Perbanyak Followers Akun Online Shop Pakai 5 Cara Sederhana

Perbanyak Followers Akun Online Shop Pakai 5 Cara Sederhana

Saat ini, siapapun bisa dengan lebih mudah memasarkan usahanya melalui media sosial. Kondisi ini merupakan kesempatan untuk memperluas jangkauan pasar dari produk atau jasa yang dijual.

Untuk bisa maksimal menjalankan usaha online, Anda harus memiliki jumlah pengikut atau followers yang besar. Nah, memiliki jumlah followers yang banyak memang tidak bisa terjadi dalam waktu singkat. Anda harus konsisten dalam berusaha, serta mengetahui cara cerdasnya.

Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan jumlah followers pada media sosial Anda.

Post pada jam yang tepat

Ingin mendapatkan jangkauan yang lebih luas? Jangan post di saat yang senyap. Hal ini karena konten Anda akan tenggelam saat orang-orang membuka media sosialnya.

Anda harus mencari tahu pada jam berapa saja pengguna media sosial di negara Anda mencapai jumlah terbanyak. Lalu post pada jam tersebut, sehingga konten Anda tidak akan tenggelam dan bisa bersaing dengan konten-konten lainnya.

Misalnya, untuk jam terbaik posting facebook adalah jam 12 siang atau saat waktu makan siang, dan jam 5 dan 6 sore atau saat jam karyawan break sore hari dan dalam perjalanan pulang. Sedangkan untuk Instagram hari yang paling tepat untuk posting konten adalah Senin dan Rabu.

Namun, bukan berarti Anda harus selalu menuruti aturan ini. Anda juga harus jeli untuk memanfaatkan situasi. Misalnya, jika ada momen penting seperti hari-hari bersejarah, atau liburan nasional, maka Anda harus sigap untuk membuat konten yang berkaitan dengan momen tersebut.

Strategi ini bisa meningkatkan jangkauan Anda. Serta menarik lebih banyak orang untuk berinteraksi lewat akun Anda.

Gunakan hashtag

Salah satu cara untuk memperluas jangkauan Anda adalah dengan menggunakan tagar atau hashtag. Pakailah hashtag yang sesuai dengan konten Anda, sekaligus banyak dicari orang.

Lakukan riset untuk menentukan hashtag yang bisa Anda gunakan untuk konten. Caranya bisa dengan mencoba beberapa kata kunci di browser google dan fitur pencarian Instagram. Anda juga bisa mencari dengan tema konten.

Anda bisa bereksperimen dengan banyak hashtag. Instagram membatasi hashtag maksimal 30, jadi sebenarnya Anda punya banyak ruang untuk menggunakan hashtag yang menarik dan menggambarkan produk Anda.

Mengingat akun Anda memang ditujukan sebagai akun publik, maka tidak ada salahnya memampang banyak hashtag.

Follow, like, komen, akun lainnya

Tidak hanya dalam kehidupan sehari-hari, dalam dunia maya silaturahmi juga penting. Tidak ada salahnya Anda mengikuti akun-akun yang sudah lebih besar.

Berikan like pada konten-konten mereka, jangan lupa juga untuk memberi like pada komentar menarik yang ada pada konten mereka. Orang yang Anda berikan like ini akan mencari profil Anda. Kalau konten yang Anda sajikan menarik, maka mereka akan memberikan like, bahkan menjadi pengikut baru pada akun Anda.

Mengikuti akun-akun lain yang lebih besar, terutama yang sejenis, bisa menambah popularitas akun media sosial Anda. Jadi, awal-awal membangun akun memang harus rajin mengikuti akun-akun yang lebih besar.

Nanti ketika akun Anda sudah lebih stabil, baru Anda unfollow akun-akun yang tidak terlalu menarik.

Sebagaimana menjadi warga baru dalam sebuah lingkungan, Anda harus aktif memperkenalkan diri. Seringkali kita menemukan akun-akun toko online yang spam di bagian komen. Cara ini memang menarik, tapi membuat kredibilitas produk dipertanyakan. Apalagi jika spam ini ada pada konten yang tidak ada kaitannya sama sekali dengan produk yang Anda jual.

Jadi, rajin-rajin silaturahmi dengan sesame penghuni dunia maya tanpa menjadi spammer.

Promosi offline

Hal ini penting untuk dilakukan, karena Anda bisa mendapat dukungan dari orang-orang terdekat.

Beri tahu keluarga dan teman mengenai usaha Anda. Walaupun mereka tidak mengikuti akun Anda, mereka bisa ikut menyebarkan pada akun media sosial mereka.

Selain itu, jika ada kegiatan seperti bazaar yang memungkinkan Anda untuk memperkenalkan usaha pada publik secara langsung, maka tidak ada salahnya dicoba. Anda bisa bagikan selebaran profil usaha Anda pada para pengunjung. Jika nanti mereka tertarik dengan produk yang ditawarkan, mereka bisa membuka akun Anda.

Lebih baik lagi, jika Anda menyempatkan diri untuk membawa contoh produk yang dijual. Lalu Anda bisa mengatakan pilihan lengkapnya ada di akun media sosial (Facebook dan Instagram). Sehingga mereka tertarik untuk mengunjungi laman media sosial Anda.

Jangan lupa, sebulan sekali minta pembeli untuk menuliskan review yang bisa Anda cantumkan pada laman media sosial Anda. Jika Anda berniat untuk posting percakapan Anda dengan pelanggan, maka jangan lupa untuk menjaga nomor pelanggan rahasia, dan harus minta izin terlebih dahulu.

Konsisten

Apapun yang Anda lakukan, konsisten memang menjadi kunci keberhasilan. Memiliki pengikut pada akun media sosial bukanlah keajaiban yang terjadi semalam.

Anda harus sabar merencanakan konten untuk usaha Anda, serta melaksanakan rencana tersebut. Aktif di media sosial mulai dari menjawab pertanyaan pada bagian komen, like, follow akun yang lain. Serta tentu saja posting informasi dan foto mengenai usaha Anda secara rutin.

Pada masa awal membangun akun Anda, usahakan untuk membuat konten setiap hari. Jika pengikut Anda sudah mencapai jumlah yang banyak, minimal 1.000, maka Anda bisa lebih santai. Namun ingat, setidaknya dalam seminggu Anda harus posting minimal 3 kali. Dengan demikian, Anda bisa sering muncul di timeline mereka tanpa terkesan mengganggu.

Gunakan fitur yang ada pada platform media sosial secara optimal, seperti filter untuk mempercantik gambar. Jangan lupa bahwa fitur story juga bisa Anda gunakan untuk berinteraksi, misalnya dengan poll atau ask me anything.

Story juga bisa digunakan untuk mengisi kekosongan saat Anda tidak mengunggah apa-apa pada laman media sosial Anda.

Tips sederhana ini sebenarnya yang juga digunakan akun-akun besar di luar sana. Bahkan, para admin media sosial di manapun harus rajin melakukan 5 hal ini agar akun mereka bisa berkembang.

Perhatikan juga cara-cara lain yang bisa digunakan untuk mengembangkan usaha Anda.

Komentar