Harga Emas Hari Ini dan Faktor Yang Mempengaruhinya (Oktober 2018)

Harga Emas Hari Ini dan Faktor Yang Mempengaruhinya (Oktober 2018)

Emas baik sebagai simpanan atau investasi tetaplah berharga untuk dimiliki siapa saja. Oleh karenanya, pembahasan tentang emas tetaplah menarik untuk disimak siapa saja.

Walaupun harga emas tidak selalu naik, namun bisa dikatakan grafiknya cenderung naik. Apalagi dengan tidak menentunya kurs mata uang berbagai negara terhadap dolar AS. Emas merupakan jenis investasi yang aman.

Tidak lengkap rasanya jika membicarakan emas tanpa menyinggung apa yang menjadi penyebab naik turunnya harga emas. Berikut penjabaran yang bisa Anda jadikan referensi saat hendak membeli emas, terutama sebagai investasi.

Harga emas di Indonesia (19 Oktober 2018)

Kondisi perekonomian global saat ini bisa dikatakan tidak menentu. Permintaan emas baik sebagai alat investasi atau konsumsi makin meningkat. Jadi, jangan heran kalau akhir-akhir ini harga emas merangkak naik.

Sebagai informasi Inilah harga emas hari ini pada tanggal 19 Oktober 2018.

per oz per gramAntam (per gram)
Rp 18.630.504Rp 598.985Rp 682.000

Dalam lima tahun lalu, harga emas sempat naik hingga 17,74% per gramnya. Lebih lengkapnya dapat dilihat dalam tabel pergerakan harga emas dunia di bawah ini.

WaktuUnitHarga
6 bulangramRp 581.495
1 tahungramRp 561.502
2 tahungramRp 559.764
3 tahungramRp 511.114
5 tahungramRp 486.986
Sumber : harga-emas.org

Dari tabel di atas, bisa dilihat bahwa harga emas stabil merangkak naik setiap tahunnya. Kalaupun ada penurunan harga, biasanya tidak akan lewat dari 2%.

Tentunya kami tidak akan membiarkan Anda membeli emas tanpa tips yang bermafaat. Agar Anda bisa memperoleh keuntungan dan keamanan saat melakukan pembelian emas.

Kurs dolar AS

Poin ini merupakan logika dasar yang dapat menjadi acuan dalam menentukan fluktuasi harga emas.

Anda cukup mengingat bahwa jika nilai dolar AS naik terhadap rupiah, maka harga emas cenderung naik. Begitupun sebaliknya, jika rupiah nilainya menguat maka harga emas akan cenderung turun.

Jadi jika Anda ingin membeli atau menjual emas, maka harus sering-sering mengecek informasi mengenai kurs rupiah terhadap dolar AS. Sehingga Anda tahu kapan waktu yang tepat untuk membeli, dan kapan waktu yang tepat untuk menjual.

Tentunya nilai mata uang dolar AS ini bukan satu-satunya penentu harga emas. Masih ada beberapa faktor lain yang, sebenarnya, saling berkaitan.

Inflasi

Di saat nilai mata uang turun, biasanya inflasi tidak bisa dihindari. Naiknya harga berbagai komoditi ini menjadikan banyak orang yang membeli emas untuk disimpan sebagai pegangan jika sewaktu-waktu membutuhkan dana bisa dijual kembali.

Hal ini dilakukan karena mereka tidak yakin dengan nilai mata uang yang tidak stabil, sehingga emas menjadi pilihan jaminan untuk masa depan. Bisa dibilang kepanikan para investor menjadikan permintaan akan emas meningkat.

Krisis ekonomi global

Lemahnya kurs rupiah terhadap dolar AS dan inflasi yang melanda Indonesia pasti tidak lepas dari pengaruh krisis ekonomi global.

Adanya krisis ekonomi ini menjadikan kondisi perekonomian nasional tidak menentu. Pada saat-saat seperti ini, para investor akan berburu emas karena dianggap sebagai penjamin di saat-saat seperti ini.

Hal ini juga mengarah pada faktor berikut ini dimana permintaan emas jadi melonjak, dan pada akhirnya mempengaruhi fluktuasi harga emas.

Permintaan dan pasokan

Supply and demand (pasokan dan permintaan) selalu menjadi faktor penting dalam penentuan harga sebuah komoditas. Begitupun halnya dengan harga emas yang juga dipengaruhi oleh faktor ini.

Emas tidak hanya digunakan untuk membuat perhiasan. Logam mulia ini juga digunakan untuk keperluan berbagai jenis industri, seperti pembuatan alat-alat medis dan elektronik.

Apalagi pada saat-saat tertentu, seperti musim pernikahan di berbagai negara, permintaan emas pun melonjak. Hal ini karena di beberapa negara, seperti Indonesia dan India, menggunakan emas sebagai pelengkap pernikahan adalah tradisi.

Kebutuhan emas di masa yang akan datang pastinya bertambah, namun persediaan emas dunia makin berkurang. Maka jangan heran kalau harga emas cenderung naik dari waktu ke waktu.

Suku bunga

Tidak banyak orang yang menyadari bahwa suku bunga bisa menjadi indikasi naik turunnya harga emas.

Logikanya adalah jika suku bunga naik, maka harga emas akan cenderung menurun. Sebaliknya jika suku bunga turun, maka harga emas akan cenderung naik.

Anda bisa memperhatikan suku bunga sebelum membeli emas. Namun lebih akuratnya adalah kondisi perekonomian serta permintaan pasar terhadap emas.

Sebagai tambahan referensi Anda, di bawah ini kami menyajikan ulasan mengenai pergerakan harga emas dalam lima tahun terakhir.

 Tips membeli emas

  • Jangan panik

Sebagaimana sempat disebutkan sebelumnya, bahwa krisis ekonomi global menjadikan banyak orang panik dan berbondong-bondong membeli emas.

Bagi Anda yang berencana menjadikan emas pegangan, tetaplah untuk memperhatikan saat yang tepat dalam membeli emas. Serta jangan sampai Anda membeli dalam jumlah besar sekaligus hanya agar merasa aman di masa mendatang.

  • Sesuai budget

Budgetkan uang yang akan digunakan untuk membeli emas. Baik untuk investasi maupun konsumsi, seperti perhiasan, jangan sampai Anda overbudget. Hal ini mengingat emas bukanlah barang yang bisa dijual kembali dalam waktu terlalu singkat, seperti dalam bilangan bulan. Jika Anda menjual kembali dalam jumlah singkat, maka keuntungannya tidaklah seberapa.

Oleh karena itu, pastikan Anda hanya membeli sesuai budget. Jika ingin menambah, bisa membeli lagi di masa mendatang.

  • Pastikan ada dokumen yang lengkap

Jika membeli emas dari dari Antam, maka Anda akan mendapatkan sertifikat pemurnian bijih emas. Sehingga kualitas emas yang dibeli terjamin, dan akhirnya bisa mempengaruhi harga jika hendak menjualnya nanti.

Tentu saja dengan jaminan kemurnian, emas Antam memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan emas yang dibeli di pasaran, atau tempat lainnya. Namun bukan berarti Anda tidak bisa membeli emas di tempat lain. Yang paling penting adalah kelengkapan dokumen yang dibutuhkan lengkap, yaitu sertifikat kemurnian, nota pembelian, dan kuitansi. Tanpa dokumen-dokumen ini, harga emas Anda akan turun saat dijual kembali.

  • Belilah di tempat-tempat resmi

Untuk mendapatkan sertifikat kemurnian dan surat-surat yang dibutuhkan, Anda pastinya harus membeli emas dari tempat-tempat resmi.

Adapun tempat-tempat resmi yang bisa Anda kunjungi untuk membeli emas adalah Pegadaian, kantor pusat atau unit bisnis Antam, bank syariah, Butik Emas Mobile, serta toko-toko emas yang bisa memberikan sertifikat kemurnian.

Mengamati ulasan di atas, jelaslah bahwa emas merupakan logam mulia yang paling dicari karena kegunaan dan nilainya.

Apakah Anda tertarik untuk membeli emas juga? Simak berbagai ulasan mengenai cara investasi emas yang kami sajikan di website ini.

Komentar