10.000 Kapal Pencuri Ikan Keluar dari Zona Laut Indonesia

10.000 Kapal Pencuri Ikan Keluar dari Zona Laut Indonesia

Setidaknya ada 10.000 kapal pencuri ikan yang keluar dari perairan Indonesia. Hal ini merupakan dampak dari kebijakan tegas Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, yaitu menenggelamkan kapal pencuri ikan.

“Ada 10.000 kapal pencuri ikan yang telah keluar dari laut Indonesia, ada yang kami tenggelamkan dan videonya masuk televisi biar ada efek jera, kalau tidak begitu mereka tidak jera,” katanya saat bertugas di Tanjung Pandan.

Susi mengatakan bahwa adanya pencuri ikan mengakibatka berkurangnya kekayaan alam di Indonesia.

“Selama ini laut kita luas namun tidak mememberikan kesejahteraan. Ikan kita diculik selama bertahun-tahun oleh beberapa kapal ilegal. Perizinan hanya satu kapal tapi mereka operasikan sepuluh kapal. Mereka juga tidak membayar pajak,” jelasnya.

Susi juga mengatakan keberhasilan kebijakan ini juga merupakan hasil dari komitmen berbagai pihak yang tergabung dalam Satgas 116 bentukan Presiden Joko Widodo. Pencurian ikan bisa diatasi dan berdampak baik untuk kelautan di Indonesia.

“Hasilnya pada tahun 2017 lalu stok ikan nasional kita naik dua kali lipat dari 6,5 juta ton menjadi 12,5 juta ton,” katanya.

Ia pun mengajak semua pihak untuk mengawasi dan menjalankan zonasi kelautan yang telah ditetapkan.

” Kapal dengan bobot 10 GT itu jangan beroperasi di 4 sampai 12 mil biar nelayan kecil kita tidak terganggu tangkapannya. Juga bagaimana aturan penggunaan jaringan di bawah 3 sampai 4 mil,” ujarnya.

 

[Source]

Komentar