Kiat Memulihkan Keuangan Pasca Lebaran

Kiat Memulihkan Keuangan Pasca Lebaran

Summary

Ketika libur Lebaran telah usai orang baru menyadari bahwa mereka telah boros selama bulan Ramadhan dan terutama di hari-hari menjelang Lebaran. Sebagian orang mengalami masalah ini karena kurang cermat dan kurang matangnya pola pengaturan finansial yang membuat mereka menghabiskan banyak uang.

keuangan

Dengan membuat rencana keuangan yang matang maka Anda dapat menyisihkan sebagian gaji Anda setiap bulannya di luar biaya pendidikan anak atau tabungan untuk masa depan.

Siapa yang tidak senang berkumpul bersama keluarga besar pada saat Idul Fitri? Tentu semua merasa senang dengan kehadiran momen yang terjadi setahun sekali. Banyak orang yang membeli pakaian baru, memasak makanan dalam jumlah besar atau berbelanja kebutuhan lainnya. Ditambah lagi acara buka bersama, mudik, hingga berbagi Tunjangan Hari Raya kepada sanak saudara. Tanpa terasa sudah banyak uang yang Anda keluarkan, baik itu dari tabungan Anda sendiri atau dari meminjam kepada kerabat terdekat.

Ketika libur Lebaran telah usai orang baru menyadari bahwa mereka telah boros selama bulan Ramadhan dan terutama di hari-hari menjelang Lebaran. Sebagian orang mengalami masalah ini karena kurang cermat dan kurang matangnya pola pengaturan finansial yang membuat mereka menghabiskan banyak uang.

Kebiasaan umum seperti ini yang terjadi setiap tahun sebenarnya dapat Anda antisipasi dengan memperkirakan dan mengelompokkan biaya yang harus dikeluarkan. Dengan membuat rencana keuangan yang matang maka Anda dapat menyisihkan sebagian gaji Anda setiap bulannya di luar biaya pendidikan anak atau tabungan untuk masa depan.

Yang sekarang menjadi Pekerjaan Rumah adalah memikirkan bagaimana cara untuk memulihkan kembali kondisi keuangan Anda. Bagaimana caranya? Simak tips berikut.

Evaluasi Pengeluaran Anda

keuangan

Ada baiknya Anda mencatat semua biaya dan pengeluaran Anda selama bulan Ramadhan terutama saat libur Lebaran. Catatan ini dapat Anda jadikan patokan untuk pola pengeluaran selama hari Lebaran. Informasi ini dapat Anda gunakan untuk merencakanan anggaran pengeluaran di Lebaran tahun depan. Selain itu, informasi ini juga berguna untuk menentukan berapa dana yang sebaiknya disisihkan setiap bulan untuk mengecah defisit keuangan pada hari Lebaran tahun depan.

Lunasi Semua Hutang

keuangan

Bagaimana pengeluaran Anda selama bulan Ramadhan dan libur Lebaran? Apakah pengeluaran tersebut sesuai dengan anggaran yang sudah Anda buat jauh-jauh hari atau malah melambung tinggi? Apabila pengeluaran Anda melebihi anggaran dan pengeluaran itu tertutup dengan bantuan fasilitas hutang seperti kartu kredit, maka hal pertama yang harus Anda lakukan adalah melunasinya. Lakukan pelunasan sesuai dengan kapasitas keuangan Anda karena pengeluaran yang terjadi selama Lebaran merupakan pengeluaran jangka pendek. Jangan biarkan hutang Lebaran ini terjadi berlarut-larut karena bunga kartu kredit yang besar akan menghabiskan uang Anda sedikit demi sedikit.

Batasi Pengeluaran Harian

keuangan

Untuk memperbaiki kondisi keuangan pasca Lebaran, salah satu caranya adalah dengan membatasi pengeluaran harian. Pemborosan yang Anda lakukan selama bulan Ramadhan tentu membuahkan hasil. Anda tidak akan bisa bebas dan dengan mudah mengeluarkan uang untuk segala kegiatan Anda, karena keadaan keuangan Anda yang kurang baik. Berhematlah dalam pengeluaran sehari-hari demi memulihkan keadaan finansial Anda.

Banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk membatasi biaya ini. Salah satunya adalah menghemat biaya makan. Jika Anda terbiasa makan siang di restoran mahal, maka sebaiknya Anda membawa makan siang sendiri dari rumah atau setidaknya makan di tempat yang lebih murah. Untuk memotong biaya transportasi, Anda dapat menggunakan transportasi umum daripada membawa mobil atau naik taksi ke kantor.

Tunda Kegiatan yang Boros

keuangan

Jalan ke mall atau makan bersama teman di restoran mahal pada akhir pekan merupakan hal yang menyenangkan. Namun Anda perlu mengingat keadaan keuangan Anda yang sedang tiris saat ini. Pikirkan berapa ratus ribu uang yang akan keluar apabila Anda mengikuti keinginan Anda pada satu waktu tersebut. Daripada Anda menyesal dan bingung karena persediaan uang Anda tinggal sedikit, sebaiknya Anda menghentikan aktifitas yang memboroskan tersebut. Anda bisa mencari alternatif lain seperti menonton DVD di rumah atau bersepeda ke taman.

Kembalikan Dana Darurat

keuangan

Pelan tapi pasti keuangan Anda setelah Lebaran akan kembali pulih, apabila Anda memang disiplin dan tidak boros. Jangan lupa untuk mengembalikan dana darurat yang sempat terpakai selama bulan Ramadhan. Dana darurat ini sangat penting untuk berjaga-jaga, karena dana darurat dapat digunakan untuk meringankan beban finansial Anda ketika ada dihadapkan dengan masalah keuangan, seperti musibah atau sakit.

Buat Skala Prioritas

keuangan

Mungkin tadinya Anda telah menyiapkan dana untuk berlibur, berbelanja atau sekedar melakukan hobi. Nah, untuk sementara ini sebaiknya Anda memusatkan dana-dana yang Anda miliki untuk memenuhi kebutuhan Anda bukan keinginan Anda. Hal-hal ini meliputi biaya harian seperti ongkos transportasi, biaya makan dan keperluan bulanan yang rutin Anda keluarkan seperti membayar listrik, air atau cicilan lainnya. Sebelum membuat skala prioritas, ada baiknya Anda mencatat semua pengeluaran tiap hari dan tiap bulan, lalu analisis biaya mana yang harus diprioritaskandan mana yang tidak. Apabila semua biaya yang pasti ini sudah terjamin keamanannya, baru lah Anda bisa menyisihkan sebagian uang Anda untuk keperluan lain.

Baca juga kiat sukses dari para pengusaha sukses Indonesia.

 

Komentar