Tenangnya Menikmati Masa Pensiun Di 5 Kota Ternyaman dan Terhemat Ini

Tenangnya Menikmati Masa Pensiun Di 5 Kota Ternyaman dan Terhemat Ini

Menikmati masa pensiun di tempat yang nyaman memang menjadi impian semua orang. Apalagi setelah lama bekerja, seseorang pasti menginginkan hidup di tempat yang tenang dengan suasana santai.

Di Indonesia sendiri ada beberapa kota yang dikenal sebagai tempat terbaik untuk mereka yang sudah pensiun. Kota-kota ini terpilih menjadi kota yang paling cocok untuk para pensiunan karena suasana kotanya yang masih tenang, serta biaya hidup di kota-kota ini masih tergolong murah. Selain itu, kota-kota ini juga memiliki fasilitas kesehatan dan pelayanan publik lainnya yang memadai.

Berikut kota-kota di Indonesia yang paling direkomendasikan untuk jadi tempat tinggal jika saat pensiun tiba.

1. Sibolga

Kota Sibolga

http://www.travelscapeengineer.com/2015/10/menikmati-panorama-kota-sibolga-dari.htm

Luas area10,77 km persegi
Populasi 95.471
Rata-rata biaya hidupRp 1 juta sampai Rp 1,5 juta per bulan
Rumah sakit umum2

Kota yang berada di Sumatera Utara ini dikenal dengan panorama alam yang indah karena berada di kawasan Teluk Tapian Nauli. Selain sebagai kota yang menawarkan wisata alam, Sibolaga juga dikenal sebagai salah satu kota termurah di Indonesia.

Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2016, rata-rata penduduk di kota ini hanya menghabiskan biaya hidup utama antara Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta. Kota ini memang bukan kota besar seperti Medan, Ibu Kota Sumatera Utara, namun hal inilah yang menjadikan Sibolaga memberikan biaya hidup yang murah bagi para penduduknya.

Walaupun bukan kota besar, namun fasilitas kesehatan atau hiburan di Sibolaga juga cukup memadai. Sebagai salah satu tujuan wisata, tidak sulit untuk menemukan fasilitas-fasilitas ini di Sibolaga. Bahkan jika Anda bisa mengisi waktu luang setelah pensiun dengan membuka usaha kecil-kecilan. Para wisatawan yang berkunjung bisa menjadi sasaran konsumen untuk produk Anda.

Pemandangan yang indah, udara sejuk, serta biaya hidup yang murah menjadikan Sibolaga tempat yang nyaman bagi para pensiunan. Disini Anda bisa menikmati pensiun dekat dengan tempat-tempat indah seperti Air Terjun Mursala yang menjadi lokasi syuting film King Kong karya Peter Jackson.

2. Banyuwangi

Pelabuhan Banyuwangi

http://www.dutawisata.co.id/kabupaten-banyuwangi-masuk-top-10-indeks-pariwisata-indonesia/

Luas area5.782,50 km persegi
Populasi1.668.438
Rata-rata biaya hidupRp 3,03 juta per bulan
Rumah sakit 15
Pusat perbelanjaan9

Kota di ujung Jawa Timur ini mungkin tidak banyak dilirik sebagai kota impian saat pensiun. Hal ini dikarenakan letaknya yang jauh dari pusat keramaian seperti Surabaya atau Malang. Selain itu, Banyuwangi lebih dikenal sebagai kota budaya atau tempatnya berbagai festival. Namun sebenarnya, Banyuwangi merupakan kota yang cocok jika Anda menginginkan suasana ramah ala kota kecil dengan biaya hidup murah.

Rata-rata penduduk di Banyuwangi membelanjakan Rp 3,03 juta per bulannya untuk kehidupan sehari-hari. Angka ini 50% lebih murah dari biaya hidup di kota besar seperti Surabaya. Dengan penghasilan dari uang pensiun Anda, kehidupan layak sudah bisa dinikmati di Banyuwangi.

Peluang untuk membuka usaha rumahan atau usaha kecil-kecilan pun masih tersedia di Banyuwangi. Misalnya Anda memiliki keahlian tata rias, Anda bisa memperoleh penghasilan setiap ada festival tahunan seperti Festival Gandrung. Tentunya banyak peluang lain yang bisa digunakan untuk mengisi waktu, seperti usaha kerajinan tangan dan kuliner. Para penduduk lokal dan pelancong merupakan potensi konsumen yang tersedia untuk bisnis Anda.

Letak dari Banyuwangi sebenarnya cukup strategis jika Anda ingin menghabiskan masa pensiun di tempat-tempat indah. Walaupun jauh dari ibu kota provinsi, Banyuwangi cukup dekat dengan Bali. Anda cukup naik kapal feri satu jam untuk sampai ke Bali. Anda pun bisa mengunjungi tempat-tempat wisata di Banyuwangi seperti Taman Nasional Baluran atau Alsa Purwo yang memberikan suasana safari di alam bebas dengan berbagai hewan liar.

Nah, dari segi biaya, budaya, dan fasilitasnya, tidak salah kalau Anda menjadikan Banyuwangi sebagai pertimbangan untuk tempat masa pensiun nanti.

3. Malang

Pemandangan kota Malang

https://www.brilio.net/jalan-jalan/7-julukan-untuk-kota-malang-ini-bikin-kamu-pengen-jalan-jalan-terus-161012j.html

Luas area145,28 km persegi
Populasi887.443
Rata-rata biaya hidupRp 1 juta sampai Rp 1,5 juta bulan
Rumah sakit umum10
Pusat perbelanjaan (termasuk pasar)27

Seperti Yogyakarta, Malang juga dikenal sebagai tempatnya para pelajar juga tempat beristirahat bagi para pensiunan. Misalnya di usia pensiun nanti Anda masih memiliki anak yang kuliah atau sekolah, maka Malang menyediakan fasilitas pendidikan berkelas yang lengkap. Sehingga Anda tidak perlu jauh dengan anak-anak Anda dan tidak perlu menyisihkan budget untuk sewa kos atau rumah.

Jika dilihat dari biaya hidupnya, bisa dibilang biaya hidup di Malang lebih rendah dibandingkan Banyuwangi. Dilihat dari data BPS tahun 2016, rata-rata pengeluaran orang Malang dalam sebulan adalah antara Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta. Artinya dengan uang pensiun Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta per bulan, Anda sudah bisa memenuhi kebutuhan pokok bulanan.

Malang juga dikenal memberikan suasana kota besar yang tidak terlalu padat. Dengan jumlah penduduk hanya sekitar 1 juta jiwa, mendapatkan tempat tinggal yang nyaman di Malang tidaklah mustahil. Di sini juga Anda masih bisa merasakan suasana kebersamaan antar warga.

Fasilitas umum seperti fasilitas kesehatan juga tersedia lengkap di sini. Mengingat di usia ini, Anda pasti membutuhkan akses ke berbagai layanan umum seperti layanan kesehatan dengan mudah dan nyaman.

Malang juga dikenal dengan tata kota yang baik, sehingga Anda tidak perlu khawatir akan banjir atau macet saat tinggal di sini.

Selain sebagai kotanya pelajar, Malang juga merupakan salah satu tujuan pariwisata utama di Indonesia. Di sini Anda bisa menikmati berbagai fasilitas rekreasi dan akses ke tempat-tempat wisata alam juga mudah.

Mungkin di usia pensiun Anda masih ingin memiliki usaha untuk mengisi waktu, maka Malang juga masih memilki banyak peluang bisnis untuk Anda. Dengan banyaknya mahasiswa dan pelancong, Anda bisa membuka usaha kuliner atau laundry. Pastinya masih banyak lagi jenis usaha kecil atau rumahan yang masih banyak peluangnya di sini.

4. Solo

Keraton Surakarta


https://destyanaayu69.wordpress.com/2015/06/24/menjelajah-kota-solo/

Luas area46,01 km persegi
Populasi499.337
Rata-rata biaya hidupRp 500.000
Rumah sakit umum13
Pusat perbelanjaan (termasuk pasar)28

Sudah banyak diketahui di Indonesia bahwa Solo merupakan kota dengan biaya hidup yang murah namun sangat nyaman untuk ditinggali. Di sini semua fasilitas umum seperti transportasi, fasilitas kesehatan, hingga hiburan mudah ditemukan dan memadai. Solo juga banyak disebut sebagai kota yang cocok untuk menghabiskan masa pensiun.

Upah minimum di Solo memang tergolong rendah yaitu hanya sekitar Rp 1.500.000. Namun rata-rata masyarakat Solo menghabiskan Rp 500.000 per orang untuk setiap bulannya. Artinya, dengan uang pensiun Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta sebulan Anda sudah bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Tentunya murahnya biaya hidup di Solo ini cocok untuk Anda yang ingin menghabiskan masa pensiun tanpa rasa khawatir.

Solo memiliki karakteristik yang hampir sama dengan Yogyakarta. Budaya Jawa kental terasa di sini, apalagi di sini juga tempat tinggal keluarga Raja Paku Buwono. Suasana di Solo cocok bagi Anda yang menginginkan suasana santai dan ramah.

Di sini terdapat berbagai pasar tradisional yang menjual berbagai item dengan harga yang sangat terjangkau. Di pasar-pasar ini Anda bisa menemukan panganan khas Solo yang jarang ditemukan di kota-kota lain, kain batik, pakaian, kebutuhan sehari-hari, hingga mainan yang dikerjakan oleh pengrajin lokal.

Selain jalan-jalan dan menikmati kota Solo, Anda juga bisa membuka usaha rumahan seperti usaha kuliner dengan sasaran mahasiswa atau penduduk sekitar. Sebagai daerah yang juga dikenal sebagai wilayah agraris, Anda bisa berinvestasi dalam bentuk lahan pertanian di sini.

5. Singaraja

Pemandangan Singaraja

http://www.balisupertickets.net/buleleng-singaraja.html

Luas area27,98 km persegi
Populasi80.500
Rata-rata biaya hidupRp 3,11 juta
Rumah sakit umum5
Pusat perbelanjaan2

Kota selanjutnya yang cocok untuk menghabiskan masa pensiun Anda adalah Singaraja. Kota ini terletak di Provinsi Bali, dan pastinya merupakan kota yang cocok jika Anda senang dengan suasana santai namun tidak terlalu sepi. Biaya hidup di Singaraja juga termasuk murah di Indonesia.

Salah satu alasan Singaraja merupakan kota yang cocok dijadikan tempat tinggal adalah karena biaya hidupnya yang murah. Rata-rata per keluarga hanya menghabiskan Rp 3,11 juta per bulannya. Artinya, Anda bisa memenuhi kebutuhan hidup tenang bersama keluarga tanpa memikirkan biaya hidup yang terlalu mahal.

Singaraja merupakan kota pariwisata karena letaknya yang berada di Bali sehingga Anda memiliki akses untuk liburan ke berbagai objek wisata di sini. Menikmati masa pensiun di kota ini akan terasa seperti liburan setiap hari.

Karena kota ini merupakan tujuan pariwisata untuk wisatawan lokal dan internasional, Anda tidak akan kesulitan menemukan fasilitas umum seperti transportasi atau kesehatan. Di sini juga tidak sulit menemukan kuliner dan kerajinan tangan khas Singaraja dengan harga terjangkau.

Tidak hanya denga liburan, masa pensiun di Singaraja juga bisa diisi dengan kegiatan bisnis kecil-kecilan. Memiliki investasi berupa tempat penginapan juga cukup mengntungkan bagi Anda. Di sini Anda memiliki potensi konsumen yang luas seperti para wisatawan.

Bagaimana? Sudah ada gambaran mau menghabiskan masa pensiun dimana?

Dimanapun Anda memilih tempat tinggal untuk masa pensiun nanti, jangan lupa untuk mempersiapkan kemampanan finansial Anda dari sekarang. Simak artikel langkah persiapan masa pensiun ini. Anda akan mendapatkan tips tentang poin apa saja yang harus dilakukan jauh hari sebelum Anda menginjak usia pensiun.

Komentar