Ingin Bekerja Di Luar Negeri? Ini Caranya Untuk Membuat Visa Kerja

Ingin Bekerja Di Luar Negeri? Ini Caranya Untuk Membuat Visa Kerja

Saat ini, makin banyak masyarakat Indonesia yang berkinginan menjadi tenaga professional di luar negeri. Banyak perusahaan asing yang mendirikan cabang di Indonesia mau mengirimkan karyawannya ke cabang mereka di negara lain untuk kepentingan bisnis.

Selain dari pihak perusahaan, banyak juga yang langsung melamar pekerjaan ke luar negeri. Jika diterima, mereka siap untuk meninggalkan tanah air dan bekerja negara lain.

Namun sebagaimana wajarnya, pekerja asing atau expatriate membutuhkan kelengkapan dokumen tambahan untuk bisa bekerja di negara tujuan. Hal penting yang harus didapatkan adalah visa sebagai bukti izin bekerja.

Jika tidak ada visa, maka Anda akan dianggap sebagai pekerja ilegal. Tentunya ada konsekuensi hukum untuk pekerja ilegal, mulai dari penjara sampai deportasi.

Oleh karena itu, kami akan mencoba memberikan panduan untuk mendapatkan visa bekerja ke luar negeri. Perlu diingat bahwa beda negara, mungkin menerapkan persyarata yang berbeda. Namun kami mencoba untuk mengumpulkan informasi mengenai persyaratan umum yang pasti dibutuhkan, di negara mana saja.

Dokumen yang dibutuhkan

Bagian personalia perusahaan akan memberikan daftar persyaratan dokumen yang harus Anda lengkapi sebelum memulai proses pembuatan visa kerja.

Secara umum, berikut adalah persyaratan administratif yang harus Anda lengkapi untuk membuat visa kerja ke luar negeri.

Dokumen yang harus disiapkan

  • 2 pas foto resmi berukuran 4X6 (setiap negara bisa menerapkan ketentuan pas foto yang berbeda)
  • Fotokopi paspor (semua halaman, termasuk halaman yang kosong)
  • Surat rekomendasi atau keterangan kerja dari perusahaan sebelumnya
  • Resume (CV)
  • Fotokopi kemampuan akademis berbahasa Indonesia (ijazah terakhir atau sertifikasi dari lembaga pendidikan)
  • Fotokopi kemampuan akademis berbahasa Inggris atau negara tujuan, dengan cap dari penerjemah tersumpah
  • Uraian pekerjaan (job description)

Walaupun nantinya yang diminta adalah fotokopinya, Anda tetap harus membawa dokumen asli untuk ditunjukkan. Jika tidak, pihak kedutaan tidak akan melayani hingga semua dokumen lengkap.

Sedangkan untuk yang sudah menikah harus menyiapkan beberapa dokumen tambahan seperti di bawah ini.

  • Kartu Keluarga (KK)
  • Buku nikah
  • Akta Kelahiran anak (jika ada)
  • Foto kopi paspor anggota keluarga

Sedangkan pihak perusahaan yang menjadi sponsor akan menyediakan beberapa dokumen berikut ini.

  • Surat kontrak
  • Surat persetujuan visa (pihak perusahaan akan menyerahkan kelengkapan Anda untuk mendapat persetujuan visa dari negara tujuan)

Dokumen-dokumen ini yang nantinya dibutuhkan saat mengajukan visa di kantor perwakilan negara tujuan.

Biaya-biaya

Tentu saja Anda membutuhkan biaya untuk membuat visa. Berikut adalah beberapa item dan perkiraan biaya yang harus disiapkan. Untuk tarif visa sendiri, setiap negara tidak sama jumlahnya.

  • biaya fotokopi
  • penerjemah tersumpah (antara Rp 150.000 sampai Rp 400.000 tergantung Bahasa target)
  • pas foto
  • biaya visa kerja (berbeda untuk tiap negara)
Penting! Pastikan pihak personalia perusahaan sponsor memberikan daftar dokumen yang mereka butuhkan segera karena permohonan persetujuan visa bisa memakan waktu satu sampai dua minggu. Juga pastikan Anda menanyakan apakah biaya pembuatan visa kerja nantinya bisa direimburse atau tidak. Dengan demikian Anda sudah bisa memperkirakan persiapan biaya keseluruhan sebelum pindah ke luar negeri.

Prosedur pembuatan visa kerja

Sebelum lebih jauh membahas, perlu untuk diingat agar jangan sampai Anda terjerat jasa calo, karena bisa menguras biaya lebih besar.

Membuat visa kerja bisa melalui agensi bisa juga langsung di kantor perwakilan (konsulat) negara tujuan. Semuanya tergantung dari kebijakan perusahaan tempat bekerja Anda nantinya.

Bagi Anda sendiri, prosedur yang harus dijalani yaitu sebagai berikut.

Pengumpulan dokumen dan legalisir

Sebelum Anda atau perusahaan mengajukan permohonan visa kerja, pastikan semua dokumen lengkap. Termasuk dokumen mana yang butuh legalisir dari kedutaan dan notaris.

Untuk visa kerja, ada beberapa negara yang mengharuskan Anda untuk legalisir dokumen (terutama ijazah) ke notaris. Namun secara umum, semua negara mengharuskan ijazah untuk dilegalisir dari pihak kedutaan.

Jadi Anda harus datang ke kantor kedutaan negara tujuan membawa ijazah asli dan fotokopinya, serta hasil terjemahan ijazah dengan stempel penejemah tersumpah beserta fotokopinya. Fotokopi yang dibutuhkan masing-masing dua lembar.

Mengajukan permohonan visa

Anda akan diminta untuk mengirimkan hasil scan semua dokumen lewat email. Sedangkan surat kerja atau kontrak harus dikirim lewat pos, karena mereka akan meminta tanda tangan asli Anda.

Semua kelengkapan ini akan digunakan perusahaan untuk mengajukan persetujuan visa kerja ke konsulat setempat. Lama waktu persetujuan dari pengiriman dokumen antara satu sampai dua minggu.

Setelah mendapat surat persetujuan dari negara yang dituju, baru Anda bisa datang kembali ke kedutaan atau kantor perwakilan negara yang dituju untuk mendapatkan visa kerja.

Mendapatkan visa kerja

Pada saat Anda pergi ke kantor perwakilan negara yang dituju (bisa kedutaan atau agensi) Anda akan menerima formulir. Isi data dengan warna pena yang ditentukan (hitam atau biru).

Setelah itu, petugas akan memeriksa semua dokumen termasuk apakah pengisian formulir sudah benar atau belum. Jika semua lengkap, maka Anda bisa membayar visa sesuai tarif yang ditentukan.

Kemudian serahkan paspor pada pihak petugas untuk dimasukkan lembaran visa di dalamnya. Anda akan menerima struk yang merupakan bukti pembayaran serta struk yang digunakan untuk pengambilan paspor. Lama proses pada tahap ini biasanya 5 sampai 7 hari kerja.

Adapun lembaran visa atau ijin kerja yang Anda dapatkan adalah Single Entry, atau hanya untuk masuk sekali. Setelah sampai pada negara tujuan, pihak perusahaan akan menguruskan visa untuk Multiple Entry, sehingga Anda bisa keluar masuk negara tersebut kapanpun.

Perhatikan beberapa hal ini untuk mengajukan visa kerja

Jangan lupa untuk memperhatikan hal-hal berikut ini saat Anda ingin mengajukan visa kerja ke luar negeri.

Mendapatkan pekerjaan terlebih dahulu

Lebih mudah untuk mendapatkan visa kerja jika Anda sudah mendapatkan pekerjaan terlebih dahulu. Baik itu karena dikirim oleh kantor cabang di Indonesia, atau memang melamar langsung ke perusahaan.

Bagi Anda yang ingin mendapatkan work permit sebelum memiliki pekerjaan, maka rangkaian prosedurnya lebih panjang. Salah satunya, Anda harus menyediakan dokumen pemeriksaan kesehatan dari rumah sakit.

Saat ini ada banyak situs-situs yang menyediakan lowongan pekerjaan ke luar negeri. Baik itu perusahaan komersil atau lembaga sosial.

Mereka yang memiliki kemampuan spesifik biasanya memiliki peluang yang lebih besar untuk dibutuhkan tenaganya di luar negeri. Misalnya, designer, penulis, fotografer, koki, konsultan, atau guru.

Tanyakan langsung ke kantor kedutaan negara tujuan

Sebenarnya banyak orang yang menceritakan pengalamannya saat mengurus visa kerja lewat blog pribadi mereka. Sehingga siapa saja bisa mengakses informasi ini sebagai referensi.

Namun, alangkah lebih baiknya jika Anda mencari tahu langsung ke kantor kedutaan atau konsulat negara tujuan. Anda bisa mencari informasi dari situs resmi mereka, atau langsung datang ke kantornya.

Kemudian buat daftar mengenai semua kebutuhan untuk membuat visa kerja.

Minta daftar dokumen yang dibutuhkan perusahaan

Saat ini banyak perusahaan yang menggunakan jasa agensi untuk membantu perizinan kerja karyawannya yang expatriat. Oleh karenanya, pihak agensi akan memberikan daftar dokumen atau persyaratan yang berkaitan dengan pengajuan visa kerja.

Oleh karena itu, Anda harus banyak berkomunikasi dengan bagian personalia mereka. Biasanya mereka akan mengirimkan daftar dokumen yang dibutuhkan. Jangan sungkan untuk menanyakan dengan detail mengenai semua keperluan visa kerja Anda.

Makin cepat Anda lengkapi persyaratan, makin cepat pula mereka mengajukan permohonan visa kerja.

Bawa dokumen lengkap pada hari keberangkatan

Saat hari keberangkatan, print surat kerja serta persetujuan visa yang dikirim perusahaan.

Dokumen ini akan diminta oleh pihak imigrasi saat di bandara. Juga saat Anda sampai ke negara tujuan, pihak imigrasi di bandara setempat akan meminta dokumen ini sebagai bukti dan lampiran.

Jika tidak ada bukti ini, Anda akan kesulitan melewati bagian imigrasi.

Urus dari jauh hari

Mengingat waktu pengurusan dan semua persyaratan yang dibutuhkan, Anda harus mengurus dari jauh-jauh hari. Dari pengumpulan dokumen hingga Anda benar-benar memiliki visa kerja, waktu yang dibutuhkan sekitar 30 sampai 45 hari.

Untuk menyingkat waktu, minta pihak penerjemah tersumpah mengirimkan dokumen terjemahan melalui pos setelah Anda membayar.

Mengurus visa kerja bisa dibilang memang harus sabar. Anda harus mau mengantri serta bolak balik antara kantor kedutaan, kantor perwakilan negara tujuan, kantor lama Anda, serta menyiapkan fotokopi berkas yang dibutuhkan.

Sebagai selingan, baca juga pertimbangan bagi Anda yang hendak merantau ke Jakarta.

Komentar