Pengawasan Penerbangan Di Indonesia Mulai Mengendur

Pengawasan Penerbangan Di Indonesia Mulai Mengendur

Musibah yang menimpa Pesawat Lion Air JT-610  pada Senin (29/10/2018) pasti menyisakan duka mendalam bagi Indonesia. Pesawat yang membawa 179 penumpang dewasa, satu penumpang anak, dua bayi, dua pilot dan lima kru ini jatuh di Perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

Pengamat penerbangan yang juga mantan Menteri Perhubungan periode 2007 – 2009 Jusman Syafii Djamal mengemukakan pendapatnya mengenai kondisi industri penerbangan dalam negeri saat ini.

Pada tahun 2016, Indonesia telah dinyatakan lolos standar keselamatan dan keamanan penerbangan dari Amerika Serikat (AS) Federal Aviation Administration (FAA) dari kategori 2 menjadi kategori 1. Bahkan pada 2017, skor kepatuhan keselamatan penerbangan Indonesia yang dirilis Organisasi Penerbangan Sipil (ICAO) pun berhasil mencapai 81,15 atau di atas rata-rata dunia yang ada di atas level 60. Skor ini, naik tajam dibandingkan dengan 2014 yang hanya 45.

Bahkan, Uni Eropa sudah mencabut larangan terbang terhadap 55 maskapai penerbangan Indonesia.

Jusman kemudian mengatakan bahwa pemerintah harus segera melakukan evaluasi. Adanya kecelakaan ini tidak terlepas dari kendornya pengawasan yang dilakukan Kementerian Perhubungan. Terutama dalam hal standar keamanan dan keselamatan.

Adanya pengawasan yang ketat oleh Kementerian Perhubungan bertujuan untuk melihat apakah ada ketimpangan antara aturan dan pelaksanaan di lapangan, baik dari sisi organisasi, konsistensi, prosedur operasional hingga sisi personelnya.

Ketiga pengawasan tersebut dapat dilihat saat pesawat dilepas oleh petugas dispatcher atau teknisi yang mendapatkan lisensi untuk menyatakan pesawat layak atau tidak untuk terbang.

Jusman juga menerangkan bahwa harus ada inspektur yang melihat pengawasan tersebut. “Pengawasan ini yang saya lihat menurun, baik jumlah maupun inspektur dan rutinitas pengecekan,” lanjutnya lagi.

Penurunan dalam hal pengawasan tersebut dapat diketahuinya dari frekuensi kedatangan inspektur saat ramp check, pemeriksaan lapangan atau saat pesawat mau berangkat. Menurut Jusman, inti dari  pengawasan adalah kepercayaan.

 

[Source]

Komentar