Bagaimana Cara Membayar MRT Jakarta? Dan Apa Saja yang Harus Diperhatikan?

Bagaimana Cara Membayar MRT Jakarta? Dan Apa Saja yang Harus Diperhatikan?

Moda Raya Terpadu (MRT) resmi beroperasi di Jakarta sejak Maret 2019. Adanya fasilitas ini merupakan terobosan untuk sistem transportasi di Indonesia. Hal ini karena MRT Jakarta memang yang pertama di Indonesia.

Bagi Anda yang baru mau mencoba penggunaan MRT atau berencana ke Jakarta, kami menghadirkan ulasan yang bisa membantu Anda mengenai bagaimana cara naik MRT, serta apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama berada dalam stasiun.

kartu mrt jakarta

Sumber : elshinta.com

Yang digunakan untuk membayar MRT

Ada beberapa kartu yang bisa Anda gunakan untuk membayar MRT.

Kartu MRT Jakarta

Kartu MRT Jakarta ini bisa Anda beli langsung pada stasiun MRT. Kartu ini ada dua macam, yaitu Single Trip Ticket (STT) dan Multi Trip Ticket (MTT).

Harga tiket untuk Single Trip adalah Rp 15.000 dan hanya bisa dipakai untuk satu kali perjalanan. Tiket ini sendiri masa berlakunya adalah satu hari. Jadi setelah perjalanan selesai, Anda bisa mengembalikan tiket ke petugas stasiun untuk menerima refund jika masih ada sisa saldo. Tentunya selama kartu yang dikembalikan tidak rusak, dan tidak lebih dari seminggu sejak pembelian kartu.

Kartu ini cocok bagi Anda dari luar kota yang hanya ingin berkunjung ke Jakarta beberapa hari.

Sedangkan tiket untuk Multi Trip diberi harga Rp 25.000. Jika tiket Single Trip harus digunakan (tap in) di stasiun pembelian kartu, tiket multi trip bisa digunakan kapan saja. Saat tap out, saldo minimal Anda setidak harus sebesar tarif minimum perjalanan.

Kartu e-money dari bank

Anda pasti tidak asing dengan produk kartu-kartu e-money dari berbagai bank nasional. Selain bisa digunakan untuk berbelanja, Anda juga bisa menggunakan kartu-kartu ini untuk membayar perjalanan MRT.

Kartu-kartu lain yang bisa digunakan adalah Flazz, e-money, TapCash, Brizzi, Jakcard. Jadi jika Anda sudah memiliki kartu-kartu ini, maka bisa langsung digunakan untuk MRT. Jangan lupa juga untuk mengisi ulang saldonya. Isi ulang kartu-kartu ini bisa dilakukan di ATM.

Adapun tarif normal MRT Jakarta adalah Rp 3.000 dengan tambahan Rp 1.000 untuk setiap stasiun berikutnya.

Selama bulan April 2019, pihak MRT Jakarta memberlakukan diskon 50% tarif perjalanan. Bagi Anda yang ingin mengetahui peta jalur MRT Jakarta, bisa dilihat pada situs jakartamrt.co.id.

Jaringan-MRT

Bagaimana cara naik MRT?

Menggunakan MRT sangatlah sederhana dan nyaman. Anda tinggal datang ke stasiun MRT Jakarta.

Jika Anda tidak memiliki kartu e-money, maka bisa membeli tiket (Single Trip atau Multi Trip) melalui loket atau Ticket Vending Machine (TVM).

Lalu tempelkan kartu (tap) pada gerbang penumpang. Setelah masuk, antre di belakang garis aman sesuai dengan jalur tujuan. Saat tiba di stasiun tujuan, tinggal tempelkan kembali kartu pada gerbang penumpang sebelum keluar.

Jika Anda memerlukan bantuan, maka mintalah bantuan pada petugas di stasiun.

Jadwal kereta pertama MRT adalah dari 5:30 dan kereta terakhir datang pukul 22:30.

Yang harus diingat saat naik MRT

Nah, karena fasilitas MRT ini masih baru, berikut adalah beberapa hal harus diingat saat berada di stasiun dan saat di atas MRT.

1. Jangan membuang sampah sembarangan.

Sebenarnya hal ini berlaku dimana saja, dan diharapkan Anda menerapkannya juga saat berada di stasiun MRT. Lebih baik lagi, jika Anda tidak makan dan minum di dalam stasiun dan kereta MRT.

2. Dahulukan penumpang turun

Budaya mendahulukan penumpang turun bisa dibilang masih kurang di Indonesia. Kalau Anda menggunakan KRL, orang-orang yang turun dan naik seringkali saling bertubrukan.

Nah, bagi Anda yang ingin menggunakan MRT, budayakanlah antri dan tidak menghalangi jalan penumpang yang turun. Begitupun di dalam kereta MRT, berilah jalan pada penumpang yang hendak turun dan masuk.

3. Jangan menggunakan makeup di dalam kereta

MRT akan melaju dalam kecepatan tinggi, sehingga bukan tempat aman untuk menggunakan makeup.

Selain makeup bisa terjatuh dan akhirnya membuat kereta kotor, mata Anda bisa tertusuk saat menggunakan mascara atau eyeliner dalam kereta MRT.

4. Utamakan mereka yang lebih membutuhkan

Selalu ingat bahwa tempat duduk diutamakan untuk orang lanjut usia, penyandang disabilitas, ibu hamil, dan orang tua yang menggendong anak.

Karena lorong MRT cukup lebar, Anda tetap bisa merasa nyaman walaupun berdiri.

5. Gerbang khusus untuk pengguna kursi roda dan yang membawa koper

Selalu perhatikan tanda pada gerbang masuk di stasiun MRT. Bagi Anda yang membawa koper atau pengguna kursi roda, gunakan gerbang yang sudah disediakan. Hal ini karena gerbang untuk penumpang biasa lebih kecil, sehingga barang bawaan atau kursi roda Anda mungkin tidak muat.

6. Patuhi rambu atau tanda di stasiun

Dalam stasiun ada berbagai tanda yang harus diperhatikan. Seperti tempat Anda berdiri menunggu kereta, tempat penumpang keluar, juga tanda jalur untuk berdiri diam dan jalur berjalan pada eskalator.

Dengan tertib saat menggunakan MRT, Anda akan membantu penumpang lain juga untuk merasa nyaman. Kebiasaan tertib ini juga akhirnya bisa diterapkan dalam segi kehidupan Anda lainnya.

Adanya fasilitas MRT ini juga menandakan makin luasnya penggunaan e-money di Indonesia. Nah, bagi Anda yang ingin mengetahui lebih lagi mengenai e-money, bisa disimak pada ulasan kami.

 

Sumber image : jakartamrt.co.id

Komentar