Bagaimana Mengumpulkan Modal Untuk Menikah?

Bagaimana Mengumpulkan Modal Untuk Menikah?

Menikah adalah ibadah. Kegiatan mulia tersebut menjadi tujuan akhir setiap pasangan. Sudah jadi hal lumrah bahwa menikah memerlukan dana. Besar kecilnya dana menikah tergantung bujet Anda dan pasangan. Langkah penting setelah menyusun anggaran adalah mengumpulkan modal untuk menikah. Bagian finansial inilah menjadi penentu pernikahan impian Anda.

Mengumpulkan modal untuk menikah bisa dimulai dengan menabung dan menyisihkan masing-masing pendapatan sesuai kesepakatan. Dengan menerapkan hal ini secara rutin dan disiplin niscaya modal menikah Anda akan memenuhi bujet. Cara lainnya adalah dengan mengajukan pinjaman dana.

Apabila pendapatan Anda dan pasangan pas-pasan maka tetapkan pernikahan sederhana namun berkesan. Intinya, saat menggelar pesta pernikahan harus sesuai anggaran dan kemampuan agar pengumpulan modal berlangsung lancar. Ingat, masih banyak kebutuhan menanti Anda setelah pesta pernikahan usai. Dan, bagi Anda yang mau menikah tahun depan, ikuti tips mengumpulkan  modal untuk menikah berikut !

1. Menyisihkan penghasilan

Cara ini wajib dan harus dilakukan sebagai pasangan yang mau menikah. Dengan menyisihkan penghasilan minimal 20 persen, maka tabungan pernikahan Anda akan terkumpul. Apabila salah satu dari Anda memiliki penghasilan lebih besar, bisa menabung lebih banyak. Lakukan cara ini secara rutin agar mencapai anggaran yang telah ditentukan.

Seandainya hanya ada satu pihak saja yang memiliki penghasilan tetap, maka pihak lain bisa membantu dengan cara lain. Misalnya, menambah pemasukan melalui usaha atau pekerjaan sampingan. Dengan demikian kerja sama Anda akan membuahkan hasil dan menciptakan pernikahan impian.

2. Investasi

Menurut Lisa Soemarto,  Financial Planner Indonesia, alokasikan dana menikah ke dalam bentuk investasi. Hal ini karena investasi akan membuahkan hasil lebih besar ketimbang tabungan. Pemilihan produk investasinya sebaiknya tergantung jangka waktu pemakaian investasi tersebut. Apabila Anda berencana menikah dalam kurun waktu kurang dari tiga tahun maka manfaatkan emas sebagai investasi karena nilainya akan selalu meningkat dan memiliki tingkat risiko rendah.

Sementara untuk pasangan yang akan menikah dalam lima tahun lagi disarankan untuk memilih reksadana sebagai investasi jangka panjang. Semakin panjang menentukan jangka waktu reksadana maka risikonya semakin rendah dan hasilnya semakin besar. Anda bisa mencari perusahaan reksadana terpercaya atau melalui reksadana online.

3. Membuat tabungan bersama

Langkah pengumpulan modal selanjutnya adalah membuat tabungan bersama. Tabungan bersama ini bisa menjadi wadah setelah Anda dan pasangan masing-masing menyisihkan penghasilan setiap bulannya. Bahkan ketika menerima bonus dan tunjangan, segera letakkan di tabungan bersama ini setengahnya.

Adanya tabungan bersama sekaligus memantau berapa pengeluaran dan pemasukan setiap bulan. Sehingga keuangan lebih terarah karena berasal dari satu lumbung. Anda juga bisa membuat kartu ATM supaya lebih mudah saat hendak melakukan pembayaran uang muka dengan vendor-vendor. Upayakan mencari tabungan bersama yang bebas biaya admin agar saldo tabungan tidak tergerus setiap bulan.

4. Berhemat dan kencangkan ikat pinggang

Ketika Anda dan pasangan berencana menikah, maka segera berhemat dan hindari pengeluaran-pengeluaran konsumtif. Anda bisa memulai untuk mengurangi biaya kencan seperti menonton bioskop dan makan di restoran setiap minggu. Lebih baik alokasikan dananya ke dalam tabungan atau investasi.

Ketika Anda mulai berhemat dan mengencangkan ikat pinggang maka pelan-pelan kebutuhan pernikahan Anda akan terwujud. Misalnya, dengan mengurangi biaya kencan, Anda bisa membeli seserahan untuk lamaran atau menyicil baju pernikahan.

5. Pengajuan Kredit Tanpa Agunan

Mengajukan kredit tanpa agunan kerap menjadi solusi bagi pasangan yang kekurangan dana menjelang detik-detik terakhir pernikahan. Meskipun sudah menabung, berinvestasi dan berhemat, jumlah dana tunai masih belum melampaui anggaran. Carilah KTA dengan suku bunga rendah, durasi penyetujuan cepat, dan persyaratan mudah.

Ketika mengajukan pinjaman sebaiknya pilih bank dengan suku bunga tetap (fixed rate) dan memiliki tenor pinjaman cukup lama. Agar memudahkan Anda saat membayar angsuran. Lakukan pertimbangan matang dan hitung melalui kalkulator KTA kami untuk mengetahui simulasi angsuran bulanan.

Dengan mengajukan pinjaman, seluruh kekurangan modal untuk menikah dapat teratasi. Anda bisa melakukan survey terlebih dahulu mengenai bank pemberi pinjaman terbaik. Bahkan, saat ini Anda dapat mengajukan pengajuan KTA online dengan proses lebih cepat dan mudah tanpa harus ke bank terlebih dahulu. Beberapa bank penyedia KTA online ini antara lain HSBC, DBS, Standard Chartered dan Tunaiku!

Rencanakan pernikahan impian Anda dari sekarang. Dan mulai mempraktikkan cara-cara di atas untuk menghasilkan finansial secara matang sehingga bujet akan terkumpul. Selamat mencoba!

Sesuaikan anggaran Anda setelah tahu Berapa Sih Biaya Untuk Menikah Itu?

Image : Huffington Post

Komentar