Mudik Dengan Sepeda Motor VS Transportasi Umum: Lebih Efisien Mana?

Mudik Dengan Sepeda Motor VS Transportasi Umum: Lebih Efisien Mana?

Mudik merupakan tradisi yang dilakukan masyarakat Indonesia setiap tahunnya. Keramaian pada arus mudik dan arus balik memaksa pemerintah untuk menaruh perhatian khusus pada penyediaan fasilitas transportasi. Baik itu berupa unit kendaraan maupun fasilitas pendukung lainnya seperti pengadaan jalan dan posko-posko.

Tingkat terjadinya kecelakaan juga menjadi kekhawatiran tersendiri saat puncak arus mudik dan arus balik. Oleh karenanya penyediaan unit kendaraan seperti pesawat, kapal, bus, maupun kereta dilakukan agar mampu menampung jumlah pemudik.

Sayangnya, di Indonesia masih banyak pemudik yang lebih memilih menggunakan sepeda motor untuk pulang ke kampung halamannya. Dari segi pengguna sepeda motor, bisa dilihat bahwa mereka memilih moda transportasi ini karena lebih praktis. Namun jika dilihat dari segi keamanan, melakukan perjalanan panjang menggunakan sepeda motor sangat berbahaya. Apalagi, pengguna sepeda motor ini membawa banyak barang saat mudik dan saat kembali ke tanah rantaunya.

Berikut ulasan lebih lanjut mengenai, apakah sepeda motor memang efisien sebagai kendaraan mudik?

Kenapa banyak pemudik menggunakan sepeda motor?

Perlu diakui bahwa memiliki sepeda motor memang lebih murah dibandingkan dengan mobil. Oleh karenanya, banyak masyarakat di Indonesia yang memilih sepeda motor sebagai kendaraan pribadinya. Akibatnya, banyak orang yang menggunakan sepeda motor sebagai moda transportasi saat mudik.

Bagi mereka yang tidak ingin repot berlomba mendapatkan tiket transportasi umum atau menyewa mobil, sepeda motor menjadi solusi. Bahkan pengendara sepeda motor matic dan bebek menemukan berbagai cara untuk memuat barang-barangnya saat mudik.

Selain itu, perawatan sepeda motor juga sederhana. Tidak sulit menemukan bengkel tambal ban di pinggir jalan sepanjang perjalanan pulang atau balik kampung. Kebutuhan bensinnya juga tidak banyak. Walaupun untuk jarak jauh, Anda harus siap mengisi bahan bakar setiap dua atau tiga jam.

Dengan adanya kendaraan pribadi ini juga, pemudik akan dimudahkan dalam hal transportasi saat di kampung halaman nanti.

Dari penjelasan singkat ini saja bisa dipahami mengapa masih banyak orang yang memilih mudik menggunakan sepeda motor walaupun pihak pemerintah sudah menyarankan untuk menggunakan transportasi umum yang aman. Tentu alasan utamanya, karena mereka merasa bahwa sepeda motor merupakan moda transportasi yang paling efisien.

Namun apakah sepeda motor memang lebih efisien? Berikut kelebihan dan kekurangan jika menggunakan motor dan tranportasi umum lainnya.

Menggunakan jenis transportasi apapun untuk mudik memang memiliki sisi baik dan buruknya tersendiri. Untuk menyederhanakan penjelasan kali ini, kami akan memfokuskan transportasi umum berupa bus dan kereta. Hal ini mengingat penggunaan sepeda motor untuk mudik hanya pada jarak tempuh terbatas, atau bisa ditempuh dengan moda transportasi darat lainnya seperti bus dan kereta.

Persiapan sebelum mudik

Sebelum mudik, pastinya Anda harus melakukan persiapan. Bagi mereka yang menggunakan sepeda motor untuk mudik, maka persiapan kendaraan merupakan keharusan. Mulai dari pemerikasaan kondisi kendaraan, mengganti oli, dan tentunya pengisian bensin.

Namun dibandingkan dengan mobil, perawatan dan pengecekan kondisi motor ini lebih sederhana. Hal ini juga menjadikan persiapan kendaraan menjelang mudik jadi lebih cepat.

Sedangkan dengan menggunakan transportasi umum seperti bus dan kereta, Anda harus membeli tiketnya dari jauh-jauh hari. Bahkan dengan banyaknya orang yang mencari tiket ini Anda harus membeli tiket mudik sebulan sebelum hari keberangkatan.

Jika membeli tiket dalam waktu yang dekat dengan hari keberangkatan, selain besar kemungkinan Anda tidak mendapatkan kursi, Anda juga harus membayar lebih karena adanya kenaikan harga.

Biasanya sebulan sebelum cuti Lebaran dimulai, berbagai website travel dan kartu kredit mengadakan program diskon atau potongan harga yang bisa digunakan.

Fleksibilitas

Mengingat harga sepeda motor yang lebih murah jika dibandingkan dengan mobil, menyebabkan banyak orang yang memilih sepeda motor sebagai kendaraan pribadi. Pastinya, menggunakan kendaraan pribadi sebagai pilihan transportasi lebih praktis untuk dilakukan. Mereka tidak perlu membeli tiket jauh-jauh hari atau mencari layanan penyewaan mobil.

Di sisi lain, mengingat bus dan kereta adalah kendaraan umum, maka Anda tidak bisa bebas berhenti. Mereka memiliki titik-titik pemberhentian tertentu sehingga Anda harus menunggu sampai kendaraan berhenti jika ingin turun, baik itu untuk ke kamar kecil, membeli makanan, atau melepaskan penat sejenak.

Biaya

Dari segi biaya memang terlihat menggunakan sepeda motor lebih murah. Misalnya ongkos bus dari Jakarta ke Solo adalah Rp 200.000, jadi untuk satu keluarga (ayah, ibu, dua anak) memakan biaya Rp 800.000. Mudik menggunakan sepeda motor dari Jakarta ke Solo hanya butuh Rp 100.000 untuk keperluan bensin. Dari perhitungan sederhana ini saja bisa dilihat mengapa usaha pemerintah untuk mengurangi pemudik menggunakan motor pada tahun-tahun sebelumnya tidak banyak membuahkan hasil.

Namun sebenarnya apakah biaya mudik menggunakan sepeda motor hanya biaya bensin saja? Anda juga harus mempersiapkan biaya perawatan sebelum dan sesudah mudik. Dimana biaya perawatan motor menjelang mudik rata-rata Rp 220.000. Jadi kalau Anda melakukan perawatan motor untuk sebelum dan sesudah mudik, bisa memakan biaya Rp 440.000. Artinya, keseluruhan biaya untuk mudik dengan motor adalah Rp 540.000.

Dengan selisih biaya sekitar Rp 260.000, mudik dengan sepeda motor memang lebih murah dibandingkan menggunakan transportasi umum.

Muatan

Mudik dengan sepeda motor bukanlah pilihan tepat jika Anda ingin membawa banyak barang. Apalagi biasanrya pihak keluarga akan memberikan cendera mata atau oleh-oleh untuk dibawa kembali ke kota. Akibatnya, barang bawaan saat balik menjadi lebih banyak daripada saat mudik. Jika dipaksakan untuk memuat semua barang-barang bawaan dengan motor, maka kelebihan kapasitas akan membahayakan pengendara dan penumpang motor.

Kemudian pada transportasi umum, Anda akan disediakan bagasi atau tempat untuk menyimpan barang-barang bawaan. Adanya bagasi ini, menjadikan perjalanan lebih nyaman karena Anda tidak perlu repot memastikan barang-barang Anda tidak jatuh saat berada di jalan.

keluarga mudik dengan sepeda motor

Sumber : news.okezone.com

Keamanan

Kekhawatiran utama dari pihak pemerintah mengenai pemudik yang menggunakan sepeda motor adalah faktor keamanan. Hal ini mengingat banyaknya kendaraan lain seperti mobil, bus, bahkan truk menjadikan sepeda motor lebih rentan terhadap efek kecelakaan yang lebih parah.

Pada periode mudik Lebaran tahun 2017, tercatat bahwa 74% kecelakaan menimpa pengguna sepeda motor.

Selain itu, tidak sulit dilihat saat mudik tiba bahwa banyak orang yang tidak sungkan menggunakan satu sepeda motor untuk satu keluarga. Hal ini tentu tidak aman, apalagi bagi penumpang anak-anak.

Menggunakan moda transportasi bus dan kereta memang menjadi pilihan yang aman jika Anda tidak memiliki mobil untuk mudik. Dengan menggunakan bus atau kereta setiap anggota keluarga memiliki tempat duduknya sendiri, sehingga aman untuk digunakan bersama anak-anak.

Risiko efek kecelakaan dengan menggunakan bus dan kereta juga lebih kecil. Hal ini karena pihak penyedia layanan transportasi umum akan menugaskan supir yang sudah berpengalaman dan memahami standar pengoperasian yang benar.

Tidak seperti menggunakan speeda motor, dengan bus atau kereta Anda juga terlindung dari cuaca buruk. Sehingga perjalanan tetap bisa dilakukan walaupun hujan.

Jadi mana yang lebih efisien?

Dari kelebihan dan kekurangan dari penggunaan sepeda motor dan transportasi umum berupa bus dan kereta sebenarnya mana yang lebih efisien?

Pada dasarnya menggunakan moda transportasi yang lebih aman adalah pilihan yang lebih efisien. Hal ini karena risiko kecelakaan atau ancaman kesehatan akan lebih kecil dengan menggunakan moda transportasi yang aman. Sehingga Anda tidak perlu memikirkan biaya pengobatan atau produktifitas kerja menurun setelah kembali dari mudik. Dimana biaya perawatan atau kerugian karena menurunnya produktifitas bisa jadi lebih mahal daripada harga tiket transportasi umum.

Dalam pembahasan ini, menggunakan kereta dan bus juga sebenarnya lebih efisien karena tidak memerlukan banyak persiapan dan memperkecil risiko kecelekaan selama perjalanan.

Jika Anda masih berfikir tentang kebutuhan kendaraan saat sampai di kampung halaman, maka masalah ini sebenarnya bisa diatasi dengan ketersediaan angkutan umum. Selain itu, Anda juga bisa menyewa mobil atau menggunakan layanan transportasi online.

Untuk menyiasati faktor biaya, pihak Badan Usaha Milik Negara dan swasta bersama-sama mengadakan program mudik gratis 2018. Adanya program ini membantu mengurangi pengguna sepeda motor saat arus mudik. Namun ketakutan akan melonjaknya jumlah pengguna sepeda motor pada arus balik tetap menjadi perhatian khusus.

Pada saat mudik dan balik, faktor keamanan dan kesehatan haruslah menjadi perhatian utama. Oleh karenanya, lebih baik untuk tidak memaksakan diri menggunakan sepeda motor jika Anda hendak melakukan perjalanan jauh seperti mudik ke kampung halaman.

Selanjutnya sebagai inspirasi di Bulan Syawal ini, artikel mengenai pengeluaran saat Ramadhan ini bisa menjadi referensi Anda agar lebih siap menghadapi Bulan Puasa dan Lebaran di tahun depan.

 

Image source id.wikipedia.org

Komentar