Pembangunan Bandara Untuk Antisipasi Lonjakan Penumpang Per Tahunnya

Pembangunan Bandara Untuk Antisipasi Lonjakan Penumpang Per Tahunnya

Dalam beberapa tahun teraakhir, pemerintah mendorong pembangunan bandara di berbagai daerah. Baik itu bandara perintis dengan Kemneterian perhubungan sebagai pengelolanya maupun bandara komersil.

Hal ini dilakukan karena jumlah penumpang angkutan udara meningkat tajam dari tahun ke tahun. dengan adanya penambahan bandara ini, diharapkan aktivitas ekonomi masyarakat menjadi tambah lancar.

Dua bandara yang baru diresmikan yaitu Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat dan Bandara Ahmad Yani di Semarang, Jawa Tengah. Selain itu, proses penambahan kapasitas di bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng juga sudah dijadwalkan. Rencanya, pembangunan tambahan landasan pacu (runway) ketiga akan selesai bulan Juni tahun 2019.

Dengan adanya penambahan landasan pacu ini, diharapkan jumlah pergerakan pesawat (take off dan landing) juga bisa meningkat. Saat ini jumlah pergerakan pesawat adalah 80 pesawat per jam, nantinya ditargetkan menjadi 120 pesawat per jam.

“Saya sudah perintahkan kepada Menteri Perhubungan (Budi Karya Sumadi), Dirut Angkasa Pura II, untuk juga menyiapkan terminal yang keempat karena memang kita harus selalu merencanakan lebih awal seperti itu,” terang Presiden Joko Widodo saat meninjau pembangunan landasan pacu (runway) ketiga Bandara Soetta, Tangerang, Banten.

Pembangunan bandara Soetta ini menelan biaya sekitar Rp 1,5 triliun. Adapun rencana pembangunannya adalah pembangunan runway ketiga sepanjang 3.000 meter dan taxi way sepanjang 3.160 meter. Selain itu ada juga tambahan biaya untuk pembangunan terminal 4 sejumlah Rp 11 triliun.

“Pembebasan sudah selesai 70%, konstruksi juga sudah dimulai prosesnya dan kita harapkan paralel taxi way`ini selesai nanti pada akhir Desember 2018,” tambahnya.

Lonjakan penumpang yang mencapai 63 juta orang pada saat ini, nantinya bisa difasilitasi dengan baik. Kemudian pada 2025 nanti, diperkirakan jumlah penumpang bisa mencapai 100 juta per tahunnya.

“Jadi kalau terminal ini tidak juga segera dipersiapkan kita juga akan kedodoran lagi,” ungkap Presiden.

Tidak hanya penumpang, penambahan fasilitas bandara ini juga bisa membantu pengiriman barang.

“Saat ini juga dibangun saat connection taxi way dan cargo village karena permintaan akan barang ini banyak sekali. Tentu dengan adanya tambahan landasan maka take off dan landing bisa lebih cepat lagi,” pungkasnya.

 

[Source]

Komentar