisisi bisa dituntaskan tahun ini juga. Mengingat, hingga saat ini, BRI belum memiliki anak usaha yang bergerak di bidang perusahaan ventura dan sekuritas,” ungkap Suprajarto melalui keterangan tertulis perseroan.

Pada kesempatan lain, Direktur Keuangan BRI Haru Koesmahargyo mengungkapkan bahwa BRI menyiapkan belanja modal lebih dari Rp 2 triliun untuk tahun ini. Kira-kira Rp 500 miliar di antaranya digunakan perusahaan untuk mengakuisisi perusahaan ventura.

“Perusahaannya [ventura] apa, nanti kami umumkan,” kata Haru kepada CNNIndonesia.com.

Selain rencana akuisisi, BRI juga akan mengalokasikan dana untuk modal pengembangan usaha anorganik. Hal ini karena tahun depan,BRI Syariah dan BRI Agro ditargetkan naik kelas menjadi Bank BUKU III.

“[Suntikan modal] ke BRI Agro Rp1 triliun,” tambahnya.

Selain itu, BRI juga berencana menyiapkan beberapa rencana aksi korporasi. Salah satunya adalah melakukan penerbitan obligasi penawaran umum berkelanjutan (PUB) II tahap III tahun 2017.  Rencana ini memiliki potensi penghimpunan dana Rp 3 triliun hingga Rp 5 triliun. BRI juga akan membuka Unit Kerja Luar Negeri di sejumlah negara ASEAN seperti Thailand dan Vietnam. Unit kerja BRI di Hongkong pun bisa jadi akan naik kelas menjadi full branch.

Rencana jangka panjang BRI

BRI juga memiliki rencana jangka panjang. Mereka menargetkan bisa mendapatkan posisi sebagai The Most Valuable in South East Asia di tahun 2022. Target ini bisa menjadi kenyataan dengan memperkuat inti usaha dari BRI, dimana salah satunya adalah pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil,  dan Menengah (UMKM).

Adapun informasi yang diperoleh mengenai asset BRI hingga Mei 2017 adalah sebesar Rp987,32 triliun atau naik 19,61 persen dari periode yang sama tahun lalu, yaitu Rp825,41 triliun. Sedangkan perolehan laba setelah tercatat sebesar Rp9,77 triliun, naik 6,89 persen dari akhir Mei 2016, Rp9,14 triliun.

Berbeda dengan BRI, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) belum berencana untuk mengakuisisi perusahaan ventura. Sedangkan PT Bank Mandiri Tbk telah mengoperasikan anak usaha di bidang modal ventura sejak awal tahun lalu.

[source]

Sumber image : www.ir-bri.com

Komentar