Hindari Sunset, Pengembang Perkenalkan Sunrise Area

Sunrise area adalah kawasan yang diperkirakan akan berkembangKalau Anda ditanya, apakah semua lokasi memiliki nilai jual di pasar? Jawabannya tentu saja adalah ya! Persoalannya adalah berapa besar kenaikan nilai dan harga pasar pada sebuah kawasan dibandingkan dengan kawasan lain. Misalnya saja, jika di Serpong kenaikan harga rumah tapak mencapai 40 hingga 50 persen per tahun, maka di Jababeka Residence hanya berkisar antara 20 hingga 30 persen. Pengembang pun mulai mengeluarkan jurus barunya, dengan memperkenalkan sejumlah kawasan sebagai sunrise area.

Tidak ada definisi yang pasti mengenai apa itu sunrise area. Namun, pakar properti Panangian Simanungkalit mengatakan, terdapat sejumlah kawasan di luar Jakarta yang diperkirakan akan menjadi pusat pertumbuhan properti yang baru. Hal ini dipicu oleh kehadiran infrastruktur yang membuka isolasi kawasan itu, serta harga rumah yang masih terjangkau kalangan menengah. “Kawasan seperti ini disebut sebagai sunrise area, kawasan yang baru mulai tumbuh,” ujar Panangian.

Sunrise area adalah lawan dari sunset area yang menggambarkan sebuah kawasan dengan laju pertumbuhan properti teramat tinggi dibarengi kenaikan harga yang fantastis hingga nyaris tak terjangkau kalangan menengah. Di kawasan sunset, investor mendominasi jual beli properti di kawasan itu. “Di kawasan ini, sepintas kita lihat semua produk memang terserap oleh pasar tetapi coba dicek, ruko-ruko di kawasan ini ada pemiliknya tapi tidak ada penghuninya.”

Sejumlah kawasan yang ditengarai sebagai sunrise area adalah sepanjang lintasan kereta api dari Serpong ke arah Parung Panjang yang kini mulai bermunculan perumahan baru, serta kawasan Pasar Kemis, Tangerang. Kawasan lainnya adalah di Sawangan, Depok, yang menjadi lintasan ruas tol Cijago. Berikutnya, kawasan Cileungsi hingga Cikarang yang akan terhubung dengan ruas tol. Pengembang mulai hadir di sejumlah kawasan ini dengan menggadang-gadangkan prospek sunrise area bagi konsumen.
“Strategi ini cukup efektif, tetapi bagi konsumen tetap harus jeli karena di kawasan yang sama, terdapat sejumlah area yang laju kenaikan harganya tidak selalu sama satu dengan lainnya,” tutup Panangian.

Penulis dan foto: Ferdinand Lamak
Sumber: Rumah123

Komentar