Kenaikan Suku Bunga Acuan Akan Terasa Dampaknya Setahun Ke Depan

Kenaikan Suku Bunga Acuan Akan Terasa Dampaknya Setahun Ke Depan

Halim Alamsyah, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), mengatakan bahwa dampak dari kenaikan suku bunga acuan tidak akan mempengaruhi perekonomian Indonesia dalam waktu dekat. Ia juga menjelaskan bahwa dampak dari kenaikan suku bunga acuan ini hanya akan terasa dalam jangka waktu yang panjang.

“Bahwa sebetulnya untuk kegiatan ekonomi di sektor industri atau sektor riil itu saya rasa pengaruh dari kenaikan suku bunga domestik masih belum banyak,” kata Halim saat ditemui di kediamannya di Jakarta.

“Paling tidak kita perlu menunggu sampai 1 tahun sampai 1,5 tahun baru kelihatan,” tambahnya.

Menurutnya, saat ini dampak dari kenaikan suku bunga acuan hanya sekedar ekspektasi saja.

“Jadi ini lebih banyak katakanlah dampaknya itu bersifat ekspektasi, masih bersifat bagaimana kira-kira dampak dari kejadian di Amerika, di dunia dan bagaimana dengan kenaikan suku bunga ini terhadap confident para pemain pasar di ekonomi Indonesia,” lanjutnya.

Ia juga menambahkan bahwa perekonomian akan tetap terjaga selama pemerintah berhasil membuat pasar yakin. Tentunya hal ini bisa diwujudkan dengan memperbaiki berbagai kebijakan keuangan di sektor riil.

Sebagai informasi, Bank Indonesia sepakat untuk menaikkan suku bunga acuan menjadi 4,5%. Bank Indonesia juga menaikkan suku bunga deposit menjadi 3,75%, serta suku bunga Lending Facility menjadi 5,25%.

 

[Source]

Komentar