Contoh Mobil Paling Irit dan Paling Boros Bahan Bakar

Sebagian warga di Indonesia memerlukan sarana transportasi berupa mobil untuk beraktivitas dalam kesehariannya. Besarnya minat untuk memiliki mobil pada akhirnya membuat banyak produsen mobil di dunia melirik dan memutuskan untuk menanamkan investasi di Tanah Air. Minat produsen mobil yang menanamkan investasi di Indonesia seiring dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang terus tumbuh dengan baik, bahkan terbilang stabil bila dibandingkan dengan negara-negara tetangga. Perekonomian Indonesia diperkirakan mampu tumbuh di kisaran 6% pada tahun ini.

Besarnya minat produsen mobil yang masuk disebabkan juga pemerintah Indonesia memberikan dukungan dalam rangka meningkatkan arus investasi yang masuk ke Tanah Air. Keputusan pemerintah terkait Low Cost Green Car (LCGC) membuat pasar otomotif semakin berkembang. Adapun dampak dari kebijakan tersebut adalah fakta bahwa produsen mobil telah mengeluarkan sejumlah LCGC, yakni Honda mengeluarkan mobil Satya Brio, Toyota bekerjasama dengan Daihatsu mengeluarkan mobil Agya dan Ayla, Suzuki mengeluarkan mobil Suzuki Wagon, dan sebagainya.

Pemerintah beranggapan bahwa mobil yang dikeluarkan oleh produsen mobil tersebut merupakan jawaban bagi masyarakat yang hendak memiliki mobil. Mobil-mobil tersebut sudah memiliki fitur hemat bahan bakar tapi tetap memberikan kenyamanan dan keamanan. Produsen mobil memang sengaja memberikan fitur tersebut sebagai upaya mematuhi aturan pemerintah terkait dihadirkannya LCGC.

Produsen mobil memiliki peluang baru dengan dihadirkannya LCGC. Pasar otomotif Indonesia di tahun 2014 menjadi semakin menjanjikan, apalagi hal tersebut didukung dengan pertumbuhan ekonomi yang positif dan bertepatan dengan pemilihan umum (pemilu). Mereka akan mengoptimalkan potensi tersebut untuk terus bertumbuh dan berkembang.

Produsen mobil boleh senang karena kebijakan LCGC telah disahkan pemerintah, meskipun terdapat risiko penjualan mobil mewah di Indonesia. Meski pertumbuhan ekonomi diperkirakan masih positif, namun terdapat risiko yang sewaktu-waktu bisa mengganggu momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia, baik eksternal maupun internal.

Produsen mobil harus siap bila penjualan mobil mewah di Indonesia tidak sekencang penjualan di tahun-tahun sebelumnya. Pembeli mobil mewah masih fokus pada bisnis yang digelutinya mengingat ketidakpastian masih terus terjadi dan belum ada tanda akan terjadi perbaikan. Dasar inilah yang membuat investor masih menunggu pasar dunia dan pasar Tanah Air agar lebih stabil.

Perekonomian Indonesia memang diperkirakan akan terus tumbuh, tetapi masyarakat perlu berhati-hati menyikapi persoalan tersebut. Masyarakat harus pintar memilih mobil di tengah ketidakpastian ekonomi dan jangan sembarangan memilih jenis mobil mengingat pemerintah Indonesia tengah menekan pertumbuhan ekonomi agar pertumbuhan lebih berkualitas.

Masyarakat perlu mencermati hadirnya mobil jenis baru saat ini, baik mobil yang hemat bahan bakar maupun mobil mewah yang sama sekali tidak ekonomis dan efisien. Kedua jenis mobil tersebut memiliki karakteristik yang berbeda, terutama dari sisi keamanan, kenyamanan, kemewahan, dan tingkat konsumsi BBM.

Mobil Terhemat di Indonesia Awal 2014

1.  Honda Brio Satya E M/T

mobil paling irit

Mobil jenis city car ini merupakan LCGC pabrikan Honda. Mobil yang hadir dengan ruang cukup luas untuk 5 orang ini mampu menghabiskan BBM sebanyak 17,6 km/l dengan jarak tempuh sejauh 88,2 km. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp90 juta hingga Rp117 juta.

2.  Suzuki Karimun Wagon R GX

mobil paling irit

Mobil dari pabrikan Suzuki tersebut diharapkan menjadi ujung tombak dalam menembus persaingan tingkat tinggi dalam bursa kendaraan bermotor nasional. Mobil SUPER atau singkatan dari Spacious, Useful, Practical, Efficient dan Reasonable ini menghabiskan konsumsi BBM sebanyak 17,02 km/l dengan jarak tempuh sejauh 85,1 km. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp78 juta hingga Rp115 juta.

Mobil Paling Boros BBM di Indonesia

1.  Lamborghini.

mobil paling irit

Mobil super ini memang menjadi primadona karena bentuknya begitu moderen dan kecepatannya sulit ditandingi. Mereka yang memiliki Lamborghini sudah pasti meningkat statusnya di tengah masyarakat. Namun mobil ini terbilang boros dalam konsumsi BBM. Mobil dengan mesin V10 berkapasitas 5,2 liter ini sanggup menghasilkan tenaga 570 HP. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp5 miliar hingga Rp9 miliar.

2. Ferrari

mobil paling irit

Mobil sport yang banyak digemari oleh masyarakat kalangan atas ini memang memberikan kepuasan tersendiri bagi yang memiliki. Meski memiliki tampilan yang cantik dan memiliki mesin yang kuat tetapi mobil ini terbilang sangat boros dalam mengkonsumsi BBM. Sangat percuma bila mobil ini digunakan di kota Jakarta yang macet luar biasa. Harga yang ditawarkan untuk mobil ini dimulai dari Rp2 miliar hingga Rp8 miliar.

Informasi kredit mobil terbaik di Indonesia dapat dilihat di AturDuit.

Komentar