Indonesia Diprediksi Sebagai Negara Dengan Pertumbuhan Ekonomi Teratas 2030

Indonesia Diprediksi Sebagai Negara Dengan Pertumbuhan Ekonomi Teratas 2030

PricewaterhouseCoopers (PwC) mengemukakan analisa mereka tentang negara-negara berkembang yang akan mendominasi pertumbuhan ekonomi teratas di dunia tahun 2030 mendatang. Dalam penilaian mereka, Indonesia masuk dalam peringkat lima besar daftar negara berkembang dengan ekonomi terkuat di dunia.

Selain itu, badan akuntan professional ICAS menyatakan bahwa Asia di tahun 2030 masih akan menjadi kawasan dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia, dalam hal ini termasuk Indonesia. PwC memperkirakan, partias daya beli (purchasing power parity) Indonesia naik menjadi 5.424 triliun dollar AS.

Jika Indonesia masuk dalam peringkat ini, artinya Indonesia berhasil meninggalkan negara-negara maju lainnya seperti Jerman yang paritas daya belinya diperkirakan akan mencapai 4.707 triliun dollar AS atau berada di peringkat tujuh. Serta Brazil di urutan delapan, Meksiko urutan 9, dan Inggris urutan 10.

Laporan PwC ini, sebagaimana dilansir oleh The Independent UK, juga mengungkapkan bahwa pasar di negara berkembang, seperti India, akan semakin menjadi tantangan bagi ekonomi Amerika Serikat (AS) dan China.

India diprediksi menjadi negara di urutan ketiga yang memiliki pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia dengan paritas daya beli 19.511 triliun dollar AS.

Walaupun demikian, China masih berada di atas India (posisi pertama) dengan paritas daya beli sebesar 38.008 triliun dollar AS. Lalu posisi keempat ditempati oleh Jepang dengan paritas daya beli sebesar 5.606 dollar AS.

Sementara itu, negara-negara maju seperti Italia, Spanyol, dan Korea Selatan akan tertinggal.

 

[Source]

Komentar