Panduan Eksklusif!

Panduan Umum Pinjaman Pribadi Untuk Pemula

Rangkaian informasi yang harus Anda ketahui tentang pinjaman, baik bank maupun online

Lakukan Beberapa Hal Ini Jika Anda Terlambat Mengangsur Pinjaman

Mengatur keuangan bukan hanya soal budgeting, melainkan juga soal membuat jadwal keuangan sesuai kebutuhan. Hal ini bisa membuat Anda lebih disiplin dalam memenuhi kewajiban keuangan dengan tepat waktu.

Berkaitan dengan panduan pengaturan keuangan, kali ini kami akan menyajikan ulasan tentang keterlambatan dalam membayar pinjaman. Tentu saja telat membayar pinjaman akan membuahkan konsekuensi finansial. Mulai dari catatan keuangan yang buruk, hingga keharusan membayar denda.

Oleh karenanya, simak penjelasan di bawah ini.

Mengapa Anda tidak boleh telat membayar pinjaman?

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa Anda tidak boleh telat saat membayar cicilan pinjaman.

Denda yang menumpuk

Sebagaimana sistem pinjaman di lembaga keuangan manapun, denda keterlambatan membayar pasti ada.

Perlu diketahui bahwa jika Anda harus membayar denda, maka jumlah uang yang harus dibayarkan nantinya akan bertambah. Apalagi jika jenis pinjaman Anda memiliki sistem denda per hari. Adapun denda pinjaman terkecil adalah 0,1% per hari.

Meningkatnya jumlah utang ini nantinya bisa mengganggu keuangan Anda. Jangan sampai pada akhirnya Anda harus meminjam uang di tempat lain untuk menutupi utang yang sudah ada.

Riwayat kredit buruk

Saat mengajukan pinjaman, data Anda sudah tersimpan pada sistem di bank atau lembaga keuangan. Selanjutnya, data ini ditambah dengan informasi pinjaman Anda akan menjadi referensi jika di masa mendatang Anda mengajukan pinjaman lagi.

Pihak lembaga keuangan manapun pasti akan memprioritaskan nasabah dengan riwayat keuangan yang lebih baik.

Terus ditagih oleh petugas

Setiap lembaga keuangan pasti memiliki petugas yang dikhususkan untuk menagih hutang dari para nasabah.

Lembaga keuangan yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak akan menggunakan kekerasan atau cara penagihan yang merugikan Anda secara fisik. Namun, Anda akan terus dihubungi oleh petugas penagih ini.

Tentunya hal ini bisa mengganggu kegiatan Anda sehari-hari. Hindari kejaran petugas dengan membayar cicilan pinjaman tepat waktu.

Lakukan ini jika telat bayar pinjaman

Keterlambatan membayar utang bisa jadi karena lupa atau gaji yang datang terlambat. Nah, jika hal ini terjadi ada beberapa hal yang harus Anda lakukan.

Sisihkan dana yang diperlukan

Mau tidak mau Anda harus menyiapkan dana sesuai dengan jumlah yang harus dibayarkan, yaitu pokok cicilan ditambah bunga dan denda.

Petugas penagih akan menelpon Anda untuk mengingatkan. Pada saat inilah Anda bisa menanyakan jumlah yang harus dibayarkan nanti.

Supaya tidak menumpuk denda, jangan tunda pembayaran cicilan terlalu lama. Buat tenggat waktu untuk diri sendiri kapan Anda bisa membayarnya.

Mengatur ulang keuangan

Karena Anda harus membayar denda, mau tidak mau harus mengatur ulang keuangan. Mulai dari mengurangi pos pengeluaran hingga prioritasnya.

Hal ini penting agar Anda tidak kekurangan uang karena harus membayar denda pinjaman.

Beri tahu pihak debitur

Jangan lupa untuk memberitahukan pihak debitur mengenai keterlambatan pembayaran pinjaman. Hal ini penting agar mereka bisa mendapat kepastian kapan Anda bisa menyicil. Selain itu juga untuk menjaga kepercayaan mereka terhadap Anda.

Perlu diketahui bahwa ada beberapa lembaga keuangan yang menerapkan system masa tenggang. Jadi 7 hari setelah tanggal jatuh tempo, masih belum dihitung dendanya. Namun, adapula yang tidak memberlakukan kelonggaran ini.

Bagi mereka yang meminjam uang dari perorangan, meminta penundaan tenggat waktu rasanya lebih mudah. Apalagi jika sudah terbangun kepercayaan.

Cegah telat bayar pinjaman

Untuk menghindari keterlambatan dalam membayar pinjaman, lakukan langkah-langkah pencegahan seperti di bawah ini.

Buat pengingat

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, ada pihak debitur yang memberlakukan masa tenggang. Jadi selama masa tenggang Anda tidak diproses penagihannya.

Kondisi ini bukan berarti Anda bisa santai hingga masa tenggang habis. Anda harus tetap membayar cicilan pinjaman tepat waktu sesuai perjanjian.

Catat pada kalender atau aplikasi pengingat di telepon selular Anda. Misalnya, tanggal jatuh tempo adalah setiap tanggal 10. Maka set pengingat pada dua hari sebelumnya, yaitu tanggal 8. Dengan demikian, Anda bisa menyiapkan waktu serta uang untuk pembayaran cicilan pinjaman.

Langsung potong dari gaji

Bagi lembaga keuangan penyedia pinjaman yang bekerjasama dengan perusahaan, mereka bisa langsung melakukan sistem potong gaji sebagai pembayaran cicilan Anda.

Sisi lebih dari sistem ini adalah Anda tidak perlu repot mengingat tenggat waktu pembayaran, atau menyisihkan uang untuk menyicil angsuran pinjaman. Pihak personalia akan langsung memotong gaji, kemudian dibayarkan ke pihak debitur.

Cara ini juga berlaku jika Anda mengajukan pinjaman ke perusahaan atau koperasi perusahaan. Namun, pastikan Anda tetap memiliki catatannya untuk mengetahui besaran potongan yang dilakukan.

Jadikan prioritas

Kunci utama dalam membuat rencana keuangan bulanan adalah memastikan semua kewajiban terpenuhi duluan. Jadikan membayar pinjaman adalah prioritas utama dari perencanaan pengeluaran Anda.

Itulah sebabnya, Anda tidak disarankan untuk memiliki utang yang cicilannya lebih dari 30% penghasilan bersih per bulan.

Dengan ulasan mengenai keterlambatan pembayaran pinjaman ini, kami berharap Anda bisa lebih hati-hati lagi dalam memilih pinjaman serta mengatur keuangan Anda.

Adanya layanan pinjaman ini dimaksudkan untuk membantu masyarakat, jadi jangan sampai bantuan ini malah menjadi boomerang karena kelalaian Anda dalam mengatur keuangan.

Is there the option for auto-debit from bank accounts in ID? Or some other way of doing automatic payments?

‹ Previous Next: Apakah Anda Sudah Siap untuk Memiliki Kartu Kredit?

Leave your comment