Bagaimana Mengetahui Cara Klaim BPJS Kesehatan dan Item Tidak Dijamin?

Bagaimana Mengetahui Cara Klaim BPJS Kesehatan dan Item Tidak Dijamin?

BPJS Kesehatan merupakan program jaminan kesehatan yang dibuat pemerintah untuk bisa dijangkau oleh semua lapisan masyarakat. Dengan demikian, masyarakat yang berpendapatan kecil tidak perlu khawatir saat harus membayar biaya pengobatan.

Sebelumnya kami sempat membahas tentang bagaimana cara cek dan membayar tagihan BPJS Kesehatan. Sekarang kami akan membahas tentang bagaimana caranya melakukan klaim manfaat dari BPJS Kesehatan.

Perlu diketahui bahwa klaim BPJS Kesehatan tidak bisa dilakukan secara online. Jadi Anda harus datang sendiri ke fasilitas kesehatan untuk menerima perawatan dan penjaminan. Perhatikan penjabaran kami berikut ini.

Cara klaim BPJS Kesehatan

Pastikan Anda memperhatikan langkah-langkah ini saat hendak menggunakan kartu BPJ Kesehatan.

1. Kunjungi fasilitas kesehatan (faskes) terdekat

Setiap peserta BPJS Kesehatan akan mendapatkan daftar faskes, baik Puskesmas maupun klinik, yang sesuai dengan area domisilinya. Khusus untuk kasus gawat darurat, bisa langsung mengunjungi fasilitas kesehatan di mana saja.

2. Rujukan dari faskes pertama

Faskes pertama (Faskes 1) ini yang akan memberi keputusan apakah Anda harus dirujuk ke rumah sakit atau tidak. Jika fasilitas faskes tidak memadai, pasien akan dirujuk ke rumah sakit terdekat atau yang memiliki peralatan lebih lengkap.

3. Ke rumah sakit

Jika Anda harus dirujuk ke rumah sakit, maka jangan lupa untuk membawa kelengkapan yang diperlukan. Persyaratan dokumen yang harus dibawa adalah sebagai berikut:

  1. Surat rujukan dari faskes 1
  2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  3. Kartu BPJS Kesehatan asli
  4. Fotokopi Kartu Keluarga (KK) 

4. Pastikan datang pagi

Setelah melengkapi semua dokumen yang diperlukan, jangan lupa untuk datang ke rumah sakit pagi-pagi. Hal ini karena adanya antrian panjang di loket untuk pasien BPJS Kesehatan.

Setelah mendaftar sebagai pasien rujukan faskes 1, Anda bisa menjalani perawatan dengan jaminan BPJS Kesehatan. Jika semua item masuk dalam penjaminan, Anda tidak perlu membayar atau hanya bayar selisihnya saja. Namun jika ada item yang tidak dijamin, maka Anda harus membayar harga item yang tidak dijamin.

Kenapa ada yang tidak dibayar BPJS Kesehatan?

Sebagaimana asuransi pada umumnya, ada beberapa kondisi dan item yang tidak ditanggung oleh pihak BPJS Kesehatan.

Sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) 12 Tahun 2013, Peraturan BPJS Kesehatan No.1 Tahun 2014, ada 17 poin yang tidak mendapatkan benefit jaminan dari BPJS Kesehatan.

  1. Pelayanan kesehatan yang dilakukan tanpa mengikuti prosedur, sebagaimana peraturan yang berlaku.
  2. Pelayanan kesehatan yang dilakukan tidak di fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan pihak BPJS Kesehatan, kecuali dalam kondisi darurat.
  3. Pelayanan kesehatan yang telah dijamin oleh program jaminan kecelakaan kerja.
  4. Pelayanan kesehatan yang telah dijamin oleh program jaminan kecelakaan lalu lintas yang bersifat wajib, misalnya Jasa Raharja.
  5. Pelayanan kesehatan yang dilakukan di luar negeri.
  6. Pelayanan kesehatan bertujuan estetik (kosmetik).
  7. Pelayanan meratakan gigi (ortodonsi).
  8. Pelayanan untuk mengatasi infertilitas.
  9. Gangguan kesehatan yang diakibatkan ketergantungan obat dan/atau alkohol.
  10. Gangguan kesehatan yang terjadi akibat disengaja seperti melukai diri sendiri, atau karena hobi yang berbahaya.
  11. Pengobatan komplementer, alternatif, dan tradisional, termasuk akupuntur, shin she, chiropractic, yang belum dinyatakan efektif berdasarkan penilaian teknologi kesehatan.
  12. Pengobatan dan tindakan medis yang dikategorikan sebagai percobaan (eksperimen).
  13. Alat kontrasepsi, kosmetik, perlengkapan bayi, dan susu.
  14. Perbekalan kesehatan rumah tangga.
  15. Pelayanan kesehatan akibat bencana pada masa tanggap darurat, kejadian luar biasa, dan wabah.
  16. Biaya pelayanan di luar manfaat jaminan kesehatan yang diberikan.
  17. Klaim perorangan.

Pastikan Anda mengetahui hak dan kewajiban sebagai peserta BPJS Kesehatan. Jangan lupa untuk mempelajari informasi kami lainnya mengenai asuransi dan jaminan kesehatan.

Komentar