Go-Jek Menghadapi Tantangan Untuk Kembangkan Bisnis Di Malaysia

Go-Jek Menghadapi Tantangan Untuk Kembangkan Bisnis Di Malaysia

Go-Jek mulai mencari peluangnya di Malaysia. Apakah Go-Jek bisa memiliki kemjuan sebagaimana di Indonesia?

”Peluang Go-Jek masih terbuka lebar untuk menyediakan layanan Go-ride di pinggiran kota-kota besar atau pedalaman di Malaysia,” ujar pengamat Keuangan dan Investasi, Roy Sembel, dalam sebuah keterangan tertulis.

Menurut Rot, usaha ini nampaknya akan menghadapi berbagai tantangan di Malaysia.

Salah satu tantangan utamanya adalah Pemerintah Malaysia melalui melalui Menteri Transportasi Anthony Loke Siew Fook menyatakan, pemerintah tidak berencana untuk memperkenalkan layanan ride-hailing alat transportasi roda dua.

Kondisi ini memang berbanding terbalik mengingat perusahaan ride hailing asal Negeri Jiran yang justru bisa besar di Indonesia.

Roy juga menjelaskan bahwa kondisi bisnis untuk negara-negara di Asia Tenggara memang berbeda satu sama lain. Kebijakan transportasi berbasis online jugaberbeda penekanan dan penerapannya.

Di kesempatan lain, pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira, mengatakan bahwa layanan Go-ride selain di Indonesia, lebih cocok untuk diterapkan di Thailand, Vietnam, Laos, Filipina, dan Myanmar. Hal ini karena regulasi serta kultur masyarakat setempat cukup memungkinkan untuk penggunaan kendaraan roda dua.

Namun untu peluang untuk beroperasi sama di Malaysia. ”Kemungkinan Go-ride beroperasi di Malaysia masih terbuka peluangnya untuk melayani konsumen di daerah penopang kota besar,” kata Bhima.

 

[Source]

 

Sumber image : play.google.com

Komentar