Akhirnya Twitter Membukukan Laba Bersih Yaitu 91 Juta Dollar AS

Akhirnya Twitter Membukukan Laba Bersih Yaitu 91 Juta Dollar AS

Pada kuartal IV 2017, akhirnya perusahaan penyedia jejaring sosial Twitter melaporkan labanya, yaitu sebesar 91 juta dollar AS.

Peristiwa ini merupakan kali pertamanya bagi Twitter untuk membukukan laba bersih kuartalan sejak berada di bursa saham tahun 2013 lalu. Dengan adanya pembukuan laba bersih ini, Twitter pun berharap bisa mencetak laba untuk tahun 2018 ini.

Tahun-tahun yang cukup berat pernah dialami Twitter sebelumnya. Kondisi perusahaan saat itu memaksa Twitter untuk memangkas jumlah karyawannya. Jack Dorsey, pendiri Twitter, kemudian kembali menjadi CEO di tahun 2015.

Peningkatan bisnis Twitter pada kuartal IV 2017 ini diperoleh pada bisnis iklan. Penjualan Twitter tercatat mencapai 732 juta dollar AS, naik 2 persen jika dibandingkan dengan periode sama pada tahun sebelumnya.

Tentunya pencapaian Twitter ini menggembirakan. Hal ini mengingat selama beberapa kuartal terakhir, penjualan Twitter selalu mengalami penurunan.

Berita menggembirakan ini dituangkan pihak Twitter dalam suratnya ke pemegang saham. Dalam surat ini disebutkan bahwa penjualan mereka meningkat lebih tinggi dibandingkan perkiraan. Menurut Twitter, peningkatan penjualan iklan ini terjadi pada seluruh produk dan geografi.

Dengan meningkatnya performa Twitter ini, saham Twitter pun ikut meningkat 20 persen pada perdagangan di hari Kamis (8/2/2018) waktu setempat setelah kinerja keuangan perseroan dilaporkan.

Pewa penjualan yang membaik ini menunjukkan bahwa usaha Twitter untuk bangit kembli tidaklah sia-sia.

Adapun langkah yang digunakan Twitter untuk memperbaiki kinerjanya adalah dengan memangkas biaya dan memperbaiki layanan demi menjaga loyalitas penggunanya. Pada kuartal IV 2017, Twitter mengubah kebijakan batas cuitan untuk setiap penggunanya menjadi dua kali lipat dari sebelumnya.

“Kami pun memperoleh lebih banyak retweet. Kami juga memperoleh lebih banyak mention,” ujar Dorsey.

Seorang analis dari GBH Insight, Daniel Ives, menyatakan bahwa kinerja keuangan Twitter merupakan kesempatan bagi para investor yang sabar menunggu perbaikan setelah menghadapi tahun-tahun yang sulit.

Namun demikian, pertumbuhan pengguna Twitter pada kuartal IV 2017 ini masih tergolong stagnan. Hingga kuartal IV 2017 kemarin, pengguna aktif Twitter berjumlah 330 juta.

 

[Source]

Komentar