Menteri Pertanian Akan Cabut Izin Pengusaha Pangan Yang Naikkan Harga

Menteri Pertanian Akan Cabut Izin Pengusaha Pangan Yang Naikkan Harga

Pada kesempatan pelaporan stok bahan pangan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan akan mencabut izin pengusaha pangan yang menaikkan harga selama bulan Ramadhan hingga Lebaran.

“Kalau yang khusus lewat Kementerian Pertanian pasti kami beri sanksi. Katakanlah impor daging, kami sanksi tegas kalau mainkan harga. Cabut izinnya, tidak beri rekomendasi,” tegasnya.

Andi juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah membahas masalah harga dengan asosiasi pengusaha pangan. Ia pun menjamin bahwa para pengusaha pangan tidak akan menaikkan harga.

“Kami sudah diskusi semua asosiasi ayam, pengusaha telur, beras, daging, kami undang. Kami sepakat jangan naikkan harga karena stok lebih dari cukup,” katanya.

Ia pun memastikan untuk ketersediaan bahan pangan strategis seperti daging, beras, ayam, telur, bawang merah, dan bawang putih tetap aman selama bulan Ramadhan.

Menurutnya stok pangan ini sudah disiapkan sejak dua hingga tiga bulan sebelum Ramadhan tiba.

“Kami tahu cabai, bawang, itu kan umur tiga bulan bisa dipanen. Kami perhitungkan (hasil panen) di atas 20 persen dari kebutuhan di luar bulan Ramadan,” jelasnya.

Amran juga yakin bahwa kelangkaan bahan pangan tidak akan terjadi. “Jadi, tidak ada alasan harga naik. Bahkan, kami sudah ekspor telur ke Jepang, artinya ada suplai berlebih,” imbuhnya.

[Source]

Komentar