Mudahnya Cara Menghitung Pajak Penghasilan Untuk Para Freelancer / Pekerja Lepas

Mudahnya Cara Menghitung Pajak Penghasilan Untuk Para Freelancer / Pekerja Lepas

Sebagai seorang warga negara, pajak merupakan kewajiban yang harus dibayarkan oleh mereka yang sudah memiliki penghasilan, apapun profesinya. Tentu saja wajib pajak ini juga termasuk mereka yang menjadi pekerja lepas atau freelancer.

Berbeda dengan karyawan tetap yang bekerja di bawah naungan perusahaan atau instansi yang memiliki bagian khusus untuk menghitung pajak penghasilan, para pekerja lepas harus menghitung sendiri pajak penghasilannya. Oleh karena itu sebagai pekerja lepas, Anda akan membutuhkan bantuan aplikasi untuk menghitung pajak penghasilan.

Berikut ini akan kami jelaskan bagaimana mengetahui besar pajak penghasilan yang harus Anda bayarkan ke pemerintah. Selain itu, ada beberapa poin dalam undang-undang yang berkaitan dengan pajak dan harus Anda ketahui.

Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh21)

Pajak penghasilan pasal 21, atau yang lebih dikenal dengan PPh 21, sesuai dengan Peraturan Direktur Jendral Pajak Nomor PER-32/PJ/2015 merupakan pajak yang dikenakan atas penghasilan baik itu dalam bentuk gaji, upah, honor, tunjangan, dan pembayaran lainnya yang berkaitan dengan jasa, jabatan, atau kegiatan yang dilakukan oleh subyek pajak dalam negeri.

Oleh karenanya semua yang memiliki penghasilan, termasuk pekerja lepas, merupakan peserta dari PPh 21 ini.

Sebagaimana ketentuan pajak untuk para pekerja dalam perusahaan atau instansi, pajak untuk pekerja lepas juga diatur oleh pemerintah pusat. Adapun pengaturan-pertauran mengenai PPh 21 untuk pekerja lepas ini bisa diringkas dalam poin-poin berikut ini:

  1. Pemotongan PPh 21 tidak dilakukan jika penghasilan belum mencapai Rp 450.000 per hari;
  2. PPh 21 berlaku untuk mereka yang penghasilan per harinya sejumlah atau lebih dari Rp 450.000, pemotongan dikurangkan dari penghasilan bruto;
  3. Jika seorang pegawai tidak tetap memiliki penghasilan satu bulan kalender melebihi angka Rp 4.500.000 maka pajak dapat dikurangkan dari jumlah penghasilan bruto;
  4. Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) per hari menjadi dasar untuk penetapan PTKP yang sebenarnya yaitu sebesar Rp 54 juta dibagi 360 per hari.

Jadi, jika sebagai pekerja lepas penghasilan Anda belum mencapai Rp 450.000, maka Anda belum wajib membayar PPh 21. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan tentang PPh 21 tahun 2016.

Namun jika Anda tidak memiliki penghasilan dengan jumlah tetap, maka Anda bisa mengakumulasikan apakah dalam setahun penghasilan Anda sudah mencapai Rp 54 juta.

Menghitung penghasilan pekerja lepas

Untuk memudahkan Anda dalam memberikan gambaran tentang perhitungan PPh 21 untuk pekerja lepas, akan disajikan contoh sebagaimana berikut ini.

Misalnya seorang pekerja lepas bekerja dengan tariff harian Rp 300.000, maka perhitungan pajaknya adalah:

Perhitungan PPh 21 terutang pada hari pertama (ke 1) 
Upah sehariRp 300.000
Upah batas harianRp 450.000
Penghasilan kena pajak sehari0
PPh 21 dipotong atas upah sehari0

Perhitungan PPh 21 terutang pada hari ke 23, karena jumlah kumulatif (keseluruhan upah) sudah mencapai Rp 4.500.000 dalam kurun waktu satu bulan.

Perhitungan PPh 21 terutang pada hari ke 23 
Upah sampai hari ke 23 (Rp 300.000 X 23)Rp 6.900.000
PTKP sebenarnya 23 X (Rp 54 juta / 360)Rp 3.450.000
Penghasilan kena pajakRp 6.900.000 – Rp 3.450.000 = Rp 3.450.000
PPh 21 terutang hari ke 23 (Rp 3.450.000 X 5%)Rp 172.500

Jadi pada hari ke 23, bayaran yang diterima adalah  Rp 300.000 – Rp 172.500 = Rp 127.500

Biasanya perusahaan yang menjadi klien akan memotong langsung pajak dari pekerja lepas ini untuk pembayaran pajak. Namun jika tanggungjawab pembayaran pajak sepenuhnya diberikan pada orang ini, maka dia harus membayarkan pajaknya langsung ke bank.

Gunakan aplikasi

Sebagai individu, para pekerja lepas mungkin membutuhkan bantuan untuk menghitung pajak penghasilannya. Bantuan dalam perhitungan pajak penghasilan ini bisa didapatkan dari jasa konsultan keuangan atau lewat program di website.

Tidak banyak individu yang menggunakan jasa konsultan keuangan untuk menghitung besaran pajaknya. Hal ini dikarenakan harga untuk jasa konsultan terbilang mahal. Apalagi jika penghasilan seorang pekerja lepas belum terlalu banyak, maka jasa seorang konsultan belumlah dibutuhkan karena perhitungan pajaknya tidak terlalu rumit.

Untuk mempermudah Anda dalam menghitung pajak penghasilan (PPh 21), maka Anda bisa menggunakan aplikasi perhitungan pajak penghasilan. Ada dua program yang bisa digunakan untuk menghitung pajak penghasilan yaitu Solfina dan Gadjian.

Solfina

Solfina merupakan sebuah program yang menghitung PPh 21 untuk penghasilan Anda. Program ini terus mengalami penyesuaian yang mengacu pada peraturan perhitungan pajak dan tunjangan baru dari pemerintah.

Solfina kalkulator gaji PPh 21

Dari tampilan di atas bisa dilihat bahwa program ini juga menghitung berapa iuran tunjangan kesehatan, ketenagakerjaan, dan pensiun dari jumlah gaji yang diterima.

Dengan adanya program ini, Anda tidak perlu bingung menghitung sendiri besaran PPh 21 atau iuran tunjangan yang harus dibayarkan.

Solfina bahkan bisa digunakan bagi Anda yang memiliki honor dengan mata uang asing. Perhitungan juga bisa dilakukan berdasarkan PPh Net atau Gross.

Di sini Anda bisa menghitung pajak berdasarkan gaji harian, mingguan, atau bulanan. Jadi program ini juga cocok untuk mereka yang menjadi pekerja harian.

Gadjian

Program lainnya yang bisa digunakan adalah Gadjian. Program ini cocok untuk Anda yang memiliki usaha sampingan dengan beberapa karyawan. Anda bisa menghitung payroll, pajak, tunjangan, dan lembur.

Gadjian aplikasi kalkulasi PPh pekerja lepas

Program ini menyediakan fitur pembayaran secara mingguan, bulanan, bahkan tahunan. Metode perhitungan yang tersedia juga sudah mengikuti standar perhitungan yang berlaku yaitu Gross, Gross Up, dan Net.

Gadjian menyediakan sistem perhitungan pajak penghasilan dan tunjangan untuk keperluan pengisian Surat Pemberitahuan Tahunan Elektronik (e-SPT) pajak.

Dengan penjelasan di atas, maka jelaslah bagaimana perhitungan PPh 21 bagi Anda yang bekerja sebagai pekerja lepas atau freelance.

Mengetahui perhitungan pajak ini penting agar Anda bisa membayar pajak secara rutin setiap tahunnya. Karena pajak ini bermafaat bagi kita secara langsung. Pajak yang Anda bayarkan ini digunakan membangun fasilitas umum, dan nantinya fasilitas ini akan Anda gunakan juga.

Selanjutnya, jika Anda ingin lebih jauh mengetahui pekerjaan freelance yang bisa dikerjakan jarak jauh maka simak artikel tentang para digital nomad di Indonesia ini.

Komentar