Nilai Tukar Bitcoin Sudah Dua Kali Mengalami Penurunan

Nilai Tukar Bitcoin Sudah Dua Kali Mengalami Penurunan

Nilai tukar mata uang digital, bitcoin, mengalami penurunan dalam sebulan ini. Tercatat sudah dua kali dalam sebulan ini bitcoin mengalami penurunan nilai tukar. Namun kondisi ini tidak bertahan lama dan nilai tukar bitcoin stabil kembali.

Kondisi yang sama juga terjadi di Cina. Pertama kali kondisi ini muncul karena pemerintah Cina mengumumkan rencananya untuk melarang bitcoin. Dampaknya, nilai tukar bitcoin langsung turun 10 persen.

Kemudian, nilai tukar bitcoin kembali turun karena komentar CEO JP Morgan, Jamie Dimon, yang mengatakan bahwa bitcoin merupakan sebuah kekacauan. Dimana kekacauan ini akan segera meledak. Ia bahkan menambahkan bahwa putrinya sudah membeli sejumlah bitcoin, yang mana nilai tukarnya lebh tnggi hngga 300 persen di tahun ini.

“Ini (bitcoin) bukan sesuatu yang nyata, suatu saat ini akan mati. Saya tidak menyarankan untuk segera mengumpulkan bitcoin dan menjual 100.000 dollar AS bitcoin sebelum nilainya turun,” terangnya dalam acara Delivering Alpha Conference.

Komentarnya ini malah memberikan dampak buruk pada nilai tukar bitcoin yang menurun menjadi 3.772 dollar AS atau sekitar Rp 49,9 juta per kepingnya. Nilai ini merupakan yang terendah selama sebulan ini.

Namun tak lama kemudian, nilai tukar bitcoin kembali mneguat. Pada hari Rabu, 13 September 2017, nilai tukarnya ada di titik 3.894 dollar AS atau sekitar Rp 51,5 juta per kepingnya.

Nilai tukar bitcoin dalam dari waktu ke waktu

Nilai tukar bitcoin yang tertinggi terlihat pada enam bulan lalu, yaitu di titik 1.223 dollar AS atau setara dengan Rp 16,1 juta. Sedangkan enam bulan sebelum angka ini, nilai bitcoin adalah 600 dollar AS atau sekitar Rp 7,9 juta per keping.

Sebelumnya, di tahun 2015, Jamie pernah berkomentar bahwa pemerintah tidak akan membiarkan nilai tukar bitcoin lebih tinggi. Juga tidak akan membiarkan bitcoin menjadi tantangan bagi mata uang lokal.

Pada saat keluar komentar ini, nilai tukar bitcoin adalah 334 dollar AS atau sekitar Rp 4,4 juta per keping. Jika Anda termasuk orang yang tidak mendengarkan Jamie Dimon dan tetap membeli 10 bitcoin, maka investasi Anda saat ini sudah mencapai 30.000 dollar AS atau setara dengan nilai Rp 397 juta.

Dari naik turunnya nilai tukar bitcoin ini, dapat diambil kesimpulan bahwa sebenarnya tidak ada yang bisa memprediksikan masa depan. Bahkan seorang Jamie Dimon.

 

[Source ]

Komentar