Kementerian PUPR Menggencarkan Penataan Kawasan Kumuh

Kementerian PUPR Menggencarkan Penataan Kawasan Kumuh

Tidak hanya sebatas pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) dan bendungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga mengembangkan infrastruktur untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal ini dinyatakan dalam sebuah keterangan tertulis PUPR pada hari Kamis (21/9/2017). Penataan Kawasan Pantai Pasir Panjang di Kota Kupang juga telah dituntaskan melalui Direktorat Jendral Cipta Karya di tahun 2016 lalu. Program penataan ini bertujuan untuk menambah ruang terbuka hijau (RTH) di Kupang dan menjadikannya sebagai ruang publik, dimana nantinya bisa digunakan pula sebagai destinasi wisata.

Penataan kawasan ini dikerjakan dengan anggaran sebesar Rp 4,72 miliar. Dimana anggaran ini mencakup keperluan perbaikan jalan, taman, lampu, pembangunan toilet, dan pos jaga.

Di tahun 2016, Kementerian PUPR telah melakukan langkah penataan bangunan di sekitar kampung tradisional Todo, Kabupaten Manggarai dengan anggaran Rp 1,9 miliar. Sekarang kampung Todo sudah lebih tertata dengan area layanan 5,13 hektar. Selain dapat digunakan sebagai tempat kegiatan masyarakat, kampung ini juga diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi wisata budaya di NTT.

Selain NTT, Kementerian PUPR juga melakukan penataan di berbagai kota/kabupaten lainnya di Indonesia. Langkah ini merupakan wujud dari usaha Pemerintah Pusat dalam meeujudkan komitmen hijau.

Di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Kementerian PUPR membangun RTH dengan luas 10 hektar yang mampu menampung hingga 11 ribu pengunjung. Dana yang digunakan untuk pembangunan RTH ini adalah sebesar Rp 4,7 miliar.

Di Kalimantan Timur sendiri, pembangunan RTH dilakukan di kawasan tepi Sungai Mahakam, Kabupaten Kutai Kartanegara dan Taman Adipura, Kota Bontang. Pembangunan RTH ini mencakup lanskap taman, jogging track, panggung pertunjukan, parkir sepeda, sumur resapan, toilet, komposter sampah, dan pos jaga.

Sedangkan di kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, perbaikan kualitas lingkungan dilakukan pada area reklamasi di kawasan pesisir pantai Kota Ternate dengan anggaran Rp 4,21 miliar.

Pada 2016, Kementerian PUPR telah menyelesaikan banyak proyek RTH dan penanganan kawasan kumuh. Program ini mencakup area  seluas 2.162 Ha yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.

 

[Source]

Komentar