Indonesia Hanya Punya 3,1% Pengusaha Dari Seluruh Usia Produktif

Indonesia Hanya Punya 3,1% Pengusaha Dari Seluruh Usia Produktif

Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Danang Girindrawardana mengatakan bahwa jumlah wirausaha di Indonesia hingga saat ini hanya 3,1 persen dari total penduduk usia produktif. Jumlah ini tentunya tergolong minim jika dibandingkan dengan wirausaha di negara-negara maju yang bisa mencapai 14 persen.

“Angka wirausahawan kita terakhir hanya 3,1 persen dari jumlah masyarakat di usia produktif Indonesia. Berbeda dengan jumlah di negara-negara maju yang bisa mencapai 14 persen. Artinya, masih ada gap yang jauh diantara itu,” ujar Danang di Jakarta.

Adapun menurutnya salah satu faktor minimnya jumlah wirausaha adalah lantaran belum ada dukungan yang besar dari pemerintah maupun pihak swasta. Ia juga mengakui pihaknya juga belum banyak memberikan kontribusi untuk mendorong wirausaha maupun pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM).

Bahkan jika dibandingkan sejumlah perusahaan besar yang sudah ikut memberdayakan pelaku UKM, bisa dikatakan pihaknya masih kalah.

Sementara itu, seorang pakar pemasaran, Yuswohady, menilai perlu adanya sinergi antara pemerintah dan swasta untuk mengembangkan UKM. Sektor ini memang memiliki potensi untuk berkembang lebih besar lagi.

Jika mengacu pada data Kamar Dagang dan Industri (Kadin), ditemukan bahwa tingkat kontribusi sektor UKM terhadap produk domestik bruto (PDB) mencapai 60,34 persen pada 2016.

Maka masalah saat ini, menurutnya, adalah mayoritas pemilik UKM belum memahami manajemen bisnis. Hal inilah yang membuat pelaku sulit untuk maju. Oleh karenanya, diperlukan peran aktif pemerintah dan dunia usaha untuk memberikan pendidikan tentang manajemen bisnis.

“Sebagian besar mungkin UKM kita belum mengerti manajemen bisnis. Makanya, sangat diperlukan peran perusahaan swasta dan juga komunitas dalam hal ini,” lanjut Yuswohady.

 

[Source]

Komentar