Apa Itu Pinjaman Kilat, dan Bagaimana Cara Prosesnya Serta Apa Risikonya?

Apa Itu Pinjaman Kilat, dan Bagaimana Cara Prosesnya Serta Apa Risikonya?

Perlu diakui bahwa tidak semua kebutuhan bisa dipenuhi sendiri. Terkadang, seseorang membutuhkan tambahan dana berupa pinjaman baik dari bank atau lembaga keuangan lainnya. Misalnya pada keadaan darurat seperti sakit atau kecelakaan, seseorang pasti membutuhkan dana tambahan untuk kebutuhan selama masa pengobatan.

Dengan melihat kebutuhan masyarakat akan dana cepat inilah, banyak pihak yang muncul dan menawarkan layanan berupa pinjaman kilat. Sarananya pun sudah menggunakan fasilitas online dan dijalankan oleh perusahaan fintech (financial technology).

Agar Anda mendapatkan pengertian yang lebih langkap, maka berikut ini kami jabarkan mengenai apa itu pinjaman kilat, bagaimana cara kerjanya, serta apa risikonya.

Apa itu pinjaman kilat?

Sebagaimana namanya, pinjaman kilat merupakan sebuah layanan yang memberikan dana pinjaman pada nasabah dengan proses approval yang singkat. Pinjaman kilat memungkinkan siapa saja untuk mendapatkan akses ke dana yang dibutuhkan.

Hal ini karena dalam prosesnya tidak membutuhkan data sebanyak pengajuan pinjaman di bank, apalagi jika Anda memiliki aset untuk jadi jaminan seperti perhiasan atau kendaraan. Maka keputusan approval atau tidaknya pengajuan pinjaman bisa lebih cepat.

Selain itu karena persyaratan dan proses approvalnya yang tidak rumit, nasabah akan mendapatkan nominal pinjaman yang tidak terlalu besar serta tenor yang singkat, paling lama adalah 5 tahun. Namun jika Anda mengambil pinjaman dari lembaga non perbankan, maka tenornya bisa dalam hitungan bulan.

Jenisnya

Adapun untuk pinjaman kilat ini dibagi menjadi dua yaitu dengan agunan (jaminan) dan tanpa agunan.

Pinjaman dengan agunan

Untuk pinjaman kilat menggunakan agunan, calon debitur harus menyiapkan aset yang bisa dijadikan jaminan. Aset yang dijadikan jaminan bisa berupa perangkat elektronik, perhiasan, atau kendaraan.

Barang-barang yang dapat dijadikan jaminan diantaranya adalah telepon genggam, laptop, televisi, atau barang elektronik berharga lainnya. Selain itu Anda juga bisa menggunakan perhiasan emas atau emas batangan, serta kendaraan seperti motor atau mobil.

Jaminan Anda akan disurvei dulu sebelum dilakukan proses approval. Jika pengajuan Anda disetujui, maka jumlah dana yang dipinjamkan akan disesuaikan dengan nilai dari barang yang menjadi jaminan.

Saat menunjukkan aset yang dijadikan jaminan pastikan juga dokumen pendukung seperti surat kepemilikan untuk perhiasan atau Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) untuk kendaraan lengkap. Untuk jaminan berupa barang elektronik, kelengkapan seperti kotak kemasan dan kartu garansi yang masih berlaku bisa menambah nilai dari barang jaminan.

Adapun kelengkapan lainnya adalah dokumen pengenal seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

Anda akan kehilangan aset jika Anda tidak mampu membayar hutang sesuai dengan tenggat waktu yang dijanjikan. Konsekuensi lainnya adalah buruknya catatan kredit Anda, dimana hal ini bisa menyulitkan jika Anda ingin mengajukan pinjaman lagi di masa mendatang.

Perlu diingat juga walaupun meminjam uang lewat renternir memang cepat prosesnya, namun bunganya mencekik. Anda tidak perlu menyerahkan dokumen apapun saat meminjam uang pada renternir. Para renternir pun mampu mencairkan uang pinjaman saat itu juga, tapi sekali Anda meminjam uang akan sulit untuk terlepas dari jerat bunga dan dendanya yang terus bertambah.

Besaran akumulasi bunga bisa lebih besar daripada jumlah utang pokoknya. Selain itu Anda juga harus menyiapkan jaminan. Hal ini karena pada akhirnya jika tidak mampu membayar, pihak renternir akan menyita aset Anda.

Contoh nyata aksi renternir yang meresahkan masyarakat ini pernah terjadi di Sragen, Jawa Tengah. Dimana 13 pedagang yang bangkrut karena kiosnya disita oleh renternir. Jadi, meminjam ke renternir bukanlah solusi yang tepat untuk kebutuhan keuangan Anda karena risikonya yang besar.

Contoh perusahaan fintech yang menyediakan layanan pinjaman dengan jaminan adalah pinjam.co.id yang bisa diakses di AturDuit. Tempat lainnya yang bisa Anda datangi untuk pinjaman kilat dengan jaminan adalah kantor Pegadaian.

Pinjaman tanpa agunan

Anda juga bisa mengajukan pinjaman kilat tanpa agunan. Jenis pinjaman ini biasanya dilakukan melalui lembaga penyedia pinjaman kilat, atau lewat renternir.

Renternir merupakan perorangan yang meminjamkan uang pada orang lain dan memungut Bunga yang besar. Bunga dari pinjaman lewat renternir ini bisa membuat Anda membayar dua kali lipat dari jumlah yang dipinjamkan.

Dengan menjamurnya layanan berupa aplikasi dan website pinjaman kilat, makin luas juga kesempatan setiap orang untuk memperoleh pinjaman dengan cepat. Selain besaran bunga yang wajar, adanya pengecekan kredibilitas kredit membuat pihak kreditur bisa mengukur kemampuan bayar seseorang.

Salah satu layanan pinjaman kilat tanpa agunan adalah Cashwagon. Layanan ini memberikan pinjaman dengan jumlah yang kecil namun prosesnya cepat.

Keperluan yang membutuhkan pinjaman kilat

Walaupun terkadang seseorang membutuhkan tambahan dana untuk berbagai keperluan, namun perlu diingat bahwa pinjaman kilat bukanlah jawaban yang bijak untuk semua masalah finansial Anda.

Di Indonesia sendiri banyak orang yang mengajukan pinjaman untuk berbagai keperluan, diantaranya adalah biaya sekolah, renovasi rumah, modal usaha, pernikahan, bahkan liburan.

Bagaimana cara kerja pinjaman kilat?

Pinjaman jangka pendek ini bisa didapatkan dengan berbagai cara. Kali ini kita akan membahas mengenai pinjaman kilat yang berasal dari perusahaan fintech yang menyediakan layanan ini melalui aplikasi atau website.

Pertama-tama, Anda tentu harus mengakses website atau mengunduh aplikasi dari platform pinjaman kilat ini. Setelah itu, Anda harus mengisi kolom data diri sebagai alat verifikasi. Lah Jika pinjaman yang diajukan membutuhkan jaminan, maka Anda juga harus mengisi data aset yang menjadi jaminan.

Setelah itu petugas dari platform yang Anda gunakan akan menghubungi untuk mengonfirmasi semua data yang diperlukan. Kemudian, pengajuan Anda akan masuk ke proses pengkajian untuk diterima atau ditolak. Biasanya proses ini, hingga keputusan diterima calon kreditur, memakan waktu satu sampai tiga hari kerja.

Jika diterima, maka dana akan ditransfer ke rekening pribadi Anda. Kemudian untuk pembayaran cicilan hutang bisa dilakukan melalui transfer sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak. Biasanya pinjaman kilat menggunakan jaminan akan mendapatkan plafond sebanyak 70% sampai 80% dari nilai barang jaminan.

Pastikan Anda mengetahui dengan benar informasi mengenai bunga, tenor, dan denda. Jangan lupa juga untuk selalu menggunakan platform yang sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Caranya cukup dengan menemukan logo OJK pada website atau aplikasi yang hendak digunakan.

 

logo ojk

Sumber : Cashwagon.id

Anda juga bisa mengeceknya pada daftar perusahaan fintech yang sudah terdaftar di OJK. Mengetahui daftar fintech yang resmi juga akan menghindarkan Anda dari jerat renternir online.

Adapun informasi lain mengenai pinjaman kilat dapat dilihat dalam tabel berikut ini.

 Pinjaman Kilat Dengan AgunanPinjaman Kilat Tanpa Agunan
Bunga1,5% sampai 10% per bulanMulai dari 0,96% per bulan
Biaya Biaya administrasi disesuaikan dengan jumlah pinjaman. (misalnya, 1% dari pinjaman)• Biaya Provisi: 1-3,5% dari kredit
• Biaya di muka: 1,5-5% dari kredit
• Biaya Penalti: 5-6% dari sisa tagihan
• Biaya Materai: ketentuan bank
• Biaya Asuransi: ketentuan bank
TenorDari 4 sampai 36 bulanMaksimum 60 bulan (3 tahun)
Lama proses pengajuan30 menit sampai 24 jam1 hari sampai 5 hari kerja
Sumber : msn.com

Apa saja risiko pinjaman kilat?

Sebagaimana layanan pinjaman lainnya, pinjaman kilat pun memiliki risiko yang harus Anda perhitungkan. Berikut adalah beberapa poin pertimbangan risiko yang harus Anda perhitungkan sebelum mengajukan pinjaman kilat.

Kemampuan membayar

Mengingat tenor dari pinjaman kilat yang cukup singkat, maka harus dipikirkan kemampuan membayar Anda. Tenor singkat ini juga menjadikan angsuran yang harus dibayar menjadi lebih besar. Apakah kondisi keuangan Anda memungkinkan untuk membayar cicilan hutang dan bunganya setiap bulan?

Oleh karenanya, sebelum meminjam Anda harus memahami seberapa mendesak kebutuhan Anda sehingga membutuhkan tambahan dana. Jika tidak darurat seperti biaya pernikahan atau liburan, maka mendapatkan tambahan dana dengan pinjaman kilat tidaklah bijaksana. Karena kegiatan konsumtif seperti ini sebenarnya bisa diwujudkan dengan cara menabung atau deposito.

Hilangnya aset dan kredibilitas kredit

Sebagaimana sudah disebutkan di atas, bahwa ketidakmampuan Anda dalam membayar hutang bisa menyebabkan Anda kehilangan aset yang dijadikan jaminan. Atau setidaknya, kredibilitas kredit Anda akan buruk. Kondisi ini membuat Anda kesulitan untuk mengajukan pinjaman lagi di masa mendatang. Selain pinjaman, pengajuan kartu kredit pun akan sulit jika diketahui Anda tidak memiliki kredibilitas yang bagus dalam melunasi angsuran.

Nilai pinjaman yang kecil

Dengan proses verifikasi yang cepat dan tenor singkat, tentunya pihak lembaga keuangan akan memberikan nilai pinjaman yang tidak besar.

Namun jika Anda berhasil memperoleh angka pinjaman yang besar, biasanya maksimal Rp 50 juta, maka angsurannya pun menjadi lebih mahal. Hal ini karena tenor yang singkat mengharuskan Anda untuk membayar lebih agar proses pelunasan selesai tepat waktu.

Pada akhirnya kami berharap Anda juga bisa memutuskan kapan untuk mengajukan pinjaman dengan jaminan atau tanpa jaminan. Pertimbangkan faktor urgensi dan kemampuan bayar. Jika tidak membutuhkan dalam waktu yang terlalu dekat, Anda bisa mengajukan pinjaman kilat tanpa agunan karena masa prosesnya membutuhkan beberapa hari. Sedangkan jika mendesak, Anda bisa menggunakan pinjaman kilat dengan agunan, dimana proses approvalnya bisa selesai dalam sehari, bahkan 30 menit di Pegadaian.

Dengan memperhatikan keunggulan dan risiko dari layanan pinjaman kilat ini, penting juga bagi Anda untuk memastikan status kredit Anda sebelum mengajukan pinjaman. Cek status kesehatan keuangan Anda menggunakan SLIK.

Komentar