Tiga Provinsi Di Kalimantan Menjadi Kandidat Ibu Kota Indonesia Baru

Tiga Provinsi Di Kalimantan Menjadi Kandidat Ibu Kota Indonesia Baru

Bambang Brodjonegoro, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, mengatakan bahwa kajian awal perpindahan ibu kota Indonesia sudah dilaporkan ke pihak Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, Jokowi mengarahkan untuk membahas topik ini dengan lebih rinci lagi.

“Hasil kajian awal kemarin sudah dilaporkan kepada presiden, ya arahannya kita akan bahas lebih detil lagi,” kata Bambang setelah membuka acara Komunikasi Publik tentang Rancangan Peraturan Tata Cara Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah di Bappenas.

Berikut gambaran umum mengenai apa yang dilaporkan Bambang ke Presiden Jokowi.

Bambang memaparkan bahwa hasil kajian merupakan laporan mengenai kondisi daerha kandidat Ibu kota yang baru, mulai dari sistem perencanaannya, kelebihan dan kekurangan daerah tersebut, ketersediaan lahan, serta kondisi infrastruktur penunjungnya.

“Meskipun kita membangun kota baru tapi akan lebih efisien. Nantinya kalau kota baru tersebut berapa jarak yang tidak terlalu jauh dari infrastruktur yang dibutuhkan,” kata Bambang.

Bambang juga menyebutkan ada tiga provinsi yang menjadi kandidat kuat pengganti Jakarta, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur.

Bambang sendiri masih enggan menyebutkan nama daerah yang akan menjadi ibu kota atau kandidat terkuatnya. Namun katanya, yang pasti adalah daerah di luar Pulau Jawa.

“Di luar jawa itu pasti, itu kan sudah saya kemukakan, ini kan lebih teknis. Jadi kemudian ya itu perencanaan, lokasi, infrastruktur, dan juga ketersediaan lahan,” kata Bambang.

 

[Source]

Komentar