Pelaku Skimming Sasar 64 Bank Dalam dan Luar Negeri

Pelaku Skimming Sasar 64 Bank Dalam dan Luar Negeri

Pihak Polda Metro Jaya berhasil menangkap 5 orang pelaku skimming di Serpong, Tangerang. Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, ditemuklan bahwa polisi telah menyiapkan data nasabah dari 64 bank dan memiliki 1.200 duplikat kartu ATM di Indonesia.

Direktur Tindak Pidana Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinata juga menjelaskan kelompok yang tertangkap ini terdiri dari empat warga negara asing dan satu orang Indonesia. Selain itu, kelompok ini juga beraksi di luar negeri. Pihak kepolisian juga menemukan bahwa 90 persen dari target operasi berasal dari Indonesia.

“Sudah disiapkan oleh tersangka untuk diambil [data nasabah] dan ada 1.400an kartu, di mana hampir 1.200nya kartu dari Indonesia dan sisanya dari luar negeri,” tegas Nico saat ditemui wartawan di Polda Metro Jaya.

Pada kesempatan yang sama, Nico juga berharap Bank Indonesia bisa bekerjasama dengan seluruh bank yang ada dalam lingkup Association of South East Asia Nation untuk mengantisipasi terjadinya pencurian data nasabah. Dia juga menambahkan ada 64 bank yang menjadi sasaran, termasuk bank dari Eropa.

“Kami dorong Bank Indonesia berkoordinasi dengan persatuan bank ASEAN maupun Asia karena ini tidak terjadi di Indonesia sana. Namun ada beberapa negara di Asia dan Eropa,” tambahnya.

Dalam menghadapi masalah ini, Nico berharap Bank Indonesia dapat membuat aturan baru tentang kartu ATM. Walaupun kebanyakan dari korban skimming merupakan nasabah bank BRI, ada beberapa bank lain di Indonesia yang juga menjadi target kelompok ini.

“[Caranya dengan] Diubah menjadi kartu chip seluruhnya dan hal ini perlu regulasi yang dikeluarkan Bank Indonesia. Bank Indonesia akan mendorong untuk pergantian kartu tersebut,” kata Nico.

Adapun lima tersangka yang berhasil ditangkap adalah IRI, LNM, dan ASC berasal dari Rumania. Kemudian BKV merupakan warga Bulgaria dan MK dari Indonesia.

 

[Source]

Komentar