Mengajari Pengelolaan Keuangan Sejak Dini Kepada Buah Hati

pengelolaan keuangan sejak diniMengajari sang buah hati perihal keuangan sejak dini merupakan tindakan yang tepat. Hal ini untuk memupuk rasa tanggung jawab anak tentang pengelolaan keuangan. Dengan mendidik buah hati Anda untuk menabung dan mengatur keuangan sejak kecil akan menghindarkannya dari beberapa tindakan negatif seperti pemborosan, malas dan berutang.Waktu yang tepat untuk mengajarinya soal pengelolaan keuangan adalah ketika sang anak telah menginjak usia sekolah dasar. Biasanya di usia ini anak-anak sudah belajar tentang pengurangan, penambahan, serta konsep matematika lainnya terhadap uang jajan yang diberikan. Hal ini dilakukan agar kelak ketika anak-anak mulai beranjak dewasa, mereka akan dapat mulai membuat beberapa keputusan mengenai keuangannya

Ada banyak cara untuk mengajarkan pengelolaan keuangan sejak dini kepada sang buah hati. Dari memberikan pendidikan dan pengetahuan soal menata keuangan hingga mengajari ia cara untuk berinvestasi. Perlahan-lahan sang anak akan memiliki tanggung jawab yang besar untuk mengelola keuangannya sendiri dan ia akan jadi terbiasa untuk mengatur setiap pengeluarannya. Berikut 8 ajaran mengenai pengelolaan keuangan sejak dini seperti yang dirangkum dari Forbes dan Moneysmart.

1.Mengenalkan konsep uang

Pada saat si anak memasuki usia sekolah dasar, ia sudah memahami tentang cara berhitung dan pemahaman dasar soal uang. Anda bisa mulai mengajarkan pengelolaan keuangan sejak dini dengan cara memberitahukan soal pecahan uang, mulai dari yang terkecil sampai yang terbesar. Dari pecahan kertas sampai pecahan koin. Berikan segala informasi tentang uang yang ingin diketahui anak. Dengan cara ini sang anak mendapat ilmu media berhitung agar menjadi lebih cerdas.

2.Beri uang saku

Dengan memberikan uang saku kepada anak Anda, maka ia akan terbiasa untuk mengelola keuangannya sendiri. Ia tak hanya menjadi anak yang pandai berhitung tetapi sedari kecil sudah mampu mengelola setiap pemasukan dan pengeluaran yang dilakukan. Anak Anda akan memiliki sifat hati-hati dan hemat dalam menggunakan setiap uang yang saku yang diterimanya.

3.Ajari untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran

Apabila dalam sehari Anda memberikan uang saku kepada anak sebesar Rp 10.000, maka ajari juga kepadanya untuk mencatat dan menghitung setiap pengeluaran yang dilakukan. Mengajarkan pengelolaan keuangan sejak dini kepada buah hati dengan cara ini bisa efektif meningkatkan rasa tanggung jawab dan bijaksana dalam membelanjakan setiap uang yang dimilikinya. Catatan ini akan berguna untuk bukti pengeluaran dan pemasukan sang anak setiap harinya. Sehingga apabila pengeluarannya lebih besar daripada pemasukan, Anda dapat mengevaluasinya.

4.Utamakan kebutuhan daripada kepentingan

Saat buah hati Anda memegang sendiri uang jajannya , selalu ingatkan kepadanya untuk mengutamakan kebutuhan di atas kepentingan. Beli barang-barang yang sesuai kebutuhannya. Ia bisa mengutamakan untuk membeli alat tulis, makanan, kaus kaki dibanding menghabiskan uang jajannya untuk mainan. Dengan kebiasaan ini, di masa depan sang anak dengan mudah mampu mengatur setiap penghasilan yang diterimanya untuk mengutamakan kebutuhan.

5.Budaya menabung

Menabung sejak dini punya manfaat yang besar. Membiasakan menabung sejak usia dini menjadi contoh positif dalam hal mengajarkan pengelolaan keuangan pada buah hati. Ajari sanak Anda untuk menyisihkan 20 persen dari uang jajannya setiap hari. Anda bisa mengajaknya untuk menabung di bank dengan membukakan rekening tabungan atau dengan cara yang konvensional seperti menabung di celengan. Budaya menabung ini akan menjadi kebiasaan yang baik bagi sang anak. Hingga dewasa, ia akan terbiasa untuk menyisihkan penghasilannya. Tabungan ini tentu akan berguna bagi masa depan sang anak. Bisa ia gunakan untuk biaya pendidikan, biaya pernikahan bahkan membeli rumah.

6.Praktik melalui permainan

Mengajarkan pengelolaan keuangan sejak dini kepada sang buah hati bisa dilakukan dengan permainan. Permainan yang tepat untuk mengajari soal keuangan adalah monopoli. Melalui permainan ini, anak Anda bisa berlatih soal transaksi keuangan, mengeluarkan uang secara cermat, serta berhitung. Permainan ini sangat bagus melatih kecermatan dan ketepatan sang anak dalam menggunakan uang yang dimilikinya. Cara ini juga terkesan santai, mudah untuk dipraktikkan dan cepat masuk dalam pola pemikiran sang anak.

7.Ajak sang anak berbelanja

Praktik selanjutnya yang juga ampuh untuk mengajarkan pengelolaan keuangan kepada sang buah hati adalah dengan cara mengajak sang anak ikut belanja. Ketika Anda hendak belanja bulanan di pasar tradisional maupun supermarket, ajak serta anak Anda. Ia akan melihat proses transaksi dilakukan, penyerahan serta pengembalian uang serta bagaimana mengelola keuangan yang tepat saat belanja. Di sini Anda juga bisa mengajarinya untuk mengutamakan membeli barang-barang kebutuhan. Praktik seperti ini akan memudahkan sang anak merekamnya dalam memori dan ia bisa melakukannya di masa depan saat sudah berkeluarga.

8.Buka mata soal investasi

Langkah terakhir yang perlu Anda lakukan adalah mengajarinya tentang investasi. Beri pengetahuan dan informasi kepada sang buah hati mengenai manfaat berinvestasi. Paparkan secara singkat agar sang anak mudah mengerti tentang produk-produk investasi dan masing-masing manfaatnya. Sehingga di masa depan, ia tidak awam soal investasi dan bisa langsung praktik untuk membuka investasi.

Latih juga cara mengelola keuangan pada buah hati dengan 3 Game yang Mengajarkan Anak Anda Tentang Keuangan

Komentar