Para Pensiunan PNS Dipastikan Tidak Mendapat THR Tahun Ini

Para Pensiunan PNS Dipastikan Tidak Mendapat THR Tahun Ini

Sama seperti tahun lalu, Kementrian Keuangan (Kemenkeu) memastikan bahwa Tunjangan Hari Raya (THR) hanya diberikan kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS) aktif. Para pensiunan PNS tidak akan mendapatkan THR.

Askolani selaku Direktur Jendral (Dirjen) Anggaran Kemenkeu menyatakan hal ini saat menemui wartawan selepas upacara Hari Kebangkitan Nasional di kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta.

“THR untuk aparatur negara saja (yang aktif). Sama seperti tahun lalu,” jelasnya.

Askolani juga menjelaskan bahwa pemerintah akan tetap membayar gaji ke-13 kepada para pensiunan PNS. Gaji ke-13 ini akan disalurkan sebelum Lebaran yaitu pada bulan Juni 2017.

Sedangkan untuk PNS yang masih aktif, Askolani menambahkan bahwa mereka akan menerima gaji ke-13 dan THR. Skema pemberian gaji ke-13 dan THR ini tidak akan berbeda dari tahun sebelumnya. Saat ini, pihak Kemenkeu masih menunggu Peraturan Pemerintah (PP) dari pihak Presiden.

“PPnya tinggal nunggu arahan dari Presiden. Lagi nunggu penetapan,” tegasnya.

Selanjutnya, Askolani juga memastikan bahwa pencairan dan pembayaran gaji ke-13 dan THR akan berlangsung di bulan Juni. Hal ini dikarenakan Hari Raya Lebaran yang jatuh pada bulan Juni. Selain itu, tahun ajaran baru juga dimulai pada bulan Juni.

“Awal Juli kan anak-anak mulai masuk sekolah. Jadi mudah-mudahan bulannya sama di Juni (pembayaran), seperti tahun lalu tapi tanggalnya bisa beda. THR sebelum Lebaran, kalau gaji ke-13 sebelum anak masuk sekolah,” jelas Askolani lebih lanjut.

Adapun anggaran untuk gaji ke-13 dan THR ang akan dikucurkan pada PNS jumlahnya sama dengan tahun lalu. Anggaran dari pemerintah adalah Rp 14 triliun untuk pembayaran gaji ke-13 dan THR di tahun 2016. Rincian dari anggaran ini adalah Rp 7 triliun untuk gaji ke-13 dan Rp 7 triliun untuk THR.

“Anggarannya sama dengan tahun lalu. Itu anggaran ada di semua kementerian/lembaga (K/L), nanti mekanisme ada di K/L, tidak susah, tinggal cairkan saja supaya punya manfaat,” jelas Askolani.

Sebagai informasi, berdasarkan ketetapan PP Nomor 20 Tahun 2016, besaran THR untuk PNS, Prajurit TNI, Anggota Polri, dan Pejabat Negara sama dengan gaji pokok yang berlaku pada Bulan Juni 2016. Dalam THR ini, yang dimaksud dengan gaji pokok adalah besaran gaji pokok sebelum dipotong iuran atau potongan lainnya yang sesuai dengan undang-undang.

“Pemberian tunjangan hari raya sebagaimana dimaksud dibayarkan pada bulan Juni 2016,” bunyi Pasal 4 PP No. 20 Tahun 2016.

[Source]

Sumber Image http://www.republika.co.id

Komentar