Fakta Di Balik Mengemudi Sambil Mengetik

Mengemudi sambil mengetik sepertinya hampir dilakukan oleh semua orang, dan hal itu seperti sebuah wabah penyakit yang terjadi di mana-mana. Padahal, tak hanya di Indonesia, di banyak negara pun hal tersebut dianggap melakukan pelanggaran. Sayangnya, di Indonesia hal tersebut masih dianggap angin lalu. Seharusnya, pengemudi mobil yang ketahuan mengemudi sambil mengetik harus dikenakan denda yang sangat besar agar menimbulkan efek jera.

Banyak penelitian yang menyimpulkan bahwa menelepon sambil mengemudi berisiko besar menyebabkan terjadinya kecelakaan yang berujung pada kematian. Namun, penelitian terbaru mengungkapkan hal lain yang paling berbahaya dan mengalihkan perhatian pengemudi, yakni mengetik pesan. Penelitian yang dilakukan oleh Virginia Tech Transportation Institute bersama Liberty Mutual Insurance mengungkapkan bahwa orang yang mengemudi sambil mengetik pesan meningkatkan risiko kecelakaan hingga 23,2 kali dibandingkan pengemudi yang cacat fisik. Mengemudi sambil mengetik merupakan pengalih perhatian yang sangat berbahaya ketika seseorang sedang mengemudi, terutama jika sedang melaju kencang. Lalu, apa sajakah bahaya ketika seseorang mengemudi sambil mengetik? Berikut ini kami berikan fakta-faktanya dalam bentuk infografis yang menarik.

Fakta Mengemudi Sambil Mengetik

Bahayanya mengemudi sambil mengetik

Lindungi mobil Anda dari kecelakaan dengan asuransi. Namun, pelajari dulu serba-serbi asuransi mobil agar tak salah pilih.

Komentar