Bisnis Kuliner Ramadhan Menarik Minat Karyawan Kantoran

Bisnis Kuliner Ramadhan Menarik Minat Karyawan Kantoran

Bulan Ramadhan memang membawa berkah bagi banyak orang. Salah satunya adalah bisnis musiman yang hanya hadir saat Bulan Puasa ini.

Khusus di Bulan Ramadhan banyak orang berjualan takjil atau makanan pembuka puasa. Pedagang takjil bukan hanya mereka yang memang berbisnis kuliner sebelumnya, melainkan pedagang dadakan yang memanfaatkan momen puasa untuk berjualan takjil.

Para pedagang takjil ada yang terdiri daru ibu rumah tangga hingga orang kantoran yang melihat peluang ini. Bahkan di area kampus, banyak pula mahasiswa yang berjualan takjil sebagai bagian dari kegiatan amal atau memang ingin mencoba berdagang.

Salah satu pedagang musiman yang berjualan takjil adalah Tania. Tahun ini merupakan kedua kalinya Tania berjualan takjil di Pasar Ramadhan Benhil. Hobinya memasak dimanfaatkan untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Kesempatan berbisnis kuliner di Bulan Ramadhan tidak ia lewatkan karena di saat inilah banyak orang yang mencari makanan pembuka puasa yang khas. Selain berjualan di Pasar Ramadhan, Tania juga sering mendapatkan pesanan makanan dari teman-temannya.

Tania yang juga karyawan di sebuah perusahaan di Jakarta ini membagi waktunya agar bisa menjalankan bisnis kuliner di Bulan Ramadhan. Tania berangkat ke kantor di pagi hari seperti biasanya, lalu pukul 15:00 WIB dia sudah pulang dari kantor dan langsung menuju ke lapak jualannya di Pasar Ramadhan Benhil.

Dengan bisnis kuliner musiman ini, Tania mengaku meraup omzet hingga Rp 1,2 juta per hari.

“Setiap hari pulang kerja langsung ke sini. Enggak capek, senang saja bisa melayani sendiri,” ujar Tania.

Sama dengan Tania, seorang karyawan kantor lainnya bernama Reta juga ikut meramaikan bisnis takjil di Pasar Ramadhan Benhil. Reta mengaku dapat menambah pundi penghasilannya dengan menjual bubur kampiun.

Reta dibantu Ayahnya untuk menjaga stan dagangannya. Sang Ayah juga mengaku senang bisa menghabiskan waktu dengan putrinya sembari berjualan.

“Saya kerja kantoran biasanya, makanya dibantu Ayah,” ungkap Reta.

Langkah Reta dan Tania untuk menambah penghasilannya selama Bulan Ramadhan juga dilakukan oleh banyak karyawan lainnya. Ada yang memang memiliki lapak untuk berjualan, adapun yang sekedar menerima pesanan.

 

[Source]

Komentar