Bagaimana Cara: Menjadi Influencer Di Media Sosial!

Bagaimana Cara: Menjadi Influencer Di Media Sosial!

Tidak dipungkiri lagi bahwa kebutuhan akan media sosialisasi merupakan hal yang krusial dalam bisnis apa saja. Pada era kemajuan teknologi informasi ini, rasanya setiap orang memiliki kesempatan untuk ambil bagian dalam kegiatan sosialisasi bisnis ini. Salah satunya dengan menjadi influencer.

Pekerjaan sebagai influencer kini menjadi sumber penghasilan, baik sampingan maupun penghasilan utama. Banyak anak muda Indonesia yang mulai mencari kesempatan pada bidang ini.

Bagi Anda yang ingin memulai untuk menjadi influencer, berikut adalah cara jadi influencer dan beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membuat branding akun, hingga mendapatkan perusahaan yang mau melakukan endorsement di akun media sosial Anda.

1. Tentukan apa yang Anda sukai

Poin ini mungkin terkesan klise. Namun sebenarnya melakukan apa yang Anda sukai merupakan fondasi awal dalam memulai apapun.

Bayangkan jika Anda harus mencari ide dan posting konten secara berkala, tapi tidak menyukai tema yang Anda lakukan. Pada akhirnya, cepat atau lambat, Anda akan merasa bosan atau jenuh.  Apalagi proses untuk menjadi influencer membutuhkan konsistensi dan waktu yang panjang.

Hal ini juga nantinya akan membentuk branding dari akun yang dijalankan. Sehingga menentukan produk apa yang bisa melakukan promosi di akun Anda.

Misalnya, jika Anda membuat akun tentang kosmetik, maka prospek endorsement yang bisa didapatkan adalah dari produsen kosmetik dan fashion. Walaupun tidak menutup kemungkinan Anda akan mendapatkan proyek dari jenis produk lainnya, namun menentukan konsep awal dari apa yang Anda sukai merupakan patokan dari branding dan citra yang akan dibangun nantinya.

Ingat, walaupun apa yang Anda sukai bukanlah hal yang trendi, bukan berarti tidak ada yang tertarik. Memaksakan diri untuk menjalankan tema akun hanya karena alasan trandi, tidak berakibat baik untuk usaha Anda.

2. Buat perencanaan secara rutin

Anda akan butuh rencana atau konsep untuk kebutuhan posting konten, baik itu di Instagram, Facebook, blog, atau YouTube. Memiliki rencana akan sangat membantu, terutama jika konten Anda membutuhkan biaya.

Ada beberapa poin yang bisa Anda ikuti untuk membuat perencanaan rutin.

Buat hari wajib posting

Bagi Anda yang berencana menggunakan tema dengan persiapan khusus atau memang masih memiliki pekerjaan utama, membuat konten secara rutin bisa jadi agak menantang. Karena Anda harus menentukan kapan memulai persiapan, kapan merekam video atau mengambil foto, editing, kemudian kapan upload konten ke akun media sosial.

Adapun tema yang membutuhkan persiapan khusus misalnya, akun tentang memasak, DIY (do it yourself), serta jalan-jalan atau traveling.

Anda bisa membuat log seperti ini

Hari Tema Minggu 1Tema Minggu 2Tema Minggu 3Tema Minggu 4
SeninModerasi komenModerasi komenModerasi komenModerasi komen
Selasa
RabuPersiapanPersiapanPersiapanPersiapan
Kamis
Jumat Pengambilan foto/ videoPengambilan foto/ videoPengambilan foto/ videoPengambilan foto/ video
Sabtu Editing dan uploadEditing dan uploadEditing dan uploadEditing dan upload
Minggu

Tabel di atas hanya contoh, Anda bisa merubah sesuai kebutuhan dan frekuensi pembuatan konten dan upload.

Supaya lebih semangat, buat tracker bulanan seperti ini.

MingguKontenCatatan
1
2
3
4

Dengan demikian, Anda bisa mengevaluasi perkembangan akun-akun Anda. Yang paling penting, Anda bisa mengatur waktu antara membangun akun dengan kegiatan lainnya.

Pelajari dan dapatkan referensi dari akun lain

Selain mengatur waktu untuk membuat dan upload konten, Anda juga harus mencari referensi lain. Dengan memiliki referensi, Anda bisa mendapatkan inspirasi untuk konten-konten selanjutnya.

Jangan lupa untuk siapkan buku catatan untuk menuliskan semua ide yang Anda miliki. Jangan takut soal benar salah, atau gagal berhasil. Tuliskan saja dulu semuanya, lalu Anda pilah lagi mana yang bisa dilakukan dan mana yang harus ditunda.

Optimalkan Instastory dan FB Story

Selain menggunakan feed pada akun media sosial, optimalkan pula bagian story.

Anda bisa mengupload konten ringan seperti momen di belakang layar, atau foto-foto bahan yang baru dibeli. Dengan media Instastory, Anda bahkan bisa berkomunikasi dengan mereka yang tertarik dengan bidang Anda. Caranya, buat polling atau tanyakan apa masukkan mereka untuk konten selanjutnya.

Karena lebih bersifat kasual, Anda tidak perlu membuat hari khusus, tapi pastikan dalam seminggu Anda membuat konten untuk Instastory dan FB Story beberapa kali.

3. Ikuti akun-akun yang setema

Bangun jaringan dengan pegiat media sosial lainnya. Ikuti akun-akun yang memiliki tema sama dengan Anda.

Tidak perlu mendekati akun-akun besar. Anda bisa saja mendekati akun-akun yang tidak memiliki follower berjumlah besar, yang penting memiliki tema sama. Dengan demikian, Anda bisa berdiskusi bersama mengenai berbagai hal.

Jika memungkinkan, jangan lupa untuk mengajak influencer lain berkolaborasi. Dengan muncul pada konten akun lain, artinya Anda sekalian memperkenalkan diri ke follower mereka.

4. Gunakan platform untuk influencer marketing

Saat ini ada beberapa perusahaan yang menyediakan platform bagi para influencer. Platform ini menghubungkan antara Anda sebagai influencer dan pemilik usaha yang membutuhkan promosi.

Berikut adalah beberapa perusahaan yang bisa menjadi tempat untuk para influencer baru menemukan endorse.

Sociabuzz

laman sociabuzz

Sumber : sociabuzz.com

Platform ini bisa menghubungkan Anda dengan pihak yang membutuhkan influencer. Anda hanya perlu membuat akun di website ini serta menyediakan data lengkap agar para pencari influencer bisa mengetahui profil lengkap akun Anda.

Jika ada perusahaan atau produsen yang memilih profil Anda, maka Anda dan calon klien bisa langsung berkomunikasi lewat fitur chat. Kesepakatan harga dan hal lainnya bisa diatur langsung tanpa perantara.

Partipost

laman partipost

 

Sumber : partipost.com

Pertama-tama yang harus dilakukan adalah unduh dan pasang aplikasi ini di smartphone Anda. Buat akun, kemudian pilih campaign yang sedang berjalan.

Jika sudah menemukan campaign yang diinginkan, upload campaign tersebut di akun media sosial Anda. Makin banyak Like dan Share untuk campaign, maka makin banyak reward yang didapatkan.

Aplikasi ini cocok untuk Anda yang tidak ingin menjadi influencer professional, tapi memiliki cukup banyak follower atau teman di media sosial.

Menjadi influencer ini memang termasuk usaha modal kecil, namun komitmen yang besar. Jadi jangan menyerah di tengah prosesnya.

Semoga penjabaran sederhana ini bermanfaat untuk Anda yang ingin menjadikan media sosial tempat berkreasi dan menghasilkan uang.

Komentar