Caranya Naik Haji dan Umrah Sebelum Berkepala Empat

Caranya Naik Haji dan Umrah Sebelum Berkepala Empat

Siapa bilang naik haji di usia muda tidak mungkin?

Sebenarnya, jumlah Jemaah haji dan umrah yang berusia muda di Indonesia cukup besar. Menurut data Kementerian Agama tahun 2017, jumlah Jemaah haji Indonesia berusia 30 sampai 40 adalah 9,2%. Sedangkan, Jemaah haji usia 41 sampai 50 memenuhi kuota 26,34%.

Di sisi lain, fakta bahwa sekitar 60% jemaah haji Indonesia berusia di atas 50 tahun menunjukkan pada kita bahwa masih banyak yang belum sadar kalau menunaikan ibadah haji, apalagi umrah, di usia muda tidaklah mustahil.

Nah, tinggal lakukan langkah-langkahnya dalam mengumpulkan uang untuk haji dan umrah.

Cara menabung untuk umrah dan haji

Berhubung haji dan umrah memiliki produk keuangan yang berbeda, kami akan membagi pembahasan ini menjadi dua bagian.

Haji

Menurut keterangan dari anggota DPR Ace Hasan Syadzily, biaya haji untuk tahun 2019 yang harus dibayar Jemaah adalah Rp 35.235.602. Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) ini pastinya lebih tinggi dibandingkan BPIH tahun sebelumnya. Jadi, pastikan Anda memperhitungkan prediksi kenaikan biaya ibadah haji di tahun yang ditargetkan.

Misalnya, jika rata-rata BPIH naik sekitar 3% tiap tahunnya, dengan perkiraan inflasi 7% per tahun, maka Anda harus menyiapkan tabungan lebih banyak. Jadi, misalnya tahun ini BPIH tahun ini Rp 35 juta, maka 5 tahun kemudian berkisar Rp 57 jutaan. Sedangkan, 10 tahun kemudian sekitar Rp 94 jutaan.

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat akun tabungan haji sesegera mungkin. Walaupun Anda belum memiliki banyak uang untuk disimpan, jangan menunda untuk membuka tabungan haji.

Ada banyak bank dengan program tabungan haji yang menerima setoran awal dari Rp 100.000 atau Rp 200.000. Hanya saja, Anda memang harus mengatur keuangan untuk membayar angsuran rutinnya. Lebih mudahnya, mari lihat simulasi tabungan haji berikut ini.

Simulasi untuk target haji 5 tahun 

ONH (Ongkos Naik Haji ) sekarang : Rp 35.000.000

Pertambahan biaya haji (Kenaikan ONH di luar adanya inflasi) : 3%

Inflasi tahunan : 7% (hanya perkiraan)

Setoran awal tabungan : Rp 100.000

Perencanaan biaya haji

Perkiraan ONH (5 tahun lagi) : Rp 57.585.812,72

Setoran bulanan tabungan haji : Rp 863.856,51 per bulan

Sumber: simulasideposito.com

Simulasi untuk target haji 10 tahun 

ONH (Ongkos Naik Haji ) sekarang : Rp 35.000.000

Pertambahan biaya haji (Kenaikan ONH di luar adanya inflasi) : 3%

Inflasi tahunan : 7% (hanya perkiraan)

Setoran awal tabungan : Rp 100.000

Perencanaan biaya haji

Perkiraan ONH (10 tahun lagi) : Rp 94.746.452,18

Setoran bulanan tabungan haji : Rp 640.293,49 per bulan

Sumber: simulasideposito.com

Pastinya jika Anda ingin bisa segera berangkat, maka angsuran yang disetorkan secara rutin tidak bisa terlalu kecil.

Karena pihak bank tabungan haji akan mendaftarkan nama Anda jika saldo sudah mencapai minimum setoran awal biaya haji. Makin cepat nama Anda didaftarkan, makin cepat pula Anda bisa berangkat haji.

Jadi, jika usia Anda saat ini 27-30 tahun, maka naik hajj sebelum usia 40 tahun sangatlah memungkinkan.

Umrah

Umrah memang lebih murah daripada haji, penyelenggaranya pun bisa siapa saja. Namun pastikan, Anda hanya memilih penyelenggara perjalanan umrah yang terpercaya.

Pastikan Anda mengetahui 3 hal ini agar tidak tertipu agen perjalanan umrah palsu. Sudah banyak korban penipuan berkedok umrah, jadi lindungi diri dan keluarga Anda dengan memilih agen yang terpercaya.

Biaya umrah saat ini pun sekitar Rp 20 jutaan, sesuai dengan arahan dari Kementerian Agama. Jadi jika ada agen yang menawarkan harga lebih mahal, perhatikan beberapa poin ini:

  • Apakah mereka terdaftar sebagai agen perjalanan resmi?
  • Apakah ada tambahan fasilitas lain selain umrah?

Cara menabungnya, bisa menggunakan tabungan umrah. Bank-bank syariah di Indonesia juga sudah banyak yang menyediakan fasilitas ini.

Sistemnya sama seperti tabungan berjangka, hanya saja tanpa riba. Jadi jumlah akhir yang diterima merupakan hasil dari dana setoran tambah pembagian hasil sesuai dengan hukum perbankan syariah.

Mengingat umrah bisa dilakukan kapan saja, maka tabungan umrah memberi fleksibilitas jangka waktu tabungan pada nasabahnya. Selain itu, ada juga program asuransi syariah yang didapatkan nasabah.

Setoran awal tabungan umrah biasanya Rp 300.000. Jadi, jika Anda ingin mengumpulkan Rp 20 juta dalam tiga tahun, maka setoran per bulan sekitar Rp 555.000.

Kenapa lebih baik menunaikan ibadah umrah dan haji saat muda?

Tidak hanya AturDuit, namun pihak Kementerian Agama pun mendorong umat muslim yang masih muda untuk menunaikan ibadah haji dan umrah. Berikut adalah dua faktor utamanya.

Kondisi badan yang masih kuat

Dengan usia muda, maka kondisi badan pun masih prima. Hal ini bisa membuat Anda menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lebih nyaman. Sehingga, Anda juga tidak perlu membawa pendamping untuk membantu selama prosesi ibadah haji.

Dengan adanya banyak paket umrah yang digabungkan dengan tur, ibadah umrah akan lebih menyenangkan jika Anda masih memiliki energi untuk berkeliling. Anda juga bisa memperluas wawasan setelah melakukan perjalanan sekaligus beribadah.

Masih leluasa secara waktu dan finansial

Pada usia muda, tanggungan belum banyak, terutama bagi yang masih lajang, pun sumber penghasilan masih ada. Dengan demikian, risiko tidak bisa membayar saat membuka tabungan haji pun lebih kecil.

Hal ini menunjukkan bahwa Anda memiliki kesempatan untuk mengumpulkan uang dengan tujuan ibadah juga lebih panjang. Baik itu ibadah haji maupun umrah. Bahkan, jika Anda mampu bisa mendaftar pada program haji plus dengan fasilitas yang lebih nyaman.

Jadi, jangan sampai gaya hidup trendi di sekitar Anda menghalangi niatan untuk berkunjung ke Tanah Suci.

Simak juga ulasan kami yang membahas tentang besaran biaya haji dan umrah di berbagai daerah. Juga link informasi menarik lainnya mengenai perjalanan ibadah ini.

Komentar