Bagaimana Cara Membuat SIM Secara Online? Dan Apa Saja Persyaratannya?

Bagaimana Cara Membuat SIM Secara Online? Dan Apa Saja Persyaratannya?

Bagi Anda yang mau membuat Surat Izin Mengemudi (SIM), ini adalah saat yang tepat. Pasalnya, pihak Kepolisian Indonesia (Polri) akan menggelar pembuatan SIM gratis, dan berlaku di seluruh Indonesia. Kegiatan ini hanya berlaku pada tanggal 1 Juli dalam rangka Hari Ulang Tahun Bhayangkara.

Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 60 tahun 2016 mengenai biaya pembuatan SIM. Biaya pembuatan SIM yang ada dalam peraturan ini yaitu;

  1. biaya pembuatan SIM A Rp 120.000,
  2. biaya pembuatan SIM B1 Rp 120.000,
  3. biaya pembuatan SIM B2 Rp 120.000
  4. biaya pembuatan SIM C Rp 100.000,
  5. biaya pembuatan SIM C1 Rp 100.000,
  6. biaya pembuatan SIM C2 Rp 100.000,
  7. biaya pembuatan SIM D Rp 50.000.

Berikut ini adalah persyaratan dan cara membuat SIM sesuai dengan regulasi terbaru yang berlaku saat ini.

Syarat-syarat pembuatan SIM

Adapun syarat-syarat membuat SIM adalah sebagai berikut.

Usia

Pastikan Anda sudah memenuhi batas usia berikut ini. Jika seseorang yang masih di bawah umur mengemudi kendaraan, maka ia akan dianggap melanggar hukum. Selain risiko tilang atau denda, jika si pengendara mengalami kecelakaan, pihak asuransi akan menolak klaimnya.

  1. SIM A, SIM C, dan SIM D minimal berumur 17 tahun
  2. SIM B1  kendaraan pribadi minimal berumur 20 tahun
  3. SIM B2 kendaraan pribadi minimal berumur 21 tahun
  4. SIM B1 Umum (kendaraan umum) minimal berumur 22 tahun
  5. SIM B2 Umum (kendaraan umum) minimal berumur 23 tahun

Jenis kendaraan

Selain usia, Anda juga harus mengetahui bahwa setiap golongan SIM digunakan untuk jenis kendaraan yang berbeda pula.

  1. SIM A untuk pengemudi mobil penumpang atau barang dengan jumlah berat kurang dari 3.500 kg.
  2. SIM B1 untuk pengemudi mobil penumpang atau barang dengan jumlah berat lebih dari 3.500 kg.
  3. SIM B2 untuk pengemudi kendaraan gandengan, kendaraan penarik, alat berat dengan berat lebih dari 1000 kg.
  4. SIM C bagi pengemudi motor roda dua.
  5. SIM C1 bagi pengemudi motor dengan kapasitas mesin 250 cc sampai 500 cc.
  6. SIM C2 bagi pengemudi motor dengan kapasitas mesin lebih dari 500 cc.
  7. SIM D bagi pengemudi kendaraan khusus untuk penyandang disabilitas.

Selain persyaratan di atas, Anda juga harus memiliki kelengkapan administratif lainnya, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), surat keterangan kesehatan dari dokter, dan bukti pengajuan SIM yang didapatkan saat Anda mendaftar.

Sedangkan khusus untuk pembuatan SIM gratis, syaratnya berbeda di setiap kota atau daerah. Misalnya, Kepolisian Daerah Jawa Timur, menggratiskan pembuatan SIM untuk mereka yang lahir tanggal 1 Juli. Syarat yang sama juga berlaku di Bandung, Makassar dan Pangkal Pinang.

Selain tanggal lahir, Pangkal Pinang juga menggratiskan pembuatan SIM untuk masyarakat tidak mampu dan supir angkutan umum.

Prosedur membuat SIM online

Saat ini, pendaftaran untuk membuat SIM bisa dilakukan secara online. berikut adalah langkah-langkahnya.

1. Kunjungi situs korlantas.polri.go.id kemudian klik “Pendaftaran SIM Online”.polri site

2. Anda akan diarahkan ke laman pendafataran. Klik “Mulai” untuk mengisi semua informasi yang dibutuhkan.

polri site (1)

3. Jika semua kolom dalam formulir sudah diisi, selanjutnya Anda akan menerima kode verifikasi. Jika kode verifikasi sudah diinput, Anda tinggal menunggu pemberitahuan bahwa pengajuan SIM berhasil.

4. Selanjutnya, Anda akan menerima email yang berisi bukti pembuatan SIM berhasil.

5. Langkah selanjutnya adalah membayar ke Anjungan Tunai Mandiri (ATM) sesuai biaya golongan SIM yang diajukan.

6. Selanjutnya, Anda tinggal mengunjungi tempat pembuatan SIM atau pos SIM keliling, dengan membawa email bukti pengajuan SIM, bukti pembayaran dari ATM, KTP, dan surat keterangan sehat dari dokter.

7. Petugas kemudian akan melakukan verifikasi kelengkapan persyaratan, kemudian mengambil sidik jari Anda, foto, serta tanda tangan.

8. Langkah selanjutnya yaitu menentukan waktu tes teori dan praktik. Dalam tes teori ini, Anda akan diberikan soal-soal mengenai rambu lalu lintas, dan keamanan berkendara secara umum. Dari total 30 soal, jawaban yang harus benar, minimal, adalah 21 soal. Kurang dari 21 jawaban yang benar, Anda tidak dapat lulus untuk mendapatkan SIM. Waktu yang diberikan untuk mengerjakan soal adalah 15 menit.

Setelah Anda dinyatakan lulus ujian atau tes teori, Anda akan menjalani tes praktik, atau tes mengemudi sesuai golongan SIM yang diinginkan. Tes mengemudi di sini untuk melihat bagaimana mengemudi kendaraan dengan benar. Pada tes praktik SIM C misalnya, Anda harus berhasil melewati rintangan, mengemudi dalam jalur berliku seperti angka 8 dan zig zag, serta melewati rintangan.

9. Jika Anda lulus, maka tinggal tunggu proses pencetakan SIM.

Setelah mendapatkan SIM, Anda juga harus mengetahui bagaimana cara memperpanjang SIM yang harus Anda lakukan setiap 5 tahun sekali.

Sedangkan khusus tahun ini (2020), bagi Anda yang masa jatuh tempo SIM di tanggal 17 Maret sampai 29 Mei, maka diberikan dispensasi sampai tanggal 31 Agustus 2020. Sehingga, Anda bisa tetap melakukan social distancing untuk mencegah penularan COVID-19.

Komentar