Biaya Hidup Mahal? Coba Lihat Kota-Kota Termurah Di Indonesia Ini

Biaya Hidup Mahal? Coba Lihat Kota-Kota Termurah Di Indonesia Ini

Bagi sebagian orang usia produktif di Indonesia, kota-kota besar selalu menjadi tujuan tempat tinggal mereka. Di sisi lain, tinggal di kota besar juga menuntut biaya hidup yang besar. Tidak jarang faktor biaya hidup ini yang menjadikan penghasilan besar di kota-kota besar ini terasa tidak pernah cukup.

Bagi Anda yang memilih untuk hidup tenang tanpa kekhawatiran finansial, kota – kota berikut ini mungkin bisa menjadi pertimbangan Anda. Selain nyaman sebagai tempat tinggal, kelima kota ini juga tidak menuntut biaya hidup yang mahal.

Di bawah ini, kami sajikan 5 kota dengan biaya hidup termurah di Indonesia lengkap dengan ulasannya.

Probolinggo

Gerbang kota Probolinggo

Sumber : nusantara.news
Rata-rata biaya hidup per bulan  :  Rp 2.290.000
Pengeluaran per bulan (untuk satu orang)Estimasi Biaya
Perumahan (sewa kamar/ kos)Rp 500.000
MakanRp 30.000 x 31 = Rp 930.000
TransportasiRp 10.000 x 31 = Rp 310.000
Rekreasi dan Kebutuhan Rumah TanggaRp 550.000
*berbagai sumber

Kota yang terletak di area Jawa Timur ini tidak hanya dikenal tenang dan nyaman untuk ditinggali. Probolinggo juga merupakan salah satu kota dengan biaya hidup termurah di Indonesia.

Sebagai kota agraris 21% dari lahan kota Probolinggo digunakan untuk kegiatan pertanian. Hal ini pulalah yang menjadikan harga pangan di area ini cukup stabil. Jadi walaupun ada berita tentang kenaikan bahan pangan di akhir 2017 sekitar 2,32% karena ada momen libur akhir tahun namun hal ini tidak berpengaruh besar pada biaya kebutuhan hidup keseluruhan di kota ini. Terbukti dengan inflasi secara keseluruhan kota ini adalah 0,69%. Angka ini jauh lebih kecil dibandingkan dengan inflasi yang dialami Jakarta tahun 2017 yaitu 3,72%.

Dari segi transportasi, kota Probolinggo masih bisa dibilang bersahabat. Tarif rata-rata angkutan umum di kota ini adalah Rp 5.000 untuk dewasa dan Rp 3.000 untuk pelajar dan anak-anak. Sedangkan untuk  angkutan umum antar area yang melewati jalur perbatasan antar kota tarifnya adalah Rp 3.000. Di Probolinggo sendiri masih ada moda transportasi tradisional seperti becak dengan tarif rata-rata Rp 5.000 per kilometer. Sedangkan untuk jarak yang lebih jauh bisa mencapai Rp 25.000. Sebagaimana ojek di area Jakarta, Anda harus sepakat dengan tarif yang diberikan penarik becak sebelum menggunakan jasanya.

Sesuai dengan data Badan Pusat Statistik (BPS), kelompok pengeluaran perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar mengalami deflasi di akhir tahun 2017 kemarin. Artinya, kelompok pengeluaran ini justru mengalami penurunan harga. Hal ini menjadikan warga Probolinggo bisa menghemat pengeluaran untuk tagihan bulanan mereka.

Jika melihat estimasi kebutuhan biaya hidup di atas, maka sebenarnya kebutuhan hidup layak di Probolinggo tidaklah mencapai angka Rp 3 juta. Namun, sesuai dengan data Badan Pusat Statistik (BPS), biaya kebutuhan hidup di Probolinggo ada di angka Rp 3.290.000. Artinya, biaya hidup ini cukup untuk menghidupi satu keluarga.

Purwokerto

jalanan Purwokerto

Sumber : en.wikipedia.org
Rata-rata biaya hidup per bulan : Rp 1.300.000 sampai Rp 2.000.000
Pengeluaran per bulan (untuk satu orang)Estimasi Biaya
kos
Kontrakan rumah
Rp 300.000 – Rp 600.000
Rp 1.000.000 – Rp 2.000.000
MakanRp 21.000 x 31 = Rp 651.000
TransportasiRp 8.000 x 31 = Rp 248.000
Rekreasi dan Kebutuhan Rumah TanggaRp 200.000
*Sumber : arifvista.com

Saat ini Purwokerto muncul sebagai kota yang nyaman untuk para pelajar. Dengan adanya Universitas Jendral Soedirman (Unsoed), makin banyak pelajar yang memilih Purwokerto sebagai tempat untuk melanjutkan studinya. Selain ketersediaan fasilitas pendidikan yang mumpuni, biaya hidup di sini pun murah sehingga tidak memberatkan bagi para perantau.

Pada akhir 2017 kemarin, Purwokerto memang mengalami kenaikan harga untuk pangan seperti cabai yang naik 17,8% bulan November 2017 lalu. Kemudian di bulan Januari 2018 lalu, pihak BPS Purwokerto mencatat keseluruhan inflasi sebesar 1,29 %. Namun kenaikan harga-harga ini tidak lantas membuat biaya hidup di Purwokerto tidak bersahabat.

Untuk biaya makan di kota ini mulai dari kisaran Rp 7.000 sampai Rp 15.000 per porsinya, ini sudah termasuk nasi dan lauk serta minumnya. Sedangkan biaya makan di rumah makan atau restoran bisa mencapai Rp 50.000 tergantung dari menunya. Jadi secara umum, harga makanan di sini bersahabat dengan kantong para pelajar.

Jasa transportasi pun masih mudah untuk didapatkan. Di Purwokerto Anda bisa memilih beberapa moda transportasi seperti mobil angkutan umum, bis, becak, dan dokar. Rata-rata tarif angkutan umum adalah Rp 4.500 sampai Rp 15.000 tergantung jarak tempuh. Sedangkan untuk taksi, tarif regulernya adalah Rp 4.000 per kilometer. Dengan suasana kota yang tenang, berjalan kaki juga masih nyaman dilakukan di Purwokerto.

Pengeluaran perumahan di kota ini juga tidak mahal. Misalnya Anda berniat untuk menyewa kamar kos, kisaran harganya adalah Rp 300.000 sampai Rp 600.000. Sedangkan untuk kontrakan, kisaran harga per tahunnya adalah Rp 7 juta sampai Rp 14 juta per tahun.

Bagi Anda yang berniat untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, maka Purwokerto bisa menjadi pilihan yang menarik.

Metro

pemandangan kota metro

Sumber : metrokota.go.id
Rata – rata biaya hidup per bulan : Rp 3.100.000
Pengeluaran per bulanEstimasi Biaya
Perumahan (sewa)Rp 625.000 sampai Rp 1.300.000
MakanRp 21.000 x 31 = Rp 651.000
TransportasiRp 8.000 x 31 = Rp 248.000
Rekreasi dan Kebutuhan Rumah TanggaRp 300.000
*berbagai sumber

Kota Metro merupakan bagian dari provinsi Lampung di Pulau Sumatra. Metro merupakan salah satu kota dengan biaya hidup termurah di Indonesia. Biaya hidup rata-rata untuk satu keluarga (ayah, ibu, seorang anak) di sini adalah Rp 3,1 juta, sedangkan Upah Minimum Kota Metro 2017 adalah Rp 1.909.503. Menarikanya, dengan upah berkisar Rp 1,9 juta ini, banyak masyarakat yang masih bisa memenuhi kebutuhan primer dan sekundernya di Metro.

Dari 82 kota di Indonesia yang diamati oleh BPS, Metro menempati urutan ke 58 untuk tingkat inflasi. Inflasi atau kenaikan harga terbesar ada pada sektor pangan yaitu sebesar 0,61%, terutama untuk komoditas beras dan umbi-umbian yang mengalami inflasi sebesar 0,41%. Namun dengan tingkat inflasi ini, harga makanan di kota ini tetap saja murah. Untuk hidangan di rumah makan, harganya antara Rp 6.000 sampai Rp 30.000. Cukup murah kan?

Angkutan di dalam kota kebanyakan berupa mobil angkutan umum, sedangkan untuk transportasi antar kota masyarakat Metro menggunakan bis. Tarif angkutan umum kota Metro adalah Rp 4.000. Tentunya tarif makin mahal jika jarak tempuh makin jauh. Sedangkan jika Anda menggunakan kendaraan sendiri, maka harga bahan bakar seperti bensin premium subsidi adalah Rp 6.450. Dimana harga ini tidak jauh berbeda dari harga bensin premium di Jakarta yaitu Rp 6.550.

Jika Anda ingin tinggal di luar pulau Jawa, maka Kota Metro merupakan pilihan yang tepat. Selain menjadi salah satu kota termurah di Indonesia, kota ini juga memiliki tingkat kemacetan dan kriminalits terendah di Provinsi Lampung.

Solo

 

area pasar solo

Sumber : surakarta.go.id
Rata – rata biaya hidup per bulan : Rp 1.500.000
Pengeluaran per bulanEstimasi Biaya
Perumahan (sewa)Rp 300.000 sampai Rp 1.000.000
MakanRp 30.000 x 31 = Rp 310.000
TransportasiRp 8.000 x 31 = Rp 248.000
Rekreasi dan Kebutuhan Rumah TanggaRp 300.000
*berbagai sumber

Tidak lengkap rasanya jika membahas kota dengan biaya hidup termurah di Indonesia tanpa menyinggung Solo.

Kota ini memang sudah lama menyandang gelar sebagai kota dengan biaya hidup termurah. Tidak salah kalau Solo menjadi salah satu kota ternyaman untuk ditinggali di Indonesia. Sebagaimana kebanyakan kota di akhir tahun, Solo pun sempat mengalami inflasi sebesar 1,15%. Namun harga makanan di sini tetaplah murah. Bahkan hidangan khas Nasi Kucing bisa Anda nikmati dengan harga Rp 1.500 di sini. Sedangkan harga makanan lainnya biasanya mulai dari angka Rp 10.000. Jadi jika Anda tinggal di sini, sudah pasti bisa menikmati hidangan enak dengan harga murah.

Fasilitas transportasi di Solo tergolong mudah dan bervariasi sealing mobil angkutan umum dengan tarif dasar Rp 4.000, tersedia pula becak dan bis. Bahkan, saat ini Anda bisa menemukan bis solo trans dengan nama BST. Tarif bis ini adalah Rp 4.500 untuk AC dan Rp 4.000 untuk non AC. Anda cukup membayar sekali saja untuk sekali perjalanan.

Di area kampus, biaya sewa kamar berkisar antara Rp 3,6 juta sampai Rp 7 juta per tahunnya. Dalam sebuah ulasan, bahkan disebutkan bahwa biaya hidup untuk mahasiswa hanya berkisar antara Rp 700.000 sampai Rp 800.000 per bulannya. Artinya, jika Anda tinggal di sini, dengan penghasilan Rp 1.500.000 Anda sudah bisa memenuhi kebutuhan bulanan.

Kediri

pemandangan kediri

Sumber : www.suratkabar.id
Rata – rata biaya hidup per bulan : Rp 1.500.000
Pengeluaran per bulanEstimasi Biaya
Perumahan (sewa)Rp 350.000 sampai Rp 600.000
MakanRp 600.000
Transportasi Rp 70.000 sampai Rp 90.000 (sewa sepeda/ bulan)
Rp 10.000 x 31 = Rp 310.000 (angkutan umum)
Rekreasi dan Kebutuhan Rumah TanggaRp 300.000
*berbagai sumber

Bagi pelajar dan mahasiswa, pasti pernah mendengar namanya Kampung Inggris di Kediri. Banyak pelajar yang berbondong-bondong ke kota ini untuk belajar Bahasa Asing, terutama Bahasa Inggris.

Sebagai tempat belajar, Kediri memiliki fasilitas pendidikan yang baik dan, tentunya, biaya hidup yang murah. Area pelajar yang terkenal sebagai tempatnya pelajar adalah Kampung Inggris di Pare, Kediri. Di sini terdapat banyak tempat belajar Bahasa Inggris baik untuk pemula maupun untuk mereka yang hendak mengambil persiapan tes TOEFL. Secara umum, Anda hanya butuh Rp 1.500.000 untuk biaya hidup bulanan di Pare.

Harga makanan di sini disesuaikan dengan kemampuan para pelajar. Satu porsi makanan harganya mulai dari Rp 6.000. untuk makanan porsi besar seperti Nasi Padang, Anda cukup berbekal uang Rp 10.000 saja. Jadi, selama sebulan biaya makan Anda hanya berkisar di angka Rp 600.000.

Rata-rata tarif dasar angkutan umum ke Pare dan sekitar Kediri adalah Rp 5.000. Jika Anda tinggal di Kampung Inggris Pare, mereka menyediakan penyewaan sepeda dengan biaya Rp 70.000 sampai Rp 90.000 per bulannya.

Kediri merupakan kota yang cocok jika Anda tertarik untuk mengambil pendidikan tambahan di bidang Bahasa. Area Pare di Kediri juga cocok untuk Anda yang berencana melanjutkan studi ke luar negeri dan berniat mengambil persiapan TOEFL sekaligus mempelajari Bahasa Inggris secara mendalam.

Jika ditelaah lagi, hidup di kota-kota ini bisa dibilang nyaman dan murah. Walaupun tidak dipungkiri bahwa fasilitas, terutama fasilitas rekreasi dan hiburan, tidak selengkap di kota-kota besar. Sehingga kota-kota ini cocok bagi Anda yang memang tidak mementingkan fasilitas rekreasi modern seperti bioskop 3 dimensi atau pusat kebugaran modern dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai tambahan referensi Anda, Baca juga artikel kami lainnya tentang kota-kota yang menjadi tempat pensiun palig nyaman.

Bagaimana? Tertarik untuk pindah tempat tinggal?

Komentar